Khafilah Aceh sukses meraih status juara umum ke-2 di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI VI di Padang yang ditutup, pada Sabtu malam 13 November 2022.
“Alhamdulillah, kita meraih prestasi lebih baik kali ini, yaitu juara 2 yang sebelumnya peringkat 3. Ini benar benar membanggakan, ujar Iqbal Hasan, ketua Kafilah Aceh di MTQ KORPRI Padang.
Kepastian itu didapat dari hasil pengumuman yang dibacakan oleh Ketua Dewan Hakim MTQ KORPRI VI Profesional Darwis Hude, tadi malam.
Dewan Hakim juga mengumumkan juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3. Selanjutnya Dewan Hakim juga mengumumkan juara umum dan peringkat 1 hingga 10. Juara umum diraih oleh tuan rumah provinsi Sumatera Barat.
Para duta Aceh yang berhasil meraih juara 1 adalah Aminah cabang Juz 30,Jamaluddin dan syatariah 7 surat pilihan, Muhajirul Fadhli cabang do’a Putra. Kemudian yang meriah juara 2 Fudhail Zubairy cabang Tilawah putra, Zakiul Fuadi cabang khutbah Jumat Lalu yang meraih juara 3 Siti Abidah cabang doa Putri dan Fajri Cabang Dakwah Putra.

Kemudian yang meraih harapan harapan 1 fitriatin Nur cabang tartil putri, Taisir cabang al Baqarah Putra, harapan 2 di gapai Mahliawati cabang hafizah Al Baqarah putri. Ketua kafilah Aceh ust Iqbal Hasan langsung sujud syukur ketika Ketua Dewan hakim mengumumkan Aceh berada di peringkat kedua tentu ini perlu di syukuri mengingat pada MTQ sebelumnya Aceh berada di urutan ketiga nasional.
Kabid pelayanan dan penunjang Korpri Badan Kepegawaian Aceh Muhadi, S. STP M.A. mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta dan para juara yang telah berjuang maksimal semoga Allah SWT mencatat sebagai amal saleh. MTQ korpri VI Nasional di Sumatera Barat ditutup secara resmi oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi Abdullah Azwar Anas.
Kemudian Ketua Korpri nasional Prof Zudan Fakhrullah juga mengumumkan bahwa MTQ Korpri nasional tahun 2024 akan digelar di provinsi Kalimantan Tengah Palangkaraya.
Raihan posisi kedua ini tidak terlepas dari posisi Aceh yang sukses menempatkan 11 finalis di MTQ KORPRI VI di Kota Padang. Finalis itu tampil hampir merata di semua cabang yang diperlombakan.
“Ini hasil yang luar biasa dan bahkan melebihi ekspektasi sekalipun,” kata Ketua Kontingen Aceh Ustadz Iqbal Hasan.
Menurut Iqbal, hasil yang dicapai itu merupakan buah dari kegigihan dan perjuangan para peserta dan tentu saja juga doa seluruh masyarakat Aceh.
Sementara Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Korpri Aceh Muhadi, S. STP. M.A. meminta seluruh finalis untuk tampil maksimal tanpa beban, guna mengharumkan nama Aceh Nanggroe indatu di Padang.
Adapun para finalis tersebut; 1 . Fudhail Zubairy cabang Tilawah 2.Fitriatin Nur Cabang Tartil putri 3.Aminah cabang hafizah juz 30 4.Taisir cabang hafizh surah Al Baqarah 5.Mahliawati cabang hafizah surat al Baqarah 6.Jamaluddin hafiz 7 surah pilihan 7.Syatriah hafizah 7 surat pilihan 8.Fajri cabang Dakwah al Qur’an 9.Mahajirul Fadhli cabang Doa 10.Siti Abidah Doa wanita 11.Zakiul Fuady Muhammad Daud cabang lomba khutbah Jumat.
Di sisi lain, cabang dakwah juga tampil memukai warga di Sumatera Barat.
Ustaz Fajri, S. Pd. I M.Ag, guru SMKN 7 Lhokseumawe peserta cabang Dakwah Al-Quran tampil memukau di hadapan ratusan penonton yang memenuhi auditorium Mahmud Yunus UIN Imam Bonjol Padang.
Ustaz Fajri merupakan peserta yang di harapkan dapat menembus finalis bukan tanpa alasan karena pada MTQ KORPRI V di Kendari 2 tahun yang lalu beliau mendapat juara 1 cabang Khutbah Jumat.
