Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Usamah Isi Kuliah Umum di STAI Chik Pante Kulu

Admin1 by Admin1
09/09/2019
in Nanggroe
0
Usamah Isi Kuliah Umum di STAI Chik Pante Kulu

BANDA ACEH – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny, memberikan kuliah umum di kampus STAI Tgk Chik Pante Kulu dengan tema menata perguruan tinggi berbasis dayah dan kearifan local. Acara ini berlangsung di Aula Kampus STAI Tgk Chik Pante Kulu, Banda Aceh, Senin 9 September 2019.

Kata Usamah, dayah merupakan lembaga pendidikan tertua di nusantara. Kiprah dan kontribusi sistem pendidikan dayah sudah eksis dalam mentransfer ilmu kepada masyarakat sebelum adanya pendidikan formal seperti sekarang ini.

Katanya, pendidikan dayah-dayah berawal dari sudut-sudut masjid hingga dayah mempunyai tempatnya sendiri, untuk itu bukanlah sesuatu yang mustahil jika perguruan tinggi nantinya melahirkan metode belajarnya adalah berbasis dayah.

Usamah menjelaskan,  kehadiran alim ulama ditengah-tengah masyarakat merupakan kebutuhan mutlak. Hal ini dikarenakan ulama sangat berperan dalam mentransmisikan dan mengaktualisasikan ajaran agama sejalan dengan perkembangan zaman. Apalagi dalam masyarakat Aceh, alim ulama berpengaruh besar dalam mengarahkan kehidupan keagamaan masyarakat.

“Peran ulama dalam kenyataannya tidak dapat diasingkan dari perkembangan masyarakat yang terus berubah. Ini juga soal tuntutan kualitas keulamaan yang sesuai dengan tantangan zaman. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita semua memperkuat lembaga perguruan tinggi dimana proses belajarnya berbasis dayah, yaitu adanya mengkaji kitab-kitab seperti yang diajarkan di dayah,” ujar Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El Madny.

Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah melahirkan berbagai fasilitas kehidupan yang memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat, arus informasi yang begitu cepat kita khawatirkan dapat mempengaruhi peradaban bangsa.  Sebuah bangsa itu identik dengan menjaga peradabannya. Sebuah komunitas bila dikatakan atau diakui sebuah bangsa itu memiliki peradaban .

“Ada beberapa catatan Antropologi Ibnu khaldun dimana sebuah bangsa hancur karena hilangnya peradaban, Peradaban identik dengan personal identity dan sebuah jati diri sebuah bangsa. Eksistensi sejarah di Aceh akan ditopang kuat oleh fakta-fakta, begitu sebaliknya yaitu eksistensi sebuah peradaban bangsa akan lemah jika ditopang oleh mitos-mitos. Kita punya peradaban besar dimana memiliki fakta sejarah, akan tetapi sejarah itu terus menerus akan kehilangan jati dirinya jika tidak dirawat, sehingga menjadi sebuah mitos bagi anak cucu kita,” ujar Usamah El Madny. []

Tags: usamah el madny
Previous Post

Bupati Aceh Timur Santuni Anak Yatim se- Kecamatan Darul Aman

Next Post

DPR Surati Resmi Gubernur Sumut Soal Penghadangan Truk Asal Aceh di Tapanuli

Next Post
DPR Surati Resmi Gubernur Sumut Soal Penghadangan Truk Asal Aceh di Tapanuli

DPR Surati Resmi Gubernur Sumut Soal Penghadangan Truk Asal Aceh di Tapanuli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

07/08/2026
569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

07/08/2026
“Hapus Pokir Bersifat Kuota, Kembalikan APBA dan APBK ke Jalur yang Benar”

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

07/08/2026
DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

07/08/2026
YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

07/08/2026

Terpopuler

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

06/08/2026

Usamah Isi Kuliah Umum di STAI Chik Pante Kulu

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com