Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hanya Warga Aceh yang Tak Bisa Menyaksikan Gerhana Matahari Hibrida

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/04/2023
in Nanggroe
0

Jakarta – Gerhana Matahari Hibrida, Kamis (20/4), dan disaksikan langsung di langit hampir seluruh wilayah Indonesia. Namun, hanya Aceh yang tak bisa melihat fenomena alam ini.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengumumkan gerhana matahari hibrida dapat terlihat di beberapa wilayah Indonesia timur seperti Pulau Kisar, Pulau Maopora, Pulau Damar, Pulau Watubela, Kampung Antalisa (Fakfak), Randepandai, Roswar, Pulau Num, Wooi, Serui, dan Biak Kota.

Beberapa kota di bagian barat Indonesia juga bisa menyaksikan gerhana, namun tidak total alias hanya sebagian saja. Namun, mengutip dari laman Instagram LAPAN, hanya beberapa wilayah di Aceh yang tak bisa melihat secara langsung gerhana matahari hari ini.

Rinciannya ada lima kabupaten/kota di Provinsi Aceh yang tak akan bisa mengamati gerhana, yakni Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Aceh Besar, dan Kabupaten Pidie.

Sementara itu di Jakarta, gerhana akan terjadi mulai pukul 09.29.33 WIB dan berakhir pada 12.06.39 WIB. Dengan demikian, gerhana di ibu kota bakal berlangsung selama 2 jam 37 menit.

“Yogyakarta akan menjadi ibukota provinsi yang paling awal memulai Gerhana Matahari Sebagian. Sedangkan Medan akan menjadi ibukota Provinsi yang paling awal mengakhiri Gerhana Matahari Sebagian,” bunyi pernyataan Pusat Riset Astronomi BRIN.

“Sementara itu, Jayapura akan menjadi ibukota provinsi yang paling akhir memulai sekaligus mengakhiri gerhana matahari sebagian,” lanjut keterangan BRIN.

Gerhana matahari hibrida adalah gerhana matahari yang memiliki dua macam gerhana berbeda yang terjadi dalam satu waktu secara berurutan dalam satu fenomena.

Gerhana ini dimulai dengan gerhana matahari cincin berubah menjadi gerhana matahari total, lalu kembali menjadi gerhana matahari cincin dalam waktu singkat.

Melansir situs resmi BRIN, gerhana matahari sebagian tergolong “spesial” karena “jarang terjadi”.

“Di wilayah Indonesia, gerhana matahari ini akan teramati sebagai gerhana matahari total (GMT). GMT akan teramati khususnya di wilayah Indonesia bagian timur, sementara di daerah Indonesia lainnya akan teramati sebagai gerhana Matahari parsial,” tulis BRIN.

BRIN memaparkan gerhana matahari hibrida bakal teramati sebagai gerhana matahari cincin di wilayah selatan Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Sedangkan untuk zona WITA, gerhana bisa dilihat dari arah selatan ke barat daya. Sementara untuk Zona WIT, gerhana bisa diamati dari arah barat daya ke barat.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ruas Tol Sigli – Banda Aceh Dilalui 16.391 Kendaraan Mudik hingga H-3 Lebaran

Next Post

Polres Aceh Besar Buka 14 Titik Layanan Gratis Titip Kendaraan bagi Pemudik

Next Post
Polres Aceh Besar Buka 14 Titik Layanan Gratis Titip Kendaraan bagi Pemudik

Polres Aceh Besar Buka 14 Titik Layanan Gratis Titip Kendaraan bagi Pemudik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

ALAMP AKSI Desak Kejari Singkil Ungkap Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas APBD 2016

ALAMP AKSI Desak Kejari Singkil Ungkap Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas APBD 2016

09/07/2026
HT Ibrahim Usul Pulo Aceh Jadi Daerah Percontohan Pelayanan Kepulauan Terpadu

HT Ibrahim Usul Pulo Aceh Jadi Daerah Percontohan Pelayanan Kepulauan Terpadu

09/07/2026
DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026
21 Siswa SMA Unggul Subulussalam Lolos Sepuluh Besar OSN-P Nasional, Ini Kata Kacabdisdiknya

21 Siswa SMA Unggul Subulussalam Lolos Sepuluh Besar OSN-P Nasional, Ini Kata Kacabdisdiknya

09/07/2026
Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

09/07/2026

Terpopuler

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

07/07/2026

Panen Perdana Bawang Merah di Lahan Pascabanjir, BI dan Pemkab Pidie Jaya Siapkan Model Pemulihan Ekonomi Berbasis Pertanian

Ketua Komisi ll Surya Asmadi Dan Iwapi Panen Buah Alpukat Premium Di sawang ll

Petani Pokat,Kopi Dan Durian Sawang Sambangi Kediaman Bupati Aceh Selatan

Nyan, Pemkab Pacu Percepatan Belanja APBK Pidie Jaya di Semester Kedua

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com