Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Pastikan Tak Ada Peredaran Beras Plastik

Admin1 by Admin1
16/10/2023
in Nanggroe
0
Pemerintah Aceh Pastikan Tak Ada Peredaran Beras Plastik

Warga antre membeli paket pangan murah pada operasi pasar yang digelar Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Banda Aceh, Aceh, Senin (16/10/2023). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pangan memastikan bahwa tidak ada peredaran beras palsu yang terbuat dari plastik di wilayah provinsi paling barat Indonesia itu, sehingga masyarakat diharapkan tidak terpengaruh dengan informasi bohong atau hoaks itu.

“Saya sampaikan bahwa, isu ada impor beras plastik, itu tidak ada. Masyarakat harap tenang untuk berbelanja beras dimana saja, sejauh ini pantauan kita tidak ada beras plastik,” kata Kepala Dinas Pangan Aceh Surya Rayendra di Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan, untuk angka inflasi di Aceh cenderung terkendali dalam beberapa bulan terakhir, masih di bawah inflasi nasional. Data Badan Pusat Statistik, Aceh mengalami inflasi sebesar 1,83 persen secara year-on-year/yoy pada September 2023. Sedangkan inflasi nasional secara yoy sebesar 2,28 persen.

Memang saat ini, kata dia, harga beras sedang mengalami kenaikan, hal itu dipicu akibat kurangnya produksi beras secara nasional, yang dinilai dampak dari fenomena perubahan iklim El Nino, cuaca buruk, bencana alam dan pengaruh lainnya.

Maka dalam upaya stabilisasi harga beras, lanjut dia, Dinas Pangan Aceh dan Bulog Aceh terus melakukan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pedagang pengecer mitra Bulog di seluruh Aceh. Bahkan, baru-baru ini Aceh juga mendapat tambahan pasokan beras impor dari Vietnam sebanyak 6.600 ton.

“Itu beras medium, dijual murah. Ini yang menjadi andalan kita selama ini untuk menstabilkan harga beras. Alhamdulillah sudah 6.600 ton yang sudah masuk, masyarakat bisa terbantu dengan beras SPHP ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Aceh Mukhammad Agung Aulia mengatakan pihaknya juga memastikan bahwa informasi peredaran beras plastik tersebut merupakan informasi palsu atau hoaks.

Karena, selama ini beras yang disalurkan Bulog ke masyarakat Aceh, baik beras impor maupun beras lokal telah mengikuti seleksi sehingga memenuhi standar yang telah ditetapkan, maka dipastikan tidak ada peredaran beras yang disebut beras plastik.

“Pekan lalu kami dengan tim Satgas Pangan Polda Aceh juga sudah cek, kami konfirmasi di lapangan bahwa isu itu adalah isu yang tidak benar. Jadi masyarakat diimbau tidak terpancing untuk isu-isu yang meresahkan di masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, kata dia, Bulog terus melakukan program SPHP secara masif sebanyak 514 titik di wilayah Aceh, dalam upaya pengendalian inflasi. Selain itu juga ikut dalam gerakan pangan murah seluruh Aceh, dengan menyalurkan minimal 2 ton beras di setiap pasar.

“Harapannya untuk menjangkau harga beras ini tidak semakin tinggi, dan juga bisa menekan inflasi di Aceh. Artinya masyarakat juga mempunyai ketersediaan jangkau pembelian beras,” ujarnya.

Sumber: antara

Previous Post

Wakapolda Pimpin Apel Perdana di Mapolda Aceh

Next Post

36 Warga Rohingya Kembali Mendarat di Bireuen

Next Post
36 Warga Rohingya Kembali Mendarat di Bireuen

36 Warga Rohingya Kembali Mendarat di Bireuen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026
Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

20/04/2026
Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

20/04/2026
Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

20/04/2026
Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Pemerintah Aceh Pastikan Tak Ada Peredaran Beras Plastik

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com