Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mortir Diduga Peninggalan Belanda Ditemukan di Aceh

Admin1 by Admin1
22/01/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Warga Lambaro Neujib, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Aceh dikagetkan dengan penemuan sebuah mortir di desa tersebut pada Selasa, 21 Januari 2020 sore.

Peluru yang memiliki daya ledak itu diduga peninggalan zaman Belanda. Benda tersebut ditemukan tertancap di sebuah pohon kebun milik warga. Namun, belum diketahui pasti sejak kapan benda tersebut tertancap di sana.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Peukan Bada, Inspektur Polisi Satu Iskandar Muda mengatakan, mortir tersebut ditemukan di kebun milik salah seorang warga di Desa Lambaro Neujib, Nazaruddin. Saat ditemukan, mortir terpancang di pohon belimbing miliknya.

“Setelah ditemukan, petugas langsung melakukan pemasangan garis police line di lokasi penemuan yang diduga proyektil mortir peninggalan zaman Belanda,” kata Iskandar dalam keterangan kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa, 21 Januari 2020 sore.

Iskandar menjelaskan bahwa penemuan benda tersebut berdasarkan laporan dari warga setempat. Berdasarkan laporan, polisi kemudian melakukan pengecekan lokasi dan ternyata benar ada sebuah benda yang diduga mortir.

“Warga masyarakat melaporkan perihal penemuan benda tersebut di kawasan pergunungan Lambadeuk, Aceh Besar yang tersangkut di perpohonan belimbing milik Nazaruddin, karena sebelumnya tidak melihat benda asing di lokasi setempat karena tertutup dengan semak belukar,” kata Iskandar Muda.

Pasca penemuan, kata Iskandar, lokasi di sekitar mortir langsung diamankan. Pihak kepolisian bersama perangkat desa bersama-sama menuju ke lokasi untuk melihat dan mengamankan lokasi agar warga lainnya tidak melintasi kawasan tersebut.

Ia menambahkan, saat ini mortir tersebut sangat sulit untuk evakuasi. Hal ini dikarenakan proyektil mortir tertancap di pohon belimbing yang diduga sudah sangat lama.

“Kami bersama unsur perangkat desa menuju ke lokasi untuk memasang garis Police Line agar warga setempat yang melintasi lokasi untuk berkebun, mencari jalur alternatif, lainnya baik kembali kerumah maupun ke kebun,” kata Iskandar Muda. []

Sumber: Taqar.id

Previous Post

Kakankemenag Nagan Raya Lantik Pengawas Madrasah

Next Post

Dua Ribuan Warga Hadiri Haul Teungku Lah di Cubo

Next Post

Dua Ribuan Warga Hadiri Haul Teungku Lah di Cubo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Persoalan Pengembangan Kawasan Bebas Sabang

23/07/2026
Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

23/07/2026
UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

UIN Ar-Raniry Jadi Satu-satunya PTKIN Lolos KRISAN Fellowship 2026

23/07/2026
Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

23/07/2026
Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

23/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Mortir Diduga Peninggalan Belanda Ditemukan di Aceh

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com