Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Cerita Unit Khusus ‘Siluman’ Ukraina Gebuk Pasukan Rusia di Bakhmut

Admin1 by Admin1
16/06/2023
in Internasional
0
Cerita Unit Khusus ‘Siluman’ Ukraina Gebuk Pasukan Rusia di Bakhmut

Jakarta – Unit pasukan operasi khusus Ukraina yang bisa disebut unit rahasia atau ‘siluman’ mengklaim berhasil menggebuk pasukan Rusia di timur negara itu, Bakhmut.

Pada awal Maret saat pertempuran sengit terjadi di Bakhmut, Brabus dan timnya menyelinap lewat hutan ke garis depan medan panas tersebut.

Ketika itu, intelijen Ukraina memberi sinyal bahwa pasukan Rusia sedang melakukan pertukaran tempat. Brabus dan kelompoknya langsung terlibat baku tembak sengit dengan pasukan terjun payung Rusia.

“Mereka mendapat [tembakan] kembali dari kami, semua senjata menyala-nyala,” kata dia dengan mata berbinar, seperti dikutip CNN, Kamis (15/6).

Tugas Brabus dan kelompoknya saat itu adalah menggebuk pasukan terjun payung Rusia. Dia berhasil membunuh tujuh personel pasukan musuh.

“Kami adalah kelompok pengintai, pengalihan. Kami melakukan pengintaian, kami mendapat [informasi] intelijen, kami mempersiapkan operasi,” ujar dia.

Operasi terus berlanjut hingga Mei. Ketika itu, Brabus menggunakan senjata berdaya ledak tinggi minim suara, senapan berat era Uni Soviet 12,7, untuk menyerang pasukan Rusia.

“Dengan [senjata] ini, saya membunuh banyak tentara Rusia, banyak sekali,” ujar Brabus.

Sejak Brabus dan kelompoknya berada di Bakhmut, para komandan Rusia mulai geram.

Kelompok rahasia ini berada di naungan organisasi intelijen Ukraina. Mereka beroperasi di malam hari untuk melawan pasukan Rusia.

Unit tersebut berisi orang-orang Ukraina, eks tentara yang punya keterampilan khusus.

Di awal perang, ada peran besar kelompok kecil yang bisa berperang secara diam-diam melawan Rusia, dan itulah mereka.

“Karena wilayah Kyiv, wilayah Chernihiv, wilayah Sumy adalah kawasan hutan, jadi, peran kelompok kecil itu penting dan berkemang pesat,” kata Brabus.

Di awal invasi, sekelompok orang itu dipersenjatai dengan roket anti-tank seperti NLAW dan Javelin. Senjata tersebut bisa dioperasikan satu orang dan diluncurkan hanya dari bahu.

Mereka berkontribusi menahan laju pergerakan pasukan Rusia. Sejak saat itu, mereka digabungkan menjadi unit pengintai. Beberapa orang bahkan ditarik ke struktur tentara formal.

Orang-orang itu bekerja dengan gaya perang partisan atau freewheeling. Strategi ini lebih berpotensi kehilangan nyawa.

Banyak yang tewas, dan mereka yang bertahan mengerjakan tugas taktis dan strategis: membunuh perwira Rusia untuk menjatuhkan moral tentara Rusia.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Kejurda Se-Aceh, Kejuaraan Karate Kajari Aceh Singkil CUP-1 Akan Digelar Ini Jadwalnya

Next Post

PDIP Sebut PPP Sudah Usulkan Sandiaga Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Next Post

PDIP Sebut PPP Sudah Usulkan Sandiaga Jadi Cawapres Ganjar Pranowo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026
Sekda Pidie Jaya Resmikan Renovasi Meunasah Lhok Nga, Rehab-Rekon Harus Pulihkan Kehidupan Warga

Sekda Pidie Jaya Resmikan Renovasi Meunasah Lhok Nga, Rehab-Rekon Harus Pulihkan Kehidupan Warga

28/09/2026
HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

28/09/2026
Kantor Hukum ARZ & Rekan Laporkan Dugaan Kebocoran Rekaman CCTV Bank Aceh Syariah ke OJK, OJK Beri Waktu 10 Hari Kerja

Kantor Hukum ARZ & Rekan Laporkan Dugaan Kebocoran Rekaman CCTV Bank Aceh Syariah ke OJK, OJK Beri Waktu 10 Hari Kerja

28/09/2026

Terpopuler

Cerita Unit Khusus ‘Siluman’ Ukraina Gebuk Pasukan Rusia di Bakhmut

Cerita Unit Khusus ‘Siluman’ Ukraina Gebuk Pasukan Rusia di Bakhmut

16/06/2023

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com