Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Diminta Perbanyak SPBUN Guna Mudahkan Nelayan Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
17/08/2023
in Nanggroe
0
KKP Tangkap Dua Kapal Operasikan Alat Tangkap Trawl di Perairan Aceh

Nelayan. ©2012 Merdeka.com

Banda Aceh – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) meminta pemerintah untuk memperbanyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) wilayah Aceh, guna memudahkan nelayan dalam mendapatkan akses bahan bakar minyak (BBM).

“SPBUN sangat bermanfaat untuk nelayan karena langsung tertuju ke nelayan, tidak lagi salah sasaran,” kata Ketua KNTI Aceh Azwar Anas, di Banda Aceh, Kamis.

Hal tersebut disampaikan Azwar sebagai aspirasi nelayan di provinsi paling barat Indonesia itu, dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.

Dalam momentum ini, kata dia, harapannya nelayan tradisional di Indonesia merdeka dari kemiskinan menuju kesejahteraan.

Oleh sebab itu, KNTI berharap agar pemerintah lebih peduli dengan kondisi nelayan saat ini dengan permasalahan yang komplet, di antaranya nelayan harus menghadapi perubahan iklim, akses BBM, dan perusakan lingkungan laut.

KNTI meminta agar pemerintah segera merealisasikan beberapa program untuk nelayan, seperti membuat SPBUN nelayan setiap kecamatan, jaminan kesehatan dan pembangunan sanitasi di permukiman nelayan yang lebih sehat dan maju.

“Dan yang paling penting membuka ruang laut untuk nelayan Indonesia dalam mencari rezeki,” katanya pula.

Hingga kini, kata Azwar, jumlah nelayan di wilayah Aceh sekitar 30 ribu orang. Sejauh ini, jumlah SPBUN di Aceh tidak sampai 10 unit, dan umumnya dimiliki pihak ketiga atau swasta, sedangkan milik koperasi nelayan baru ada satu unit yakni di Lhoknga, Aceh Besar.

“Jadi selama ini sebagian nelayan masih membeli secara eceran dan sebagian lagi membeli di SPBU umum yang terdekat,” ujarnya.

Azwar menambahkan, KNTI telah melakukan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) IV di Aceh pada Mei 2023 lalu. Setelah rakernas, menurutnya, sudah ada beberapa program yang akan direalisasikan pemerintah dengan tujuan untuk kesejahteraan nelayan.

“Salah satunya adalah rencana program energi baru terbarukan (EBT), walaupun masih dalam tahap survei yang salah satu lokasi survei di Aceh Besar,” ujarnya lagi.

Sumber: antara

Previous Post

HUT ke- 78 RI, Rektor UIN Raden Fatah: Perguruan Tinggi Maksimalkan Bonus Demografi dan Kepercayaan Internasional

Next Post

Sembilan Mantan Narapidana Teroris Ikut Upacara HUT RI di Aceh Besar

Next Post
Sembilan Mantan Narapidana Teroris Ikut Upacara HUT RI di Aceh Besar

Sembilan Mantan Narapidana Teroris Ikut Upacara HUT RI di Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

FSDU IAIN Takengon Gelar Webinar Internasional Al Qur’an-Hadis dan Tantangan Global

FSDU IAIN Takengon Gelar Webinar Internasional Al Qur’an-Hadis dan Tantangan Global

25/09/2026
Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin

Irwansyah Advokasi Pembangunan Dayah Liwaul Mukhlisin

25/09/2026
Baru 42 Madrasah Negeri Aceh Manfaatkan Gedung SBSN

Baru 42 Madrasah Negeri Aceh Manfaatkan Gedung SBSN

25/09/2026
Melati yang Mekar dari Sigli

Melati yang Mekar dari Sigli

25/09/2026
Membanggakan, Siswa SMAN 1 Banda Aceh Torehkan Prestasi Internasional

Membanggakan, Siswa SMAN 1 Banda Aceh Torehkan Prestasi Internasional

25/09/2026

Terpopuler

KKP Tangkap Dua Kapal Operasikan Alat Tangkap Trawl di Perairan Aceh

Pemerintah Diminta Perbanyak SPBUN Guna Mudahkan Nelayan Aceh

17/08/2023

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

FPMI Aceh Gelar Bimtek Madrasah Inklusif

Ir. Saiful Anwar dan Zuhri Nahkodai DPC PPP Pidie 2026–2031

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com