Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Polisi Tembak Mati Bos Narkoba Jaringan Aceh-Jakarta

Admin1 by Admin1
08/11/2019
in Nanggroe
0

Jakarta – Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menangkap kelompok pengedar narkotika jenis ganja jaringan Aceh-Jakarta. Bos pengendali jaringan ini tewas ditembak polisi karena melawan saat hendak ditangkap.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, mengatakan kasus itu bermula saat polisi melakukan pengembangan terhadap 1 kurir yang ditangkap di Jakarta pada Senin (28/10/2019). Polisi menyita 142 bungkus ganja dari tangan tersangka bernama Yopi.

“Kami melakukan penangkapan lagi terhadap tersangka Ghazali dan M. Amin Yunus di Kabupaten Pidie Aceh. Mereka ini pengirim barang ke tersangka Yopi dari Aceh ke Jakarta,” kata Fanani , Jumat (8/11/2019).

Setelah dilakukan interogasi kepada 2 tersangka dari Aceh itu diketahui bahwa tersangka Ghazali merupakan orang suruhan bos ganja di Aceh yakni tersangka Muriandi. Ghazali menyuplai ganja ke tersangka Yopi juga berdasarkan suruhan dari Muriandi.

“Ghazali ini mendapat suruhan dan perintah mengirim barang oleh Muriandi yang juga sebagai pengendali jaringan ganja yang dikirim dari Aceh ke Jakarta,” jelas Fanani.

Muriandi diketahui juga seorang residivis dalam kasus yang sama dan pernah ditahan di Rutan Salemba. Setelah Muriandi dan Ghazali ditangkap, polisi membawanya ke Jakarta dan tim Polda Metro Jaya bersama tersangka Muriandi tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Kamis, 7 November 2019.

Fanani mengatakan pihaknya sempat meminta tersangka Muriandi memberitahu keberadaan tersangka Burhan, sopir yang mengantar ganja sebanyak 310 bungkus menggunakan truk. Tersangka Burhan hingga kini statusnya masih DPO.

“Muriandi mengatakan Burhan tinggal di Srengseng Jakbar. Saat hendak menunjukkan tempat tinggal Burhan, sekitar pukul 23.00 WIB di Jakbar, tersangka mencoba melawan petugas dan mencoba menyerang petugas,” kata Fanani.

“Polisi memberikan peringatan penembakan sebanyak dua kali ke udara namun tidak dihiraukan tersangka. Kemudian dilakukan tindakan tegas ke tersangka Muriandi. Kemudian tersangka Muriandi dilarikan ke RS Polri Kramat Jati namun tim dokter menyatakan tersangka Muriandi sudah meninggal,” sambungnya.

Polisi hingga kini masih mengusut jaringan narkotika itu.

Sumber: detik.com

Tags: ganja
Previous Post

Saran Prof. Hasbi Amiruddin Agar Generasi Aceh Terhindar Faham Radikal

Next Post

DPR Minta Menag Fachrul Razi Kembali Belajar Agama

Next Post

DPR Minta Menag Fachrul Razi Kembali Belajar Agama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026
Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

Dana MBG Tak Kunjung Cair, Ratusan SPPG di Aceh hingga Jateng Tumbang

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com