Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

2 Eks Karyawan Twitter Jadi Mata-mata Arab Saudi

Admin1 by Admin1
08/11/2019
in Internasional
0

Jakarta – Dua mantan karyawan Twitter dan seorang pria dari Arab Saudi didakwa memata-matai pengguna untuk pemerintah Arab Saudi.

Ali Alzabarah dan Ahmad Abouammo, yang dulu bekerja untuk Twitter, dan Ahmed Almutairi, yang kemudian bekerja untuk keluarga kerajaan Saudi, menghadapi tuduhan bekerja untuk Arab Saudi tanpa mendaftar sebagai agen asing, menurut pengaduan yang diajukan terhadap mereka pada hari Rabu, seperti dilaporkan Reuters, 8 November 2019. Arab Saudi belum secara terbuka mengomentari kasus tersebut.

Dakwaan mata-mata juga membuat perusahaan-perusahaan Silicon Valley menjadi sorotan sekali lagi tentang bagaimana mereka melindungi data privasi pengguna yang mereka kumpulkan, termasuk dari karyawan tanpa alasan yang sah untuk mengakses informasi.

Menurut dokumen pengadilan, Abouammo berulang kali mengakses akun Twitter dari seorang kritikus terkemuka keluarga kerajaan Saudi pada awal 2015. Pada satu contoh, ia dapat melihat alamat email dan nomor telepon yang terkait dengan akun tersebut.

Dia juga mengakses akun kritikus Saudi kedua untuk mendapatkan informasi pribadi.

“Informasi ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menemukan pengguna Twitter yang mempublikasikan posting ini,” kata Departemen Kehakiman AS.

Almutairi didakwa bertindak sebagai perantara bagi pemerintah Saudi dan karyawan Twitter.

Abouammo, yang adalah warga negara AS, ditangkap di Seattle, Washington sementara dua lainnya diperkirakan berada di Arab Saudi, kata departemen. Abouammo diperintahkan untuk tetap di balik jeruji besi sambil menunggu sidang penahanan Jumat.

Alzabarah dan Almutairi diyakini berada di Arab Saudi dan surat perintah federal telah dikeluarkan untuk penangkapan mereka, kata Departemen Kehakiman. Abouammo muncul pertama kali di pengadilan federal Seattle, Rabu sore.

Dikutip dari CNN, dalam pengaduan pidana setebal 27 halaman itu, pihak berwenang merinci bagaimana Almutairi dan warga negara Saudi lainnya yang tidak disebutkan namanya memiliki hubungan tingkat tinggi dengan kerajaan dan kemudian mengarahkan dua karyawan Twitter.

Kedua karyawan Twitter tersebut diduga melakukan pengawasan pada 2015 dan meninggalkan perusahaan akhir tahun itu.

Menurut dokumen, Alzabarah, seorang insinyur web untuk perusahaan, mengakses data lebih dari 6.000 pengguna Twitter. Karena perannya di perusahaan, Alzabarah memiliki akses ke alamat IP pengguna yang ditargetkan, serta alamat email, nomor telepon, dan log semua tindakan mereka di platform pada waktu tertentu, kata Departemen Kehakiman.

Alzabarah bahkan bisa menceritakan rincian data yang dapat ia peroleh pada satu pengguna dalam draf email.

Sumber: tempo.co

Tags: arab sauditwitter
Previous Post

Rafli: Dana CSR BUMN Harus Menjadi Pundi Sejahterakan Rakyat

Next Post

Hasil Voting KONI se-Sumatera, Aceh Tuan Rumah Porwil XI 2023

Next Post

Hasil Voting KONI se-Sumatera, Aceh Tuan Rumah Porwil XI 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026
Bea Cukai Sita 40.960 Batang Rokok Ilegal di Aceh Selatan

Bea Cukai Sita 40.960 Batang Rokok Ilegal di Aceh Selatan

05/09/2026
Kemenag Dukung Siswa Madrasah Berlaga di Olimpiade Internasional Apoc 2026 Terengganu

Kemenag Dukung Siswa Madrasah Berlaga di Olimpiade Internasional Apoc 2026 Terengganu

05/09/2026
Baitul Mal Banda Aceh Ajak Lembaga Vertikal Berzakat

Baitul Mal Banda Aceh Ajak Lembaga Vertikal Berzakat

05/09/2026
Ratusan Warga Drien Jaloe Antusias Ikuti Program Pemerintah Abdya “Doto Saweu Gampong”

Ratusan Warga Drien Jaloe Antusias Ikuti Program Pemerintah Abdya “Doto Saweu Gampong”

05/09/2026

Terpopuler

2 Eks Karyawan Twitter Jadi Mata-mata Arab Saudi

08/11/2019

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com