Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

397 Mahasiswa UIN Ar-Raniry KPM di Bener Meriah

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/10/2019
in Lintas Tengah
0

REDELONG – Sebanyak 397 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melakukan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) selama 45 hari di Kabupaten Bener Meriah.

Serah terima digelar di Halaman Kantor Bupati Bener Meriah, Selasa, 1 Oktober 2019. Turut hadir Asisten Bupati, Kabag, Kadis kesehatan Aceh, unsur SKPK dan camat.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry, Drs H. Gunawan, MA, PhD, dalam arahan dan sambutannya menjelaskan, seluruh mahasiswa merupakan peserta KPM tematik semester ganjil tahun akademik 2019-2020.

Dalam kesempatan itu, Gunawan juga menyerahkan daftar nama 397 mahasiswa yang akan menjalani KPM di Kabupaten Bener Meriah dan akan ditempatkan di kecamatan Timang Gajah dan Bandar.

“Sesuai dengan tema KPM “tematik” kami berharap kepada para mahasiswa dapat berkontribusi terutama dalam hal peningkatan gizi. Tunjukkan bahwa kalian dibutuhkan masyarakat, jaga etika, tunjukkan contoh yang baik di masyarakat, bimbing masyarakat, dan rasakan hidup bersama masyarakat,” ungkap Wakil rektor I.

Sementara itu, Bupati Bener Meriah yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs, ABD Muis ST, MT mengucapkan terima kasih atas kebijakan UIN Ar-Raniry yang telah memilih Bener Meriah sebagai lokasi KPM.

“Ini akan sangat membantu Pemkab Kabupaten Bener Meriah. Kami berharap dapat berkontribusi terhadap masyarakat,” katanya.

“Kecamatan Timang Gajah dan Bandar, adalah kecamatan tertinggi yg mengalami dampak gizi di kabupaten Bener Meriah. Jaga kesehatan, karena udara kita berbeda, dengan julukan negeri diatas awan,” tutup Asisten I.

 

Reporter: Leo Pratomi

Previous Post

Begini Cara Pemko Pikat Hati Emak-emak di Sabang

Next Post

Dewan Baru Masih ‘Segan’ ke Gedung DPR Aceh

Next Post

Dewan Baru Masih ‘Segan’ ke Gedung DPR Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

30/05/2026
Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

30/05/2026
Nyan, Mutibas FC Juara Trofeo Lapas Kota Bakti Tanpa Kekalahan

Nyan, Mutibas FC Juara Trofeo Lapas Kota Bakti Tanpa Kekalahan

30/05/2026
Penumpang di Bandara SIM Aceh Turun 46 Persen saat Iduladha

Penumpang di Bandara SIM Aceh Turun 46 Persen saat Iduladha

30/05/2026
YPIK Nurul Quran Sembelih 11 Sapi dan 14 Kambing pada Iduladha 1447 H

YPIK Nurul Quran Sembelih 11 Sapi dan 14 Kambing pada Iduladha 1447 H

30/05/2026

Terpopuler

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

Lulus Seleksi di Bireuen, Atlet Sepak Bola Al Zahrah Lanjut Seleksi Regional Pra POPDA Aceh

30/05/2026

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

397 Mahasiswa UIN Ar-Raniry KPM di Bener Meriah

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Gelar Asesmen Lapangan Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Secara Daring

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com