Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Drone Buatan China Ditembak Jatuh di Ukraina, Produsen Buka Suara

Atjeh Watch by Atjeh Watch
18/03/2023
in Internasional
0
Drone Buatan China Ditembak Jatuh di Ukraina, Produsen Buka Suara

Ilustrasi drone China. (REUTERS/ALY SONG)

Jakarta – Pasukan Ukraina disebut menembak jatuh drone buatan China Mugin-5 di wilayah timur negara itu pada akhir pekan lalu. Produsen drone itu, Mugin Limited, buka suara.

Pada 10 Maret malam waktu setempat, Badan intelijen Ukraina, Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menyatakan seorang agen, yang berada di wilayah yang dikuasai Rusia, memberi tahu bahwa drone diluncurkan dari lokasi tersebut.

Pesawat tak berawak itu dilaporkan menargetkan pasukan Ukraina. SBU kemudian menyalakan alarm yang berada di dekat kota Sloviansk, Ukraina timur.

Lalu pada 11 Maret pukul 02.00 dini hari, pasukan dari Brigade 111 Ukraina mendengar drone melayang di udara dan menyaksikan lampu berkedip.

“Dari suara, dari lampu sinyal, pasukan [Ukraina] menembak jatuh drone itu,” kata salah satu pasukan Ukraina, Maksim, seperti dikutip CNN, Kamis (16/3).

Maksim mengatakan UAV itu terbang dengan ketinggian yang sangat rendah. Begitu rendah, sampai-sampai ia menyebut drone itu bisa dijatuhkan dengan senjata genggam.

Kini, drone tersebut tergeletak begitu saja di tanah dalam sebuah hutan dan dalam kondisi rusak parah.

Usai insiden itu, perusahaan produsen drone yang berbasis di Xiamen, Mugin Limited, mengonfirmasi pesawat tak berawak itu buatan mereka dan memberikan tanggapan.

“Kami tak memaafkan penggunaan itu. Kami berusaha sebaik mungkin untuk menghentikannya,” kata juru bicara Mugin Limited.

Dalam pernyataan terpisah yang dirilis di situs resmi pada 2 Maret, Mugin Limited, mengutuk penggunaan produk mereka dalam perang. Mereka juga menyatakan berhenti menjual produk itu ke Rusia atau Ukraina sejak awal perang.

CNN juga menghubungi perusahaan lain yang komponen elektroniknya terpasang di drone tersebut. Salah satunya, perusahaan pembuat elektronik Taiwan, MKS.

Servo buatan MKS terlihat di drone yang ditembak jatuh itu.

“Beberapa produsen UAV mungkin mengadopsi servo MKS di produk jadi mereka untuk penggunaan militer,” kata juru bicara MKS melalui email.

Ia kemudian berujar, “Kami tak senang soal itu, dan tindakan itu bertentangan dengan visi dan misi perusahaan kami.”

Di situs resmi, MKS juga menegaskan produk mereka dilarang untuk penggunaan ilegal atau aktivitas militer dalam bentuk apa pun.

Peran China dalam perang Rusia-Ukraina terus menjadi sorotan dan menimbulkan kekhawatiran bagi Amerika Serikat dan NATO.

Jika China betul-betul terlibat, sejumlah pihak meyakini perang di Eropa Timur itu memicu skenario Perang Dunia III, demikian dikutip Newsweek.

Namun, China hingga kini berusaha tampil netral. Mereka bahkan mengajukan proposal perdamaian berkenaan dengan perang yang sudah berlangsung selama lebih dari setahun itu.

Beberapa poin dalam misi damai China di antaranya ingin Rusia dan Ukraina melakukan gencatan senjata, menyelesaikan krisis kemanusiaan, hingga memberikan perlindungan warga sipil dan tawanan perang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Menteri Jerman Bakal ke Taiwan, Perdana Sejak 26 Tahun

Next Post

Perang Molor, Putin Desak Crazy Rich Rusia Simpan Harta Dalam Negeri

Next Post

Perang Molor, Putin Desak Crazy Rich Rusia Simpan Harta Dalam Negeri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

17/04/2026
Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

17/04/2026
Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

17/04/2026
Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

17/04/2026
Seorang Oknum Pria di Nagan Ditahan Polisi Atas Dugaan Kasus Asusila

Seorang Oknum Pria di Nagan Ditahan Polisi Atas Dugaan Kasus Asusila

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Drone Buatan China Ditembak Jatuh di Ukraina, Produsen Buka Suara

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com