Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

Admin1 by Admin1
07/10/2019
in Nanggroe
0
Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

Banda Aceh – Tiga nelayan asal Kampung Jawa, Banda Aceh, Aceh, yang melaut untuk menangkap ikan tuna sudah 20 hari tidak pulang. Biasanya, mereka melaut selama 12 hari.

“(Sampai hari ini) belum ada kabar. Kita akan menyurati pemerintah Aceh, KBRI, serta Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP),” kata Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Cut Adek kepada wartawan, Senin (7/10/2019).

Ketiga nelayan yang belum diketahui nasibnya itu adalah Munazir (33), Kaha (33), dan Man (20). Mereka berangkat melaut dari pelabuhan Kampung Jawa pada 17 September lalu.

Kabar belum kembalinya ketiga nelayan ini dilaporkan keluarga Munazir ke Kantor Panglima Laot Aceh. Menurut Miftach, nelayan KM Athiya ini biasanya mencari ikan pada jarak 50-100 mil dari Banda Aceh.

Mereka biasanya pulang setelah berada di laut selama 12 hari. Pihak Panglima Laot menduga mereka hilang akibat kabut asap yang melanda Aceh beberapa waktu lalu.

Miftach mengatakan, pada hari keempat mereka melaut, kapal ketiga nelayan tersebut sempat bertemu dengan kapal pukat langga. Kondisi ketiganya saat itu disebut dalam keadaan baik dan mereka juga sudah mendapatkan empat ekor tuna besar.

“Setelah hari kelima dan pada hari tersebut juga di Aceh sedang mengalami kabut asap. Ketiga nelayan tersebut hilang kontaknya dan tidak bisa dihubungi lagi, baik dengan menggunakan radio maupun dengan menggunakan handphone,” jelas Miftach.

Dia mengaku khawatir ketiga nelayan itu nyasar ke perairan negara lain dan ditangkap. Miftach berharap ketiganya bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami curiga mereka pada saat hari kelima melaut tersesat dan masuk ke wilayah perairan India atau Thailand dan mereka di tangkap oleh Angkatan Laut India atau Thailand,” kata Miftach.

“Panglima Laot Aceh berharap agar semua pihak bisa berdoa agar ketiga nelayan ini bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

Tags: nelayan aceh
Previous Post

Masjid Peninggalan Ulama Asal Madinah di Pucok Krueng

Next Post

Meski Konflik, Enam Keluarga Asal Aceh Pilih Bertahan di Wamena

Next Post

Meski Konflik, Enam Keluarga Asal Aceh Pilih Bertahan di Wamena

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

07/09/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan dari Bandara Aceh Terdampak

07/09/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

Kakanwil Kemenag Aceh Serahkan Keputusan Izin Perwakilan LAZ BSI Maslahat

07/09/2026
BPBA Catat 198 Kejadian Bencana di Aceh Periode Januari–Agustus 2026, Prakiraan Kerugian Capai Rp155 Miliar

BPBA Catat 198 Kejadian Bencana di Aceh Periode Januari–Agustus 2026, Prakiraan Kerugian Capai Rp155 Miliar

07/09/2026
Bandara Soetta Ditutup, Pendaratan 382 Jemaah Umrah Dialihkan ke Aceh

Bandara Soetta Ditutup, Pendaratan 382 Jemaah Umrah Dialihkan ke Aceh

07/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com