Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Lagi, Gajah Liar Masuk Pemukiman Warga di Aceh Jaya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
14/05/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Kawanan Gajah Ubrak-Abrik Kebun Warga di Aceh Timur

Kawanan gajah liar memasuki kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Rantoe Peureulak, Aceh Timur, Aceh, Kamis (19/11). Menurut keterangan warga setempat sebanyak 73 ekor gajah liar sudah memasuki area permukiman warga dan merusak ratusan hektar perkebunan. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/pras/15.

BANDA ACEH – Sejumlah warga masyarakat Dusun Bahagian Desa Kuala Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya mulai takut tinggal di rumah mereka karena khawatir diamuk gajah liar yang sudah sering masuk ke pemukiman setempat. “Saat ini gajah semakin meresahkan kami, sekarang tidak hanya malam bahkan pagi hari gajah sering masuk pemukiman,” kata salah seorang warga Desa Kuala Kecamatan Indra Jaya Tgk Marhaban, di Aceh Jaya, Sabtu (13/5/2023).

Marhaban mengatakan, dirinya bersama warga lainnya sudah mulai takut pulang ke rumah. Pasalnya, setiap malam gajah tersebut berada di belakang rumah mereka.

“Sudah beberapa hari ini kejadiannya, tapi sampai hari ini belum ada penanganan serius dari pihak BKSDA,” ujar Marhaban yang juga Imam Meunasah (Mushalla) setempat.

Marhaban menyampaikan, pihaknya sudah mengirimkan surat terkait permohonan pemindahan jangka panjang gajah liar tersebut kepada BKSDA Aceh yang ditandatangani oleh dua Camat serta sejumlah Keuchik di Aceh Jaya. Namun, hingga saat ini belum ada reaksi apapun.

“Ada pihak Polhut (polisi hutan) datang membakar mercon, tetapi itu sudah tidak mempan, malah semakin parah,” katanya.

Dirinya menuturkan bahwa saat ini sejumlah tanaman warga di Desa setempat juga sudah sering dimakan gajah liar, dan parahnya bukan lagi di wilayah perkebunan, melainkan sudah mendekat ke pekarangan rumah masyarakat.

“Kami sangat berharap penanganan serius dari pihak Pemerintah dan juga BKSDA jangan sampai setelah ada korban baru ada penanganan,” kata Marhaban.

Sementara itu, Keuchik (kepala desa) Kuala Kecamatan Indra Jaya Said Ajimi membenarkan jika ada warganya yang harus mengungsi ke tempat lain karena gangguan gajah hingga sampai ke belakang rumah mereka. “Ya, benar, tidak semua masyarakat yang mengungsi cuma ada beberapa rumah yang dekat dengan gunung,” katanya.

Terkait permasalahan gangguan gajah liar ini, Said berharap segera adanya penanganan serius dari pihak BKSDA, sehingga permasalahan ini tidak terus terulang.

“Ini setelah mereka menghalau malamnya datang lagi, harapan kami ada penanganan serius dari pihak BKSDA dengan mengusir secara jangka panjang,” kata Said.

Sumber: antara

Previous Post

Wisuda Perdana Mahasantri Ma’had Aly Syekh Muda Waly Al-Khalidy Dihadiri Dandim 0107/Asel

Next Post

Eksekutif Serahkan Soal Revisi Qanun LKS ke DPR Aceh

Next Post
Pemerintah Aceh Pastikan Tak Ada APBA-P di Tahun 2021

Eksekutif Serahkan Soal Revisi Qanun LKS ke DPR Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

04/09/2026
Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

04/09/2026
Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

05/09/2026
Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026
Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

04/09/2026

Terpopuler

Kawanan Gajah Ubrak-Abrik Kebun Warga di Aceh Timur

Lagi, Gajah Liar Masuk Pemukiman Warga di Aceh Jaya

14/05/2023

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com