Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pesawat Luar Angkasa Rahasia X-37B Milik AS Terpantau

Admin1 by Admin1
24/11/2019
in Internasional
0

Jakarta – Seorang pengamat langit Belanda Ralf Vandebergh memotret pesawat luar angkasa rahasia X-37B milik Angkatan Udara Amerika Serikat menggunakan teleskop berdiameter 10 inci yang dilengkapi dengan kamera, sebagaimana dilaporkan National Interest pada Jumat, 22 November 2019.

Pesawat X-37B yang dipotret Vandebergh pada akhir Juni dan awal Juli 2019 diketahui merupakan misi menengah 210 mil di atas permukaan bumi milik Angkatan Udara AS. “Kami dapat mengenali sedikit hidung, muatan, dan ekor, bahkan dengan tanda detail yang lebih kecil,” kata Vandebergh kepada Space.

Vandebergh telah berburu pesawat ruang angkasa robot itu selama berbulan-bulan dan akhirnya berhasil melacaknya pada Mei 2019. Tetapi butuh beberapa minggu untuk benar-benar memotret pesawat ulang-alik sekitar 29 kaki itu.

“Ketika saya mencoba mengamatinya lagi pada pertengahan Juni, waktu dan jalurnya tidak ketemu,” kata Vandebergh kepada Space. “Ternyata telah bermanuver ke orbit lain. Berkat jaringan pengamat satelit amatir, ia dengan cepat ditemukan di orbit lagi, dan saya dapat mengambil beberapa gambar pada 30 Juni dan 2 Juli 2019,” lanjutnya.

Boeing membangun setidaknya dua X-37B untuk Angkatan Udara AS pada pertengahan 2000-an dengan biaya sekitar satu miliar dolar masing-masing. Meskipun terlihat seperti versi miniatur dari Space Shuttle NASA, yang pensiun dari layanan pada tahun 2011, X-37B pada dasarnya adalah satelit kecil. X-37B ini dapat digunakan kembali dan bermanuver dengan daya tahan per misi yang lebih pendek dibandingkan dengan satelit sekali pakai.

Angkatan Udara AS menggambarkan X-37B sebagai ‘kendaraan uji orbital’ atau OTV. X-37B meluncur untuk misi pertamanya pada roket United Launch Alliance Atlas pada April 2010. Saat banyak satelit dapat berfungsi hingga satu dekade di orbit, misi terpanjang X-37B pada awal 2018, dimulai pada Mei 2015. Itu berlangsung 717 hari.

X-37B yang difoto Vandebergh diluncurkan di atas roket SpaceX Falcon pada September 2017. Setiap misi X-37B dilaporkan menelan biaya sekitar $ 200 juta.

Misi X-37B saat ini adalah kelima. X-37B Vandebergh terlihat membawa apa yang disebut Advanced Structurally Embedded Thermal Spreader yang dibangun oleh Laboratorium Penelitian Angkatan Udara.

“Misi OTV kelima terus memajukan kinerