Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Anggota DPRA Sesalkan Jenazah Bayi Ditahan di RS Graha Bunda

Saiful Haris Arahas by Saiful Haris Arahas
27/08/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH — Anggota DPRA asal Kabupaten Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyesalkan tindakan pihak RS Graha Bunda Idi, Kabupaten Aceh Timur, yang tidak mengizinkan jenazah bayi keluar dari rumah sakit karena tidak ada kartu BPJS.

“Ini secara kemanusian adalah pelanggaran, seharusnya manajemen rumah sakit memberi kelonggaran kebijakan. Jenazah bisa dibawa pulang duluan, sementara BPJS bisa urus belakangan. Apalagi bayi baru lahir yang kemudian meninggal,” ungkap Iskandar, Selasa (27/8/2019) siang.

Hal itu disampaikan politisi muda Partai Aceh ini menanggapi berita jenazah bayi anak dari Said Ismail (28) warga Desa Kuala Bugak, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, yang sebelumnya dilaporkan sempat tertahan di ruang rumah sakit Graha Bunda Idi.

Menurut pengakuan Said, Sabtu (24/8/2019), bayinya terpaksa harus dirujuk dari Puskesmas Ranto Peureulak ke Rumah Sakit Graha Bunda di Kota Idi, untuk mendapatkan perawatan medis.

Saat itu, pihak rumah sakit menyarankan agar anaknya dapat diurus BPJS supaya tidak dikenakan biaya. Namun karena hari Minggu tempat pengurusan kartu BPJS tutup, sehingga ia mengaku kesulitan untuk mendapatkan kartu BPJS. Namun, bayi itu meninggal dunia pada Minggu (25/8/2019).

“Saat saya mau bawa pulang jenazah bayi, staf pihak rumah sakit melarangnya karena tidak ada BPJS. Padahal, anak saya lahir baru satu hari dan tidak sempat mengurus BPJS, sehingga tertahan jenazahnya sampai datang pamannya melunasi sejumlah biaya,” kata Said Ismail saat itu.

Dikatakan, Iskandar, pelayanan rumah sakit tidak hanya semata-mata mengejar rupiah, akan tetapi menyelematkan nyawa manusia lebih utama dengan tetap memberi pelayanan prima.

Sementara aturan, sebut Iskandar, tidak kaku sehingga akan membuat masyarakat semakin terzhalimi.

“Kami sudah sering meminta agar Pemerintah Aceh segera mengevaluasi kerjasama dengan pihak BPJS. Kita akan sampaikan lagi protes ini. Kasus di Graha Bunda ini kita harapkan yang terakhir. Silakan tangani dulu pasiennya. Adminitrasi bisa diurus oleh keluarga mereka belakangan, jangan masyarakat dipersulit,” ujarnya.

Menurut Iskandar, pasien rumah sakit adalah konsumen, sehingga secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8/1999, hak-hak konsumen salah satunya hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.

Dikatakannya, perlindungan hak pasien juga tercantum dalam pasal 32 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, yakni memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi.

”Menggugat dan/atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata ataupun pidana. Ini bisa dilakukan kepada rumah sakit yang berlaku diskriminatif dan menghilangkan hak- hak dasar pasien,” demikian Iskandar Usman Al-Farlaky.[]

Tags: bayidprajenazahrumah sakit
Previous Post

Pemindahan Ibu Kota Untungkan Siapa?

Next Post

Walah, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di 2020

Next Post

Walah, Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik di 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wagub Dekfad Minta Menko Yusril Perkuat UUPA

Wagub Dekfad Minta Menko Yusril Perkuat UUPA

06/11/2026
Disdukcapil Berhasil Temukan Identitas Tiga ODGJ melalui Pengecekan Biometrik

Disdukcapil Berhasil Temukan Identitas Tiga ODGJ melalui Pengecekan Biometrik

06/11/2026
Gelar Doa dan Istighosah, Dayah Mishrul Huda Malikussaleh Dukung Gus Yaqut

Gelar Doa dan Istighosah, Dayah Mishrul Huda Malikussaleh Dukung Gus Yaqut

06/11/2026
Krak, Lebih Rp43 Miliar Bantuan untuk Guru dan Santri Aceh Terdampak Banjir Segera Cair

Krak, Lebih Rp43 Miliar Bantuan untuk Guru dan Santri Aceh Terdampak Banjir Segera Cair

06/11/2026
Pascabencana, BI Yakin Ekonomi Aceh 2026 Tumbuh Kisaran 4,6-5,1 Persen

Pascabencana, BI Yakin Ekonomi Aceh 2026 Tumbuh Kisaran 4,6-5,1 Persen

06/11/2026

Terpopuler

Anggota DPRA Sesalkan Jenazah Bayi Ditahan di RS Graha Bunda

27/08/2019

Bupati Safaruddin Suling di Masjid Tertua Abdya, Pesannya Nyelekit Soal Shalat

Warga di Tiro Ditembak, Azhari Cage: Panglima TNI Wajib Menindak Pelaku yang Terlibat

TNI Membabi Buta Tembak Warga Pada Perayaan Maulid Di Pidie

Kerja Siang Malam hingga Lobi Pemerintah Pusat, Forum Pemuda Milenial Apresiasi Bupati Sibral

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com