Kali ini dai kondang asal Lhokseumawe ini yang sering mengisi ceramah berganti cabang yaitu Dakwah Al-Quran di MTQ KORPRI VI Sumatera Barat.
Pelatih cabang Dakwah dan Khutbah Jumat H Akhyar yang turut mendampingi peserta mengatakan bahwa Aceh memiliki talenta yang luar biasa termasuk cabang Dakwah atau Syarhil Qur’an dan di forum nasional banyak official yang cari tau keberhasilan dan pola pembinaan yang dilakukan. Tinggal lagi menurut Akhyar yang juga ketua umum Rumah Syarhil Qur’an Aceh (RSQA) perlu pembinaan yang berkesinambungan dan suntikan anggaran yang memadai sehingga terwujud Dakwah dan Syarhil Qur’an yang handal.
MTQ Korpri hampir mengadopsi MTQ Reguler yang peserta, pelaksana, penilaian hampir mengikuti MTQ Reguler. Termasuk Aceh telah melakukan pembinaan, pemusatan latihan menjelang keberangkatan ke nasional. Judul yang dibawa ust Fajri pada penampilan cabang Dakwah adalah Keberagaman dalam perspektif Alquran.
Para penonton terkesima, dan menyimak kata demi kata mengingat Bahasa yang di gunakan mudah, ringan dan santun. Selamat ust Fajri moga masuk final ujar Indra Budi Tirta salah seorang ASN KORPRI ACEH yang juga PPTK kegiatan MTQ KORPRI VI.
Sebagaimana yang perlu diketahui, Penjabat (Pj) Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, melepas 26 ASN Aceh yang menjadi peserta pada ajang MTQ Korpri ke-6 tingkat nasional yang digelar di Kota Padang, Sumatera Barat. Acara penglepasan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Aceh, Jumat, 4 November 2022 lalu.
Dalam sambutannya Iskandar berpesan agar ajang MTQ tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT di kalangan Aparatur Sipil Negara.
“Aparatur Sipil Negara hendaknya senantiasa berlandaskan pada nilai–nilai qur’ani, agar pembangunan yang sedang dilakukan membawa kepada kejayaan dan kesuksesan di bawah naungan ridha dan rahmat Allah SWT,” kata Iskandar.
Iskandar mengatakan, MTQ juga merupakan salah satu instrumen dalam rangka mewujudkan masyarakat yang mencintai Al-Qur’an, serta sebagai pendorong semangat dan minat baca masyarakat terhadap Al-Qur’an. “Bagi anggota KORPRI khususnya, kegiatan MTQ ini kami nilai sangat penting, mengingat posisi Pegawai Negeri Sipil yang mempunyai kedudukan dan peran sangat strategis dalam pembangunan, serta dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Iskandar.
Iskandar berharap para perwakilan Aceh dapat mengerahkan kemampuannya semaksimal mungkin, sehingga mampu mencapai prestasi terbaik dan menjadi kenangan manis sebagai persembahan bagi Provinsi Aceh. “Setiap prestasi yang kita raih, tentu akan memberikan citra dan nama baik bagi provinsi serta mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional,” ujar Iskandar.
Sementara itu, Ketua Bidang Mental Rohani Korpri Aceh yang juga Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, EMK Alidar, mengatakan, MTQ Korpri Nasional merupakan ajang yang digelar dua tahun sekali. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memicu semangat para ASN dalam bertaqwa kepada Allah.
Alidar mengatakan, dalam mempersiapkan peserta terbaik pada ajang tersebut, panitia telah melakukan seleksi terlebih dahulu dan memilih ASN terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Para peserta juga telah diberikan pelatihan selama satu minggu dari 28 Oktober sampai 3 November 2022 di Gedung LPTQ Aceh.
“Korpri Aceh mengirim 26 peserta yang akan berkompetensi pada sembilan cabang lomba,” kata Alidar.
Ke sembilan cabang lomba tersebut, yakni, tartil Al Quran, tilawah, hafalan Qur’an, dakwah, kaligrafi, azan, khutbah, penulisan artikel Al Quran dan membaca doa. “Kita sudah tiga tahun berturut-turut menjadi juara 3 nasional MTQ Korpri, harapannya, tahun ini bisa kita tingkatkan menjadi juara satu atau dua,” kata Alidar.
Tulisan ini merupakan hasil kerjasama Dinas Syariat Islam dengan media atjehwatch.com









