Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

KPK Diminta Usut Aliran Dana CSR BUMN di Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
17/03/2023
in Nanggroe
0
KPK Diminta Usut Aliran Dana CSR BUMN di Aceh

Banda Aceh – Tidak adanya kejelasan penggunaan anggaran coorporate social responsibility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Aceh bukanlah suatu hal baru. Anggaran besar dalam bentuk CSR ataupun PKBL merupakan tanggung jawab sosial sebuah perusahaan kepada masyarakat di sekitar perusahaan itu berada dan jumlahnya relatif besar.

“Salah satu aturan mengenai CSR di Indonesia adalah UU Nomor 40 Tahun Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT). Undang-undang ini menyebut CSR sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan. Mengacu pada Pasal 74 UU PT, melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah kewajiban perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam. Sehingga jadi pertanyaan masyarakat, dikemanakan saja CSR BUMN yang ada di Aceh selama ini, apakah sudah disalurkan dengan benar ke masyarakat atau malah untuk kepentingan oknum tertentu, ini perlu dicek,” ungkap ketua DPD Alamp Aksi, Mahmud Padang, Kamis 16 Maret 2023.

Berdasarkan aturan, semestinya minimal 1-2% keuntungan BUMN yang ada di Aceh disalurkan ke masyarakat, besarannya sungguh fantastis. Apalagi untuk perusahaan sekelas PLN, Pertamina, dan perusahaan-perusahaan besar.

“Kita berharap pihak KPK dan penegak hukum lainnya termasuk Polda hingga Kejati turut memonitoring realisasi program CSR atau PKBL dari BUMN-BUMN yang ada di Aceh. Sejauh ini anggaran tersebut begitu besar tapi manfaatnya ke masyarakat sangat kecil, makanya perlu dimonitor bahkah diaudit oleh pihak berwenang,”ujarnya.

Menurut Mahmud, perlunya audit dan monitor serta evaluasi terhadap penggunaan CSR, agar anggaran CSR BUMN jangan sampai digunakan untuk kepentingan oknum tertentu baik itu dari internal maupun pihak berkaitan dengan BUMN.

“Anggaran CSR BUMN itu murni harus diperuntukkan untuk masyarakat dimana tempat perusahaan BUMN itu berada, jangan sampai malah digunakan untuk buka usaha oknum tertentu, dan sebagainya. Sudah jadi rahasia umum di Aceh untuk mengakses anggaran ini, masyarakat harus berdasarkan rekom pihak tertentu yang disebut-sebut orang dalam, ini harus dicek kenapa bisa demikian, apa ada permainan dan sebagainya,”kata Mahmud.

Mahmud, menyebutkan penggunaan CSR BUMN yang selama ini kurang transparan ke publik besaran hingga alirannya untuk apa saja patut dimonitor dan audit karena peluang korupsi dan penyalahgunaannya dalam persoalan ini terbuka lebar. “Jangan sampai ada pula yang punya kavling-kavling dan quota untuk penggunaan CSR yang digunakan untuk kepentingan pribadi atau bahkan memperkaya diri, inikan sudah tidak sesuai dengan tujuan CSR yang semestinya untuk rakyat lagi,”sebutnya.

Terakhir, Mahmud meminta agar semua BUMN yang ada di Aceh menyampaikan kepada publik berapa dan untuk kegiatan apa-apa saja penggunaan CSR tersebut. “Yang pasti jangan sampai ada model pemotongan-pemotongan CSR ke masyarakat, jangan pula ada penggunangan CSR untuk kepentingan pribadi internal ataupun oknum tertentu yang berkaitan dengan BUMN,”tegasnya.

Previous Post

Pj Walkot Lhokseumawe Mangkir dari Panggilan Pengadilan Negeri

Next Post

PWNU Aceh Lantik Lembaga Otonom dan Pengurus NU Kecamatan Se-Pidie

Next Post
PWNU Aceh Lantik Lembaga Otonom dan Pengurus NU Kecamatan Se-Pidie

PWNU Aceh Lantik Lembaga Otonom dan Pengurus NU Kecamatan Se-Pidie

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

18/04/2026
Secara Resmi, Sayyid Mojtaba Khamenei Mengirim Pesan Mematikan ke Gedung Putih Hari Ini

Secara Resmi, Sayyid Mojtaba Khamenei Mengirim Pesan Mematikan ke Gedung Putih Hari Ini

18/04/2026
Meuseraya Toet Lemang HUT Abdya, Peluang Ekonomi Bagi Masyarakat

Meuseraya Toet Lemang HUT Abdya, Peluang Ekonomi Bagi Masyarakat

18/04/2026
Dewan Pakar IGI Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus Pusat dari Aceh

Dewan Pakar IGI Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus Pusat dari Aceh

18/04/2026
Sejumlah Pelajar di Sawang Aceh Utara Jatuh Saat Seberangi Sungai dengan Rakit Darurat

Sejumlah Pelajar di Sawang Aceh Utara Jatuh Saat Seberangi Sungai dengan Rakit Darurat

18/04/2026

Terpopuler

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

17/04/2026

KPK Diminta Usut Aliran Dana CSR BUMN di Aceh

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com