Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Simalakama Perokok di Aceh; Miskin Tapi Sumbang Pajak Terbesar

Admin1 by Admin1
23/01/2020
in Ekonomi
0

BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh merilis data terbaru mengenai kemiskinan.

Provinsi Aceh ternyata masih menempati provinsi termiskin di Sumatera dan nomor enam se-Indonesia. Per September 2019, jumlah penduduk miskin di Aceh mencapai 810.000 orang atau 15,01 persen.

Namun, menurut Kepala BPS Aceh, Wahyudin, angka kemiskinan tersebut berkurang sebanyak 9 ribu orang dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2019 yang jumlahnya 819 ribu orang atau 15,32 persen.

Salah satu penyumbang kemiskinan di Aceh adalah rokok. Fakta ini bukanlah hal yang baru dirilis oleh BPS Aceh. Dimana, pada Maret 2018 lalu, BPS Aceh juga merilis bahwa  kebutuhan masyarakat Aceh terhadap rokok masih tergolong tinggi. Para pengisap rokok ini berasal dari kalangan bawah hingga atas. Dalam sehari, satu keluarga miskin bisa menghabiskan sekitar 10 batang rokok.

“Itu kebutuhan rokok. Andaikan itu bisa dikurangi dan kita alihkan ke kebutuhan lain yang kira-kira akan menambah kalori ke kita. Dikurangi, bukan dihentikan, itu akan lebih bagus. Artinya juga berpengaruh terhadap kemiskinannya,” jelas Wahyuddin pada 2018 lalu.

“Rokok itu tidak berpengaruh terhadap kalori, tetapi pengeluarannya itu cukup besar. Berpengaruh terhadap garis kemiskinan nomor dua setelah beras,” ungkapnya saat itu.

Kini setelah dua tahun berselang, rokok tetap menjadi urutan teratas dalam penyumbang kemiskinan di Aceh. Pemerintah sendirinya tak juga berhasil mengatasi dalam mengurangi jumlah perokok di Aceh. Malah terkesan turut menikmati pajak besar yang dihasilkan dari perokok.

Sebagaimana yang diketahui, kontribusi perokok bagi pembangunan Aceh ternyata sangat besar. Dimana, pajak yang dihasilkan dari rokok selama 2019 mencapai Rp350 miliar.

Dikutip atjehwatch.com dari Peraturan Gubernur Aceh Nomor 80 Tahun 2019 Tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh Tahun Anggaran 2020. Di sana tercatat bahwa Pendapatan Asli Aceh (PAA)  sebesar Rp2.624.349.661.274.

Dari jumlah tadi, sumbangan dari pajak rokok untuk pembangunan Aceh yang akan berlangsung selama 2020 senilai Rp350.000.000.000.

Pajak rokok merupakan kontribusi terbesar dari sejumlah pajak lainnya selama setahun lalu. Hal ini dapat dilihat dan dibandingkan dengan beberapa pemasukan pajak dari item lainnya di Aceh.

Sebagai contoh, pemasukan dari jenis pajak ini hanya kalah sedikit dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor senilai Rp363.500.000.000.

Selain itu juga tercatat bahwa Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menyumbang pajak sebesar Rp351.938.860.000. Sedangkan pendapatan zakat hanya  Rp50.248.000.000.

Dengan fakta tadi, keberadaan perokok adalah penyebab kemiskinan di Aceh sekaligus juga penyumbang pajak terbesar untuk pembangunan. Rokok memiskinkan warga tapi penjadi pemasukan besar bagi daerah ini.

Pemerintah sendiri belum melakukan langkah-langkah nyata dalam membendung kemiskinan Aceh yang disebabkan oleh rokok. Bisa jadi, jika jumlah perokok turun, maka pemasukan pajak dari rokok dalam APBA pun akan menurun drastis. []

 

Previous Post

China Tutup Kota Sumber Wabah Virus Corona

Next Post

Pecinta Kucing Beri Edukasi Anak Berkebutuhan Khusus di PAUD Inklusi Kasya

Next Post
Pecinta Kucing Beri Edukasi Anak Berkebutuhan Khusus di PAUD Inklusi Kasya

Pecinta Kucing Beri Edukasi Anak Berkebutuhan Khusus di PAUD Inklusi Kasya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemenag Aceh Kawal Penanganan dan Evaluasi Peristiwa di MTsN 5 Aceh Tengah

Kemenag Aceh Kawal Penanganan dan Evaluasi Peristiwa di MTsN 5 Aceh Tengah

25/09/2026
Pemkab Aceh Timur Siapkan Pemulihan Terpadu Hunian dan Akses di Lokop

Pemkab Aceh Timur Siapkan Pemulihan Terpadu Hunian dan Akses di Lokop

25/09/2026
Wali Kota Banda Aceh Beri Motivasi Mahasiswa USK dalam Kegiatan Subuh Education

Wali Kota Banda Aceh Beri Motivasi Mahasiswa USK dalam Kegiatan Subuh Education

25/09/2026
Dua Santri Aceh Jaya Siap Kibarkan Semangat Santri di PPSN VI 2026 Malang

Dua Santri Aceh Jaya Siap Kibarkan Semangat Santri di PPSN VI 2026 Malang

25/09/2026
Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

25/09/2026

Terpopuler

Simalakama Perokok di Aceh; Miskin Tapi Sumbang Pajak Terbesar

23/01/2020

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

FPMI Aceh Gelar Bimtek Madrasah Inklusif

Ir. Saiful Anwar dan Zuhri Nahkodai DPC PPP Pidie 2026–2031

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com