Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sosok

Rahmat Saputra, Lulusan Ilmu Perpustakaan Jadi Geuchik Termuda

Atjeh Watch by Atjeh Watch
01/11/2019
in Sosok
0

Dalam dunia politik usia sering kali dianggap sebagai tolak ukur kemapanan seseorang untuk memimpin. Namun hal ini terbukti tidaklah selalu benar.

Seperti halnya Rahmat Saputra, meski usianya baru 28 tahun banyak orang tidak menyangka jika dirinya terpilih sebagai Geuchik Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen menggalahkan 2 rivalnya masing-masing Yusrizal, SP dan Agustiar A.MA yang berusia jauh lebih tua dari dirinya saat pemilihan geuchik yang berlangsung, Kamis (31/10/2019).

Rahmat Saputra, S.IP, Lulusan Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry ini tercatat sebagai Geuchik termuda di gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Pandrah, Bireuen.

Pria kelahiran, Jeunieb 10 November 1991 ini memang sosok yang sangat beruntung. Sebab, di usianya yang masih muda mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry sudah dipercaya mengemban amanah menjadi seorang Kepala Desa.

“Saya tidak menyangka masyarakat mempercayakan amanah ini . Saya berhasil mendapatkan 220 suara, unggul dari 2 kandidat lainnya yang secara umur dan pengalaman lebih mapan. Keduanya merupakan tokoh masyarakat,” kata Rahmat Saputra anak dari pasangan Suhirman dan Zainabon ini.

Suami dari Nurul Izzati ini, sebenarnya tidak pernah bercita-cita menjadi Geuchik di usianya sekarang. Menurut dia, masyarakatlah yang meminta kesediaannya untuk menjadi  calon Geuchik Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen.

“Didasari keinginan masyarakat, saya memberanikan diri maju menjadi salah seorang calon. Alhamdulillah akhirnya saya terpilih menjadi Geuchik menggantikan ayahanda Darni S.Sos Geuchik sebelumnya,” kata Rahmat.

Menurutnya, menjadi Geuchik atau kepala desa merupakan tantangan tersendiri, terutama dalam meniti karir di dunia pemerintahan. Baginya, jabatan yang telah dipercayakan oleh masyarakat adalah amanah yang harus diemban sebaik-baiknya karena akan diminta pertanggungjawaban dikemudian hari.

“Melihat dukungan dan antusias masyarakat hari ini, Insya Allah saya akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengembangkan gampong. Jika Allah izinkan suatu saat kita akan mencalonkan diri sebagai anggota DPRK Bireuen,” katanya.

Rahmat berjanji, dengan kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat. Ia mengajak semua lapisan masyarakat, tokoh agama, budaya dan pemuda untuk sama-sama bersinergi membangun desa.

Menurutnya, sesuai dengan visinya saat mencalonkan diri yaitu gotong royong membangun Gampong Meunasah Reudeup yang jujur, adil, sejahtera, berbudaya dan berakhlak mulia.

“Salah satu misi saya adalah mewujudkan pemerintahan gampong yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat,” tutupnya.[]

Previous Post

 Aceh (Memang) Carong, Tapi…

Next Post

Perahu Nelayan Ilegal Asal Indonesia Didenda Rp 40 Juta di Australia

Next Post
Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

Perahu Nelayan Ilegal Asal Indonesia Didenda Rp 40 Juta di Australia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TP PKK Aceh Dorong Pelajar Pulau Banyak Manfaatkan Potensi Wisata

4 Pulau di Singkil Masih ‘Terlantar’ Usai Sengketa dengan Sumut

19/01/2026
Stok Beras di Aceh Capai 30 Ribu Ton Cukup hingga Idul Fitri

Dirut Bulog Pastikan Stok Beras di Aceh Cukup hingga Lebaran 2026

19/01/2026
Pusat Bantu ‘Uang Sewa’ 4 Kantor Pertanahan Terdampak Banjir di Aceh

Pusat Bantu ‘Uang Sewa’ 4 Kantor Pertanahan Terdampak Banjir di Aceh

19/01/2026
TKD untuk Aceh dan Sumatera Tidak Dipotong, Komisi II: Percepat Penanganan Pascabencana

TKD untuk Aceh dan Sumatera Tidak Dipotong, Komisi II: Percepat Penanganan Pascabencana

19/01/2026
Gampong Lamreung Darul Imarah Gelar Tradisi Toet Apam

Gampong Lamreung Darul Imarah Gelar Tradisi Toet Apam

19/01/2026

Terpopuler

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

18/01/2026

PSMS Siap ‘Curi’ Poin dari Persiraja di Banda Aceh

Persiraja ‘Keok’ di Murthala 2-1 Versus PSMS Medan

4 Pulau di Singkil Masih ‘Terlantar’ Usai Sengketa dengan Sumut

Rahmat Saputra, Lulusan Ilmu Perpustakaan Jadi Geuchik Termuda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com