Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Warung Kopi, Rokok dan Kabut Asap

redaksi by redaksi
24/09/2019
in Feature
0

KABUT asap terasa lebih tebal Selasa pagi. Para pengguna jalan menggunakan masker sesuai intruksi pemerintah.

Di kawasan Darussalam, Kota Banda Aceh, jalanan masih macet di pagi hari. Saat itu pukul 07.30 WIB. Mayoritas adalah pengguna roda dua yang menuju dua kampus terbesar di Aceh. Aktivitas masih berlangsung normal. Beberapa di antara mereka singgah di warung kopi Dekmi Rukoh, untuk sekedar menikmati kopi pagi.

“Ka rame yang pakai masker (sudah ramai yang pakai masker),” ujar seorang pengunjung di sana saat melihat atjehwatch.com.

“Uroe nyoe asap leubeh teubaih dari baroe (hari ini asap lebih tebal dari kemarin),” sambung pria lainnya. Mereka duduk semeja dan saling berhadapan.

Keberadaan asap kiriman di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, memang menjadi topic hangat selama dua hari terakhir. Topik ini jadi hot isu di warung-warung kopi dan media social di Aceh.

“Sabang uroe nyoe hana deuh lee takalon (Pulau Sabang tak terlihat lagi),” ujar pria yang menyapa atjehwatch tadi lagi. Ia adalah Lukman, warga Kahju, pesisir Aceh Besar.

“Tapi ngopi pagi tetap tak boleh absen. Warung kopi tetap penuh seperti biasa,” kata dia lagi sambil melihat para pengunjung lainnya yang mengisi sejumlah kursi di sekeliling. Rata-rata adalah para abdi negara yang memakai baju pancacita. Mereka terbiasa ngopi pagi sebelum menuju kantor.

Gumpalan asap rokok terlihat dari tiap sudut ruangan. Asap itu kemudian terbang tinggi hingga bersatu dengan kabut asap yang memang sedang menyelimuti Aceh.

“Kabut asap dan asap rokok,” ujar Lukman lagi sambil terkekeh. Ucapan Lukman ini membuat pria di depannya itu cemberut. Ia biasa dipanggil Adi dan perokok aktif.

“Belum bisa menghilangkan tradisi merokok hanya karena kabut asap yang melanda Aceh dalam dua hari,” ujar Adi beralasan. Ia menarik dalam-dalam asap rokok dan kemudian menghembusnya tinggi-tinggi.

“Sama seperti kita, sudah dibilang sama pemerintah, untuk menghindari aktivitas di luar ruangan selama kabut asap melanda, tapi masih ngotot ngopi ke warung,” katanya kemudian. Lukman turut tersenyum mendengar pembelaan Adi.

“Bit batat ureung Aceh. Ka kabut asap di meurukok lom,” kata Lukman sambil tertawa.

“Di jak warung kopi, di meurukok, dan diteumeunak soal kabut asap lom,” tambah Adi. Keduanya kemudian tertawa bareng-bareng.

Wajah Lukman kemudian menengadah ke atjehwatch.com.

“Neuduek dan pesan kupi dilee. Supaya lancar tulesan eteuk. Neupiep rukok rukok dua bak supaya inspirasi diteubit saat teumuleh (duduk dulu dan pesan kopi. Supaya lancar tulisan nanti. Hisap rokok dua batang supaya inspirasi keluar saat menulis,” katanya sambil tertawa.

“Bos kupi dua khan teuk (bos kopi pancung dua lagi),” teriaknya ke pelayan di warung. []

Tags: acehasap kirimankabut asaprokokwarung kopi
Previous Post

Asap Makin Tebal, Nova Instruksikan Pembagian Masker kepada Masyarakat

Next Post

PA Tunjuk Dahlan Jamaluddin Sebagai Ketua Sementara DPR Aceh

Next Post

PA Tunjuk Dahlan Jamaluddin Sebagai Ketua Sementara DPR Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

226 Siswa Baru Mengikuti Try Out Asesmen MPLS di SMAN 4 Takengon

21/07/2026
FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

FORKI Pidie Kukuhkan Dominasi, Sabet Juara Umum Kejurda Karate Aceh 2026

21/07/2026
BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026
Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

Ratusan Pelajar Ikuti Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah

21/07/2026
Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

Kapolres Pidie Perketat Pengawasan Internal, Judi Online dan Senpi Personel Jadi Atensi Utama

21/07/2026

Terpopuler

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

Launching Hope Coffee, Sajikan Kuah Beulangong hingga Ayam Pramugari Khas Aceh Besar

18/07/2026

Megawati akan Kukuhkan Mantan Ketua OSIS STM Meulaboh di Jajaran Pimpinan Pusat Gerakan Nelayan Tani Indonesia

KPK Surati Gubernur Aceh hingga 23 Kepala Daerah Kabupaten/Kota, Meminta Data 10 Proyek Strategis

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

Bupati Sarjani Mutasi 45 Pejabat dan Siapkan Evaluasi Berkala

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com