Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Aktivitas Manufaktur AS Cedera Bukan Cuma Ulah Perang Dagang

Admin1 by Admin1
15/10/2019
in Internasional
0
Aktivitas Manufaktur AS Cedera Bukan Cuma Ulah Perang Dagang

Ilustrasi bendera Amerika Serikat. (morgueFile/click).

Jakarta- Aktivitas pabrik-pabrik di Amerika Serikat (AS) cedera, tak hanya karena perang dagang antara Negeri Paman Sam dan China, tetapi juga dipengaruhi pemogokan kinerja bisnis General Motors (GM) dan krisis kasus Boeing 737 Max.

Sejumlah ekonom mengkhawatirkan tiga tantangan itu menjadi penyebab kontraksi pada sektor manufaktur dalam tiga bulan berturut-turut pada Oktober 2019. Penurunan output dari pabrik-pabrik AS diperkirakan dapat menyusutkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS pada kuartal ketiga dan keempat tahun ini.

Ketegangan perdagangan antara AS dan China telah membebani permintaan global dan biaya bahan baku produksi. Kesepakatan perdagangan dapat meredakan kondisi manufaktur AS, tetapi tidak akan mengurangi dampak dari pemogokan GM yang sedang berlangsung atau penghentian sementara operasional pesawat jet pekerja Boeing dalam tujuh bulan terakhir.

GM dan Boeing adalah dua perusahaan industri terbesar di AS, dan kondisi mereka akan mempengaruhi aktivitas pabrik pada Oktober 2019.

“Efek penuh dari pemogokan GM akan terasa dalam data Oktober. Waktu pemogokan selesai masih belum jelas,” kata Tom Derry, CEO Institute of Supply Management.

“Saya tidak yakin kita akan keluar dari wilayah kontraksi di bidang manufaktur dan situasi GM akan membuat berapapun jumlahnya menjadi sedikit lebih buruk,” tambah Derry.

Sebagai informasi, sebanyak 50 ribu karyawan GM berhenti bekerja pada pertengahan September, persoalan masih belum terselesaikan.

Perusahaan itu menelan biaya US$ 90 juta sehari. Gangguan juga terjadi melalui rantai pasokan produsen mobil. Sekitar 10 ribu perusahaan AS memasok GM dengan produk dan layanan, seperti jok mobil dan chip komputer. Dengan demikian, banyak yang harus mengurangi produksi karena penghentian kerja.

Berdasarkan survei yang dilakukan Refintiv, ekonom memiliki ekspektasi rata-rata 47,8 untuk indeks manufaktur Oktober Institute of Supply Management, level itu turun dari bulan sebelumnya. Indeks, yang selanjutnya akan diterbitkan pada 1 November, telah jatuh selama dua bulan berturut-turut. Angka di bawah 50 menunjukkan sektor manufaktur sedang berkontraksi.

Kondisi sebanyak 50 ribu karyawan GM yang tidak menerima gaji rutin bisa berdampak pada pengeluaran konsumen selama musim liburan. Sementara itu, produksi kembali Boeing untuk 737 Max membebani kontribusi ekspornya, karena banyak jet darat itu seharusnya ditujukan untuk pasar luar negeri.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: amerika
Previous Post

[Video] Saat Kuliner Khas Aceh Jadi Incaran

Next Post

Pengguna Narkoba Pemula Diwacanakan Bakal Dicambuk

Next Post
Pengguna Narkoba Pemula Diwacanakan Bakal Dicambuk

Pengguna Narkoba Pemula Diwacanakan Bakal Dicambuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

Lewat Goresan di Atas Kaos, Seniman Aceh Suarakan Aceh 8 bulan Pasca Bencana

23/07/2026
Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

Munawar Hadiri Peringatan HANI Internasional 2026, Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba

23/07/2026
Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

Tingkatkan Kualitas Bacaan Al-Qur’an, Guru dan Karyawan Al Zahrah Ikuti Program Tahsin Intensif

23/07/2026
Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

Peredaran 130 Kilogram Sabu Berhasil Digagalkan, Seorang Kurir Diamankan di Aceh Timur

23/07/2026
Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Kejari Pulihkan Rp2,05 Miliar Keuangan Negara

Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Kejari Pulihkan Rp2,05 Miliar Keuangan Negara

23/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Aktivitas Manufaktur AS Cedera Bukan Cuma Ulah Perang Dagang

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com