Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BRA dan Tim Gabungan Aceh – Jakarta Pelajari Mekanisme Reparasi dan Rekonsiliasi Timor Leste

redaksi by redaksi
16/09/2019
in Nanggroe
0
BRA dan Tim Gabungan Aceh – Jakarta Pelajari Mekanisme Reparasi dan Rekonsiliasi Timor Leste

Banda Aceh – Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) M. Yunus bersama Ketua Komite Peralihan Aceh H. Muzakir Manaf, Komisioner KKR Aceh, Anggota DPR Aceh dan Dirjen Kementerian Hukum dan HAM RI melakukan kunjungan kerja ke Timor Leste untuk mempelajari Mekanisme Reparasi dan Rekonsiliasi di Timor Leste selama sepekan, 14-22 September 2019.

“Kehadiran BRA di Timor-timur untuk mewakili Pemerintah Aceh yang memiliki tugas pelaksana rekomendasi reparasi KKR Aceh sebagaimana di atur dalam Pasal 12 ayat (2) huruf g,” kata Ketua BRA Yunus, Minggu 15 September 2019.

Kata M. Yunus, bekas salah satu Provinsi Indonesia, Timor Leste, pernah mengalami peristiwa kelam dimana telah terjadi kejahatan kemanusiaan disna. Dan setelah lepas dari Pemerintah Indonesia pada tahun 1999, pemerintah Timor Leste didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membentuk Komisi Kebenaran, Penerimaan dan Rekonsiliasi serta Unit Pengadilan Serius di Timor Leste.

“Pemerintah Timor Leste lalu membuat program untuk pemenuhan hak korban serta reformasi institusi. Sementara itu, bersama dengan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Timor Leste membentuk satu-satunya komisi kebenaran yang bersifat regional, yaitu Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia dan Timor Leste, yang tugasnya sudah tahun 2008,” jelas M. Yunus.

Itu sebabnya–kata M Yunus, dibentuk tim gabungan dari Aceh dan Jakarta untuk bersama-sama melakukan kunjungan kerja ke Timor Leste guna mempelajari proses keadilan transisi di Timor Leste.

“Kita mau melihat proses tansisi di Timor-Timur,” ujar M Yunus.

Kunjungan tersebut sedikit punya 5 tujuan, yakni;

1. Mempelajari sejarah sosial dan politik tentang keadilan transisi serta pembentukan komisi kebenaran di Timor Leste.

2. Mempelajari proses pengungkapan kebenaran dan rekonsiliasi komunitas yang dilakukan oleh Komisi Kebenaran, Penerimaan dan Persahabatan Timor Leste.

3. Mempelajari upaya-upaya pemulihan hak korban yang dilakukan oleh Pemerintah Timor Leste serta Centro Nacional Chega.

4. Mempelajari kerja-kerja Centro Nacional Chega, termasuk upaya dokumentasi, memorialisasi serta penguatan korban.

5. Mempelajari peran masyarakat sipil dan korban pelanggaran HAM dalam mendorong dan mengawal kerja-kerja pengungkapan kebenaran, reparasi dan rekonsiliasi.

Tim Gabungan dijadwal akan melakukan beberapa agenda khususu antara lain,
Pertemuan dengan pemerintah Timor Leste (Perdana Menteri, Kementerian Sosial, Kementrian Pendidikan, Kementrian Hukum, Provedor, mantan Komisi Kebenaran, Kunjungan dan pertemuan dengan Centro Nacional Chega, Peretemuan dengan Dubes Indonesia di Timor Leste, Pertemuan CSO, Victims group, kunjungan ke Liquisa, dan Kunjungan ke museum dan site memorialisasi CNC, Dili.[]

Tags: BRAHeadlineKemenkumhamKKRpemerintah aceh
Previous Post

Islam di Amerika Sebelum Colombus

Next Post

Gagal Mengatasi Karhutla, KAMMI Minta Presiden Copot Kapolda Riau

Next Post

Gagal Mengatasi Karhutla, KAMMI Minta Presiden Copot Kapolda Riau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Peringati Bulan Wakaf Nasional, Yayasan Wakaf Haroen Aly Salurkan Beasiswa Rp179 Juta untuk 30 Santri

Peringati Bulan Wakaf Nasional, Yayasan Wakaf Haroen Aly Salurkan Beasiswa Rp179 Juta untuk 30 Santri

26/06/2026
STAI Nusantara Banda Aceh Buka PMB Magister S2 2026/2027, Siapkan SDM Keislaman yang Adaptif dan Berdaya Saing

STAI Nusantara Banda Aceh Buka PMB Magister S2 2026/2027, Siapkan SDM Keislaman yang Adaptif dan Berdaya Saing

26/06/2026
Puting Beliung dan Hujan Deras Landa Dua Kecamatan di Bener Meriah

Puting Beliung dan Hujan Deras Landa Dua Kecamatan di Bener Meriah

26/06/2026
Sejumlah Objek Wisata Terdampak Bencana di Aceh Timur Mulai Pulih

Sejumlah Objek Wisata Terdampak Bencana di Aceh Timur Mulai Pulih

26/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sampaikan Terimakasih kepada Pemko Padang atas Bantuan Pascabencana

Pemkab Aceh Timur Sampaikan Terimakasih kepada Pemko Padang atas Bantuan Pascabencana

26/06/2026

Terpopuler

BRA dan Tim Gabungan Aceh – Jakarta Pelajari Mekanisme Reparasi dan Rekonsiliasi Timor Leste

BRA dan Tim Gabungan Aceh – Jakarta Pelajari Mekanisme Reparasi dan Rekonsiliasi Timor Leste

16/09/2019

Bupati Abdya Isi Materi di Pengajian Rutin Pemuda Pancasila

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

Tabligh Akbar Peringati 1 Muharram di Abdya, Ucay Roasting Pejabat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com