Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kombatan GAM Kecam Dikaitkan dengan Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

redaksi by redaksi
29/12/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) atau GAM Pusat, Azhari Cage S.IP, menyesalkan menyesalkan adanya statemen dari oknum perwira polisi yang mendiskreditkan KPA atau GAM secara kelembagaan terkait kasus pembunuhan hakim Jamaluddin di Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan Azhari Cage, terkait pemberitaan media cetak dan online yang bersumber dari salah seorang penyidik berinisiar bahwa pembunuh hakim Jamaluddin diduga eks GAM.

“Itu kesalahan fatal. Pertama, itu masih penyidikan, harusnya itu ranah internal polisi yang belum bisa dipublis. Kedua, mengait-gaitkan dengan GAM. Ini mendiskreditkan kelembagaan kami. Sama seperti polisi, kami juga memiliki marwah kelembagaan yang harus dijaga. Statemen perwira polisi terkait kasus pembunuhan hakim Jamaluddin sangat menyinggung kami secara kelembagaan,” kata Azhari Cage.

“Pernyataan ini sangat menyesatkan dan merugikan serta mencoreng nama baik KPA eks combatan GAM secara jamaah.“

Padahal, kata mantan Ketua Komisi I DPR Aceh itu,  kasus pembunuhan hakim Jamaluddin masih dalam proses penyelidikan dan pelaku nya belum tahu siapa, tapi penyidik polisi yang menyebarkan statemen sudah mendiskreditkan KPA/GAM.

“Seharusnya pernyataan seperti ini tidak perlu dilempar ke publik karna proses penyelidikan masih berjalan dan azas praduga tak bersalah masih berlaku. Harusnya tangkap dulu oknum itu, terserah dia dari kelompok mana, bukan dengan hanya bikin heboh di media. Kami menuntut minta maaf dari yang bersangkutan.”

“Kalau begini caranya ini sangat merugikan kita secara jamaah dan kami atas nama KPA/GAM mengecam pernyataan pernyataan yang seperti ini karna dengan pernyataan ini bisa merugikan nama baik KPA/GAM dan menimbulkan kebencian dari pihak keluarga kepada eks combatan. Padahal oknum pelaku belum diketahui siapa secara pasti, saya pastikan bahwa KPA/GAM tidak terlibat dalam tindak kekerasan apapun baik di Aceh atau diluar Aceh,” kata Azhari Cage lagi.

Menurut Azhari, kalau ada yang melakukan tindakan-tindakan kekerasan atau melanggar hukum itu adalah oknum yang wajib ditindak sesuai hukum yang berlaku.

“Kami minta setiap statemen yang menyangkut dengan eks combatan GAM agar mempertimbangkan batin perasaan eks combatan GAM karna selama ini kami sudah cukup terluka cukup terluka dengan tidak berjalan nya MoU dan UUPA. Jangan ditambah lagi dengan pernyataan pernyataan yang mendiskreditkan gam secara jamaah ini sangat kita sesalkan,” katanya. []

Tags: azhari cagegamhakim jamaluddinkpa
Previous Post

Polisi Tembak Maling Spesialis Masjid

Next Post

Komunitas Pijay Gleeh Bersih-bersih di Kecamatan Ulim

Next Post
Komunitas Pijay Gleeh Bersih-bersih di Kecamatan Ulim

Komunitas Pijay Gleeh Bersih-bersih di Kecamatan Ulim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinas Pendidikan Aceh Barat Pertimbangkan Libur Sekolah Dampak Karhutla

Dinas Pendidikan Aceh Barat Pertimbangkan Libur Sekolah Dampak Karhutla

06/09/2026
Aceh Besar Dipecah? Wacana Kabupaten Seuramoe Aceh Muncul di Reses H. T. Ibrahim

Aceh Besar Dipecah? Wacana Kabupaten Seuramoe Aceh Muncul di Reses H. T. Ibrahim

06/09/2026
November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026
Nyan, Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026

Nyan, Al-Farlaky Raih SMSI Aceh Award 2026

06/09/2026
PORSENI Al Zahrah 2026 Resmi Ditutup, Tekankan Nilai Sportivitas dan Persaudaraan

PORSENI Al Zahrah 2026 Resmi Ditutup, Tekankan Nilai Sportivitas dan Persaudaraan

06/09/2026

Terpopuler

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Kombatan GAM Kecam Dikaitkan dengan Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com