Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Arungi 16.000 Meter Sungai Meureudu, Pidie Adventure Data Potensi Alam Pidie Jaya

Admin1 by Admin1
12/01/2020
in Lintas Timur
0

MEUREUDU – Team Pidie Adventure dari Komunitas Cerita Pidie bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, berhasil melakukan ekspedisi Krueng Meureudu, Kecamatan Meurah Dua.

Perjalanan tersebut tercatat sebagai pengarungan terpanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Meureudu, dengan jarak tempuh mencapai 16.000 meter. Pengarungan tersebut, melalui dua etape, dengan menggunakan tiga perahu karet.

Sebelum mengaruhi sungai, team juga melaksanakan sejumlah aktifitas sosial, diantaranya penanaman pohon, pembagian buku kepada anak usia dini dan santunan kepada anak yatim dan fakir miskin di Gampong Lhok Sandeng, kegiatan tersebut berlangsung sejak 10-12 Januari 2020.

Ekspedisi dilaksanakan dibagi dalam dua team. Setiap team yang berjumlah 17 personil. 12 personil untuk pengarungan sungai, 5 personil jadi bagian darat.

Koordinator Team Pidie Adventure, Zian Mustaqin, mengatakan ekspedisi yang dilaksanakan bertujuan untuk pendataan sungai, untuk kepentingan pembangunan daerah Kabupaten Pidie Jaya, baik dari sektor wisata, pengairan, pertanian dan lingkungan hidup serta kearifan lokal.

“Kegiatan bakti sosial yang kami laksanakan di antaranya, santunan anak yatim dan fakir miskin bersumber dari swadaya team. Pembagian buku kepada anak usia dini bantuan Dinas Pendidikan dan penanaman pohon dari Dinas Lingkungan Hidup Pidie Jaya di Gampong Lhok Sandeng,” kata Zian Mustaqin.

“Selain pengarungan, kami juga menggelar bakti sosial, tujuannya agar kehadiran kami bermamfaat juga untuk masyarakat setempat, jadi tidak hanya pengarungan saja, bagaimana kita juga bermamfaat untuk warga setempat dan daerah. Apalagi dukungannya langsung bupati dan wakil bupati Pijay,” ujarnya.

Menurutnya, potensi sungai Meureudu, tidak hanya bagus untuk pembangunan pariwisata saja. Apalagi sungai adalah sumber kehidupan, pola kehidupan masyarakat, terutama pertanian dan perkebunan juga dapat menjadi potensi majunya daerah, pariwisata juga bagian dari pemamfaatan fungsi sungai.

“Pendataan sungai yang kami lakukan, akan kami serahkan kepada Pemkab Pidie Jaya. Apalagi bupati dan wakil bupati, sudah siap menerima data dari kami. Karena banyak fungsi sungai Meureudu yang harus direnovasi kembali, seperti sejumlah irigasi yang sudah rusak, karena penting untuk pertanian,” katanya.

Selain itu, pembangunan aspek sosial masyarakat, seperti sadar lingkungan dan menjaga alam juga harus ditingkatkan, sehingga sungai bebas dari sampah sehingga membuat sungai tetap indah jika didatangi pihak luar.

Ketua Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA) Kabupaten Pidie Jaya, Mulyadi Pijay, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kinerja team Pidie Adventure, dalam pendataaan sungai Meureudu. Apalagi metode promosi daerah yang mereka gunakan jauh-jauh hari, sangat mempengaruhi antusias masyarakat Aceh. Sampai-sampai, para penggiat alam bebas langsung terjun terlebih dahulu mencoba derasnya sungai Meureudu.

“Kegiatan ini merupakan promosi daerah yang sangat menguntungkan dan harus dikembangkan. Apalagi, saat kurangnya lapangan kerja, pariwisata merupakan salah satu andalan Pemkab untuk membuka lapangan kerja. Tentunya untuk membuka pariwisata, perlu promosi yang luar biasa dan itu yang dilakukan Komunitas Cerita Pidie,” ujarnya.

“Kita harus mendukung semua elemen yang ingin memajukan daerah, apalagi yang peduli dengan daerah kita sendiri, sudah semestinya kita apresiasi.” [ ]

Laporan Muliadi

Tags: pidie jaya
Previous Post

AS Desak Iran Minta Maaf atas Penangkapan Dubes Inggris

Next Post

Dayah Insan Qur`ani Adakan Khatamul Quran

Next Post

Dayah Insan Qur`ani Adakan Khatamul Quran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Respon Permintaan Wali Nanggroe, MA Siapkan Naskah Akademik Pendirian Peradilan Niaga Syariah di Aceh

Respon Permintaan Wali Nanggroe, MA Siapkan Naskah Akademik Pendirian Peradilan Niaga Syariah di Aceh

03/11/2026
Bukan Sekadar Lomba Alquran, MTQ Pidie 2026 Ditargetkan Hidupkan Ekonomi Warga

Bukan Sekadar Lomba Alquran, MTQ Pidie 2026 Ditargetkan Hidupkan Ekonomi Warga

03/11/2026
Banjir Aceh Bukan Takdir! Forum Reformis Muda Bongkar Kegagalan Pemerintah Menjaga Hutan

Banjir Aceh Bukan Takdir! Forum Reformis Muda Bongkar Kegagalan Pemerintah Menjaga Hutan

03/11/2026
SMAN 1 Tapaktuan Kembali Gelar FEAST IV 2026, Pendaftaran Resmi Dibuka

SMAN 1 Tapaktuan Kembali Gelar FEAST IV 2026, Pendaftaran Resmi Dibuka

03/11/2026
Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

Susi Air Kembali Beroperasi di Nagan Raya, Bupati TRK: Perkuat Konektivitas dan Buka Peluang Investasi

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Enam Desa di Aceh Barat Terendam Banjir Akibat Luapan Sungai

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com