Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pawang Asal Aceh Meninggal di Myanmar

redaksi by redaksi
02/10/2019
in Internasional
0

BANDA ACEH- Zulfadli, Pawang Kapal Motor (KM) Troya asal Aceh Timur, yang sebelumnya ditahan di penjara Kawthoung, Myanmar, dilaporkan telah meninggal dunia sejak 29 September 2019 lalu, sekira pukul 22.50 waktu setempat.

KM Troya ditangkap oleh kapal angkatan laut Myanmar di Kotapraja Kawthoung, Wilayah Tanintharyi 6 Februari 2018 lalu. 23 awak kapal sempat ditahan, namun pawang kapal atas nama Zulfadli tetap ditahan, sementara 22 lainnya mendapat pengampunan.

Informasi tersebut disampaikan Iskandar Usman Al-Farlaky, anggota DPRA asal Kabupaten Aceh Timur. Iskandar sendiri mendapat informasi awal dari keluarga Jamaluddin, salah satu pawang KM Bintang Jasa yang lebih dulu ditahan disana. Kemudian Politisi Muda Partai Aceh ini melakukan komunikasi dengan dengan pihak Dinas Sosial Aceh.

“Kemudian saya terus melakukan komunikasi dengan KBRI di Yangon,” ujar Al-Farlaky, Rabu malam 2 Oktober 2019.

Iskandar mengatakan, berdasarkan hasil komunikasi pihaknya dengan staf fungsi protokol dan konsuler KBRI di Yangon mengabarkan bahwa pihak KBRI sedang menelusuri penyebab meninggalnya Zulfadli di Kawthoung.

“Pihak KBRI menerima berita soal Zulfadli dari Prison. Ia sempat dibawa ke rumah sakit di sana. Dari hasil otopsi dokter disana dilaporkan karena gagal jantung. Tanggal 30 September 2019 pihak KBRI sudah mengupayakan tiket goshow untuk pemulangan jenazah, tapi tiket sudah habis,” kata Iskandar.

Anggota DPRA asal Peureulak ini menambahkan, jenazah saat ini sedang diberangkatkan dari Kawthoung ke Yangon menggunakan jalur darat. Keberangkatan jalur darat menempuh perjalanan sekitar 30 jam untuk sampai Kawthoung.

“Sebelumnya diberangkatkan ke Yangon, jenazah sudah difardhu kifayahkan oleh pemuka muslim disana. Jumat pagi insya Allah jenazah akan sampai di Yangon. Sampai di Yangon akan langsung dikirim ke Central Hospital Yangon untuk adminitrasi dan dikirim ke Aceh,” ujar mantan aktivis ini.

Kata dia, Pihak KBRI juga sedang mengupayakan agar Jamaluddin, pawang KM Bintang Jasa yang masih ditahan di Kawthoung  sedang untuk dibebaskan. KM Bintang Jasa yang dipawangi Jamaluddin lebih duluan ditahan di Kawthoung karena melanggar batas wilayah laut.

“Berbagai jalan terus diupayakan untuk pembebasan Jamaluddin, pihak KBRI juga akan meminta keterangan dari Jamaluddin terkait kematian Zulfadli. Pihak KBRI masih menunggu ijin dari Pemerintah Myanmar di Nay Pyi Taw untuk menjenguk Jamaluddin. Kita haturkan terima kasih atas upaya dari pihak KBRI yang sangat luar biasa,” kata Iskandar Usman Al-Farlaky. []

Tags: Myanmarnelayan aceh
Previous Post

Polres Langsa Ringkus Tiga Bajak Laut

Next Post

Emas Antam Meroket ke Rp762 Ribu per Gram

Next Post

Emas Antam Meroket ke Rp762 Ribu per Gram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

Forkopemras Aceh Selatan Minta Peserta Seleksi JPT Pratama Andalkan Kompetensi dan Integritas, Bukan Kedekatan

05/08/2026
Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

Wakil Rektor USK Harap PPG USK Lahirkan Guru Profesional dan Religius

05/08/2026
Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

Eksekusi Putusan Inkracht, Kejari Pidie Jaya Lelang Solar dan iPhone Secara Terbuka

05/08/2026
Berjalan Kaki ke Sekolah, Enam Siswa SMAN 1 Julok Butuh Sepeda

Berjalan Kaki ke Sekolah, Enam Siswa SMAN 1 Julok Butuh Sepeda

05/08/2026
33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

05/08/2026

Terpopuler

Pawang Asal Aceh Meninggal di Myanmar

02/10/2019

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com