Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (8)

Admin1 by Admin1
03/02/2020
in Cerbung
0

Penulis Musa AM

IBNU keringatan. Beberapa butir peluh turun dari rambutnya membasahi wajah. Padahal suasana masih pagi.

Matahari juga tak sedang menyengat anak adam seperti biasanya.

Ibnu keringatan karena ia dan Riska duduk saling berhadapan. Mereka hanya dipisahkan dengan meja kecil setinggi lutut pria dewasa. Apalagi Riska menatapnya berulangkali tanpa dosa. Gadis itu sepertinya tak sadar jika pesonanya mampu membuat setiap pria mabuk kepayang.

“Enak ya Mas, mie Aceh. Rempahnya terasa banget. Beda dengan mie di daerah kelahiran Riska,” ujar dia memulai percakapan. Hampir 10 menit mereka saling diam. Si Abang pedagang berulangkali tersenyum melihat Ibnu.

“Oya Mas, kita kenalan dong. Dari kemarin cuma kenal nama doing,” kata dia lagi.

“Saya Riska Hadayani. Mahasiswi semester dua Fisipol Unsyiah. Asal Ngawi, Jawa Timur. Baru setahun lebih sedikit di Aceh.”

Ibnu mencoba tersenyum. Ternyata memang benar jika Riska asal Jawa. Biarpun memakai pakaian muslimah, ia tergolong ceplas ceplos tapi asyik dijadikan lawan bicara. Ia cepat berbaur.

“Dekat dengan jurusan Mas kan?” katanya lagi.

Perkataan Riska ini membuat kening Ibnu sedikit berkerut. Riska buru buru meralat perkataannya.

“Dekat dengan kampus Mas Ibnu. Gedungnya FISIP kan berdekatan FKIP. Kemarin Riska lihat pin FKIP di tas saat Mas tidur di bantaran sungai,” ujar dia.

Penjelasan Riska membuat Ibnu tersenyum. Wanita itu ternyata cukup teliti.

“Ia. Saya Ibnu Hajar, mau masuk semester 4 di FKIP Sejarah Unsyiah. Kita satu universitas berarti. Cuma beda kampus.”

Suasana kemudian tiba tiba hening. Ibnu mencoba menyedot sisa air kelapa di depannya. Airnya cukup manis. Apalagi oleh penjual ditambah gula dalam airnya. Sementara Riska terlihat santai menyantap mie Aceh di depannya.

Seumur hidup, ini merupakan kali pertama bagi Ibnu duduk semeja dengan seorang gadis yang hampir sebaya dengan dirinya. Hal inilah yang membuat dirinya gugup dan salah tingkah. Jantungnya berdetak cepat. Namun Ibnu mencoba menutupi rasa itu dengan berpura-pura menikmati air kelapa di depannya.

Sedangkan Riska justru lebih rileks. Ia berulangkali menatap wajah Ibnu dari jarak dekat sambil tersenyum. Entah apa yang dipikirkan oleh gadis itu. Tapi Ibnu tak ingin menilai orang hanya dari apa yang dipikirkannya.

“Mungkin kultur beda. Gadis itu terlahir di daerah yang kultur sosialnya sedikit lebih longgar. Sementara di Aceh yang menerapkan syariat Islam, sedikit lebih tertutup,” gumam Ibnu dalam hati.

“Riska, panggil saya Ibnu aja ya. Jangan dipanggil Mas. Di sini agak aneh jika ada panggilan Mas,” ujarnya kemudian.

Riska tersenyum. Ia kemudian mengangguk.

“Iya deh, Bang Ibnu. Cocokan dipanggil Bang Ibnu. Maaf belum terbiasa. Di tempat asal Riska, untuk lelaki yang lebih tua dari kita, semua dipanggil Mas,” ujar dia.

Ibnu mengangguk tanda setuju. Dia dari awal memang memahami panggilan tadi usai mengetahui sosok itu berasal dari Jawa.

“Kalau di sini, panggilan Mas itu untuk penjual es krim atau tukang bakso,” ujar Ibnu bercanda guna mencairkan suasana.

Mendengar hal ini, Riska tertawa kecil. “Walah. Kalau di tempat asal Riska, justru kata Abang itu ditunjukan untuk pedagang bakso,” ujarnya kemudian.

Keduanya kemudian tertawa lepas. Si Abang pedagang di samping terlihat tersenyum melihat keduanya. Sedari tadi, ia cemas melihat sang laki-laki muda di depannya bertingkah kaku seperti orang yang baru pertama kali berhadapan lawan jenis.

“Ganteng-ganteng tapi keringatan di depan cewek. Membuat malu pria Aceh saja,” gumam si abang pedagang sambil mengamati kedua sejoli itu dengan seksama. Diam-diam ia nguping pembicaraan mereka.

“Oya. Bisa dipercepat tidak makannya, saya mau ke kampus,” ujar Ibnu tiba-tiba. Riska melongo. Si Abang pedagang tepuk jidat tiba-tiba.

[Bersambung]

 

 

 

Tags: wasiet
Previous Post

Plt. Gubernur Aceh: Mahasiswa Harus Bisa Jadi Pengawas Bagi Penguasa

Next Post

Plt Gubernur Ajak Masyarakat Barsela Berkolaborasi Bangun Aceh

Next Post

Plt Gubernur Ajak Masyarakat Barsela Berkolaborasi Bangun Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

Omen, Puluhan Sekolah di Aceh Masih Belajar di Tenda Darurat

06/06/2026
Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

06/06/2026
Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026
CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

CKG di Sarah Mane Temukan Dominasi PTM, Dinkes Pidie Jaya Soroti Krisis Air Bersih

06/06/2026
Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

Pemko Bongkar Sejumlah Bangunan di Atas Saluran Air di Rukoh

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Wasiet (8)

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com