Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Kerennya Kerajinan Khas Aceh ‘Bili Droe’ dari Lampanah Tunong

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/01/2023
in Feature
0
Kerennya Kerajinan Khas Aceh ‘Bili Droe’ dari Lampanah Tunong

BELASAN ibu-ibu terlihat sedang sibuk dengan anyaman. Usia mereka rata-rata di atas 45-an. Hanya satu dua orang yang berusia belia.

Ada yang sedang merajut anyaman, memotong tumbuhan bili kering hingga menghaluskan rotan. Semua hal tadi adalah bahan baku untuk membuat anyaman berkualitas.

Di sudut sebelah kiri, bahkan ada juga yang bekerja sambil mengayun cucu yang sedang tertidur dalam ayunan kain.

Mereka berbicara tanpa saling pandang. Sesekali terdengar suara tawa dari kejauhan. Tangan mereka terlihat begitu cekatan.

Di bawah dua rumah dengan berpondasi panggung, kerajinan khas Aceh itu diproduksi.

Beberapa ibu-ibu tersenyum saat melihat kami datang.

Aktivitas ibu-ibu ini terekam saat kami berkunjung ke sana, Kamis siang 26 Januari 2023. Salah seorang rombongan yang bertandang ke sana adalah Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA atau akrab disapa Syech Fadhil.

Kedatangan senator yang juga sahabat Ustadz Abdul Somad (UAS) ini berawal dari souvenir merek Bili Droe yang dibeli stafnya, Ustadz Ahmad Syukran, untuk para anggota DPD RI dari berbagai provinsi yang tergabung dalam Badan Akuntabilitas Publik (BAP).

Anggota BAP DPD RI ini berkunjung ke Aceh dalam rangka pertemuan dengan jajaran Kejati Aceh, Kamis pagi 26 Januari 2023. Mayoritas dari senator ini kembali ke Jakarta pada Kamis siang, dan mereka membawa pulang oleh oleh berupa kerajinan khas Aceh. Kerajinan tadi adalah produksi Bili Droe.

Hadiah souvenir kerajinan Bili Droe ini mendapat sambutan hangat dari para senator tadi. Kerajinannya dinilai berkualitas dan berkarakter Aceh.

“Karena penasaran, kami datang ke sini,” ujarnya Syech Fadhil.

“Siapa sangka produksi Bili Droe berasal dari sini,” kata senator yang dekat dengan para ulama kharismatik di Aceh ini lagi.

Para perajin tadi tersenyum bangga mendengar penjelasan dari Syech Fadhil.

Mewakil ibu-ibu perajin, seorang wanita muda menyambut kami dengan hangat. Ia kemudian menunjukan sejumlah kerajinan merek Bili Droe. Mulai dari tempat tisu, tempat buah, tas, serta sejumlah produk kerajinan lainnya.

Wanita muda tadi bernama Ulfa Fitriani.

“Terimakasih telah berkunjung ke tempat kami ustadz,” katanya sambil memperlihatkan katalog kerajinan Bili Droe.

Menurut Ulfa, kerajinan anyaman Bili di Desa Lampanah Tunong, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, telah berlangsung selama puluhan tahun. Para ibu-ibu tadi tergabung dalam kelompok Bili Droe di bawah binaan Dekranasda Aceh Besar.

“Ini yang sedang dikerjakan pesanan BI,” ujar seorang ibu-ibu sambil terus bekerja.

“Kemarin ada pesanan BSI dan panglima (Kodam-red),” ujarnya lagi.

“Biasa, hasil kerajinan ini ditampung di Dekranasda Aceh Besar. Kalau sedang pesanan banyak, para perajin harus bekerja ekstra untuk menyelesaikan pesanan,” tambah Ulfa.

“Di sini ada sekitar 20 perajin. Rata-rata ibu-ibu,” ujarnya lagi.

Sri Mawarni, 55 tahun, salah seorang perajinan anyaman bili, mengaku telah bergelut dengan kerajinan ini sejak lulus SMP.

Kini ia merupakan salah seorang guru di madrasah negeri setempat. Sri bahkan kini telah berstatus nenek dari beberapa cucu.

“Usai ngajar, kami membuat kerajinan ini. Tergantung pesanan. Kalau sedang banyak pesanan, ya harus bergadang hingga malam. Usai salat subuh lanjut lagi,” kata dia.

“Kalau sedang banyak pesanan, satu bulan bisa dapat satu jutaan. Kalau musim turun sawah, ya ke sawah dulu. Siang baru menganyam lagi,” ujar perajin lainnya.

Syech Fadhil sendiri berharap para perajin Bili di Lampanah Tunong untuk tetap mempertahankan kualitas.

“Tentu juga kesehatan. Kalau ibu-ibu sakit, kasihan nantinya,” ujar Syech Fadhil.

Kami menghabiskan waktu hampir 1 jam di lokasi, sebelum akhirnya meminta izin pamit. Syech Fadhil dan tim juga memboyong beberapa kerajinan Bili Droe untuk dibawa pulang.

Para ibu-ibu melepas kepergian kami dengan senyum sumbrigah.

“Neujak saweu-saweu lom ustadz. Neuba Ustadz Somad keunoe,” kata Sri Mawarni.

Previous Post

Warga Tamiang Jadi Terduga Penyelundupan Imigran Rohingya di Aceh ke Malaysia

Next Post

Jum’at Sehat, Kodim 0110/Abdya dan Forkopimkab Senam SKJ 88

Next Post

Jum'at Sehat, Kodim 0110/Abdya dan Forkopimkab Senam SKJ 88

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

02/08/2026
Warga Tiga Desa di Samadua Sepakat Tolak Rencana Tambang Emas di Air Sialang

Warga Tiga Desa di Samadua Sepakat Tolak Rencana Tambang Emas di Air Sialang

02/08/2026
Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Kuta Malaka: Komitmen Pemerintah Aceh Hadirkan Pendidikan bagi Anak Prasejahtera

Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Kuta Malaka: Komitmen Pemerintah Aceh Hadirkan Pendidikan bagi Anak Prasejahtera

02/08/2026
Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

02/08/2026
Dua Pucuk Pimpinan Pidie Jaya Dililit Proses Hukum, Aliansi Pemuda: Jangan Jadikan Rakyat Korban Krisis Kepemimpinan

Dua Pucuk Pimpinan Pidie Jaya Dililit Proses Hukum, Aliansi Pemuda: Jangan Jadikan Rakyat Korban Krisis Kepemimpinan

02/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Kerennya Kerajinan Khas Aceh ‘Bili Droe’ dari Lampanah Tunong

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com