Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Media Asing Soroti Tragedi Hilangnya 4 WNA dan 3 WNI di Laut Pulau Banyak

Atjeh Watch by Atjeh Watch
19/08/2023
in Lintas Barat Selatan
0
Satu WNI Hilang di Laut Aceh Singkil Masih Belum Ditemukan

Speed boat" yang ditumpangi para korban di perairan laut Aceh Singkil, Provinsi Aceh, Rabu (16/8/2023). (FOTO ANTARA/HO-Basarnas Nias)

Singkil – Media asing menyoroti tragedi tragis karamnya speed boat yang membawa 4 turis asal Australia dan 3 warga Negara Indonesia (kru) dari Nias menuju Pulau Pinang di Pulau Banyak pada hari Minggu, 13 Agustus 2023. Seperti ditulis media The Australian berjudul berita tragis peselancar Australia Elliot Foote setelah kapal Indonesia terbalik, 17/8. Menceritakan keempat warga Australia yang hilang dan dua awak kapal Indonesia ditemukan 36 jam setelah mereka terbalik. Mereka mengapung di atas papan selancar di perairan terbuka saat tim penyelamat tiba.Sementara salah satu pemandu mereka belum ditemukan.

“Pikiran terdalam saya bersama keluarga Fifan. Pemandu muda kami yang ceria yang belum ditemukan, ”katanya di media sosial, Kamis, seperti dilansir dari theaustralian.com.au.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang di himpun Reporter Atjehwatch.com bahwa media luar negeri lainnya yaitu abc.net.au juga terpantau aktiv menyorot kejadian tragis tersebut.

Seperti salah satu judul berita media ABC yang dirilis melalui portalnya abc.net.au pada 15 Agustus 2023, “Empat warga Australia ditemukan selamat setelah kapal hilang dalam perjalanan selancar di dekat Aceh, Indonesia”.

Dan, “Pencarian terus berlanjut di Aceh untuk awak kapal Indonesia yang hilang, setelah turis Australia ditemukan,” judul berita media abc.net.au, 16/8/2023.

Kemudian judul terbaru juga di muat oleh abc.net.au, “Bagaimana peselancar Australia dan Pemandu Indonesia mereka bertahan lebih dari 36 jam hilang di laut,” di tayang pada hari Jum’at, 18/8/2023.

Sebagaimana diketahui, kejadian yang masih menyisakan pilu yang mendalam terlebih kepada keluarga korban WNI (kru) yang hingga kini belum ditemukan. Berawal dari 2 unit speed boat kayu dengan masing-masing 10 dan 7 POB (Person on Boat) dari Nias Utara berangkat menuju Pulau Pinang, Aceh Singkil pada hari Minggu tanggal 13 Agustus 2023 sekitar pukul 16:00 Wib.

Karena cuaca buruk sekitar pukul 17:00 Wib (lewat) salah satu speed boat kayu tersebut yang membawa 4 orang turis Australia dan 3 orang WNI (kru) karam diterjang ombak besar di antara Pulau Pinang dengan Sarang Gantung sekitar 4 Mil dari Pulau Sarang Alu, sementara 1 unit speed boat lagi dengan 10 orang POB (8 orang WNA dan 2 orang WNI) selamat sampai ke Pulau Pinang pada malam hari, 13/8.

Berikut 4 WNA dan 3 orang WNI yang terombang-ambing di laut lepas selama kurang lebih 36 jam : 1. Elliot Foote – WNA, 2. Steph Weisse – WNA, 3. Will Teagle – WNA, 4. Jordan Short – WNA, 5. Yunardi Ardi – WNI, 6. Qibal – WNI, 7. Fifan – WNI.

Setelah dinyatakan hilang kontak, tim SAR gabungan, TNI/Polri, Basarnas, Masyarakat melakukan upaya pencarian di perairan Pulau Banyak dan Pulau Banyak Barat, namun belum mendapatkan hasil.

Pada hari ke-2 pencarian, 4 WNA dan 2 WNI berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, kecuali 1 orang WNI bernama Fifan yang hingga hari ini, Jum’at, 18/8/2023 belum juga ditemukan.
Reporter : AA

Previous Post

China Latihan Militer Kepung Taiwan Usai Wapres Taipei Kunjungi AS

Next Post

5 Siswa Binaan Disdikbud Pidie Raih Medali Emas di FLS2N Jakarta

Next Post
5 Siswa Binaan Disdikbud Pidie Raih Medali Emas di FLS2N Jakarta

5 Siswa Binaan Disdikbud Pidie Raih Medali Emas di FLS2N Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

Al-Farlaky Minta Camat Dan Geuchik Uji Publik Ulang Data Penerima Bantuan Rumah

15/04/2026
Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

Wagub Mohon Ulama Sampaikan Proses Pembangunan Aceh kepada Rakyat

15/04/2026
Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

Plt Kadisdikbud: Penataan Kepala Sekolah di Aceh Selatan Mengacu Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025

15/04/2026
Guru SMAN 1 Samadua Aceh Selatan Tanami Pohon Berbuah

Guru SMAN 1 Samadua Aceh Selatan Tanami Pohon Berbuah

15/04/2026
Rangkaian HUT Abdya ke-24, Pemkab Adakan Lomba Dalil Khairat

Rangkaian HUT Abdya ke-24, Pemkab Adakan Lomba Dalil Khairat

15/04/2026

Terpopuler

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

Muscab PKB Pidie Lahirkan 7 Nama Kadidat Ketua

13/04/2026

Gubernur Mualem Tunjuk Nurlis Jadi Jubir

Krak, Warga Tak Terdata JKA Diberi Kesempatan Sanggah

Pemerintah Aceh Didesak Laporkan IUP PT. Linge Mineral Resource ke Pemerintah Pusat

Media Asing Soroti Tragedi Hilangnya 4 WNA dan 3 WNI di Laut Pulau Banyak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com