Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Imbas Serangan Iran, AS Hendak Kerahkan Sistem Rudal Patriot ke Irak

Admin1 by Admin1
23/01/2020
in Internasional
0
Imbas Serangan Iran, AS Hendak Kerahkan Sistem Rudal Patriot ke Irak

Sistem pertahanan rudal MIM-104 Patriot buatan Raytheon Amerika Serikat. Foto/US Army/Jason Cutshaw

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan akan mengerahkan sistem pertahanan rudal Patriot ke Irak untuk melindungi para tentaranya. Rencana itu muncul sebagai respons atas serangan belasan rudal balistik Iran ke Pangkalan Udara Ain al-Asad yang menyebabkan belasan tentara Amerika cedera gegar otak.

Serangan misil-misil Teheran yang menghancurkan banyak fasilitas militer AS di Pangkalan Udara Ain al-Asad, Irak, berlangsung 8 Januari 2020. Serangan ini sebagai awal dari balas dendam rezim Teheran atas pembunuhan komandan Pasukan Quds; Jenderal Qassem Soleimani, oleh serangan drone MQ-9 Reaper bersenjata rudal Hellfire di dekat Bandara Internasional Baghdad 3 Januari 2020.

Selain pangkalan Ain al-Asad, fasilitas militer AS di Erbil, Irak, juga diserang rudal pada hari yang sama.

Rencana pengerahan sistem pertahanan rudal Patriot ke Irak diungkap pejabat Pentagon kepada Fox News, yang dilansir Kamis (23/1/2020). Pejabat Pentagon menyampaikan hal itu setelah belasan tentara AS dikirim ke fasilitas medis di Jerman setelah mengeluh cedera kepala setelah serangan rudal Iran.

Komando Sentral (CENTCOM) AS yang bertanggung jawab atas operasi militer Amerika di seluruh Timur Tengah awalnya mengonfirmasi ada 11 tentara yang diterbangkan keluar dari Irak akhir pekan lalu untuk perawatan medis. Namun, kemarin para pejabat pertahanan Amerika mengungkap bahwa jumlah tentara Amerika yang terluka dengan indikasi menderita gegar otak bertambah.

Berbicara di Davos Rabu pagi, di mana sekitar 3.000 pejabat dan pemimpin bisnis berkumpul untuk Forum Ekonomi Dunia tahunan, Presiden Donald Trump meremehkan sejauh mana cedera kepala yang diderita belasan tentara Amerika.

“Saya dengar mereka sakit kepala, dan beberapa hal lainnya,” kata Trump. “Tapi saya akan mengatakannya dan saya bisa melaporkannya tidak terlalu serius,” ujarnya.

Pemerintah Irak protes negaranya jadi medan pertempuran antara Iran dan Amerika. Parlemen Irak telah mengeluarkan resolusi untuk mengusir seluruh tentara AS dari negara tersebut. Namun, Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap Irak jika Baghdad nekat mengusir 5.000 tentara AS yang saat ini dikerahkan di “Negeri 1001 Malam” tersebut.

Fox News sebelumnya melaporkan bahwa militer AS tidak menembak jatuh salah satu rudal balistik Iran karena tidak ada sistem pertahanan rudal di posisinya di Irak.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan kepada Fox News bahwa mereka percaya serangan rudal Iran “tidak terduga”. Para pejabat AS mengatakan sistem pertahanan rudal Patriot sekarang kemungkinan akan dikerahkan.

Ada kekurangan pada sistem pertahanan rudal Patriot AS di seluruh dunia. Beberapa unit senjata pertahanan itu pernah gagal melindungi fasilitas minyak di Arab Saudi yang mendapat serangan rudal dan drone bersenjata besar-besaran pada 14 September 2019 lalu.

Unit sistem Patriot lainnya digunakan AS untuk melindungi pasukannya di Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Qatar, tempat pesawat, termasuk jet tempur siluman bernilai miliaran dolar AS berbasis.

Sumber: sindonews.com

Tags: amerikairakiran
Previous Post

Tim Gabungan TNI-Polri Tembak Mati Komandan OPM Wilayah Mee Pago

Next Post

Kakankemenag Nagan Raya Buka Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah

Next Post
Kakankemenag Nagan Raya Buka Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah

Kakankemenag Nagan Raya Buka Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kejari Aceh Timur Tuntut Direktur BUMD 7,5 Tahun Terkait Korupsi Sawit

Kejari Aceh Timur Tuntut Direktur BUMD 7,5 Tahun Terkait Korupsi Sawit

19/06/2026
Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran

Pemko Banda Aceh Gerak Cepat Beri Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran

19/06/2026
Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

19/06/2026
Pria di Aceh Jaya Serahkan Diri Usai Bacok Penderes Getah hingga Tewas

Pria di Aceh Jaya Serahkan Diri Usai Bacok Penderes Getah hingga Tewas

19/06/2026
65 Guru MIN Wilayah Barsela Ikuti Bimtek Koding dan AI

65 Guru MIN Wilayah Barsela Ikuti Bimtek Koding dan AI

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Imbas Serangan Iran, AS Hendak Kerahkan Sistem Rudal Patriot ke Irak

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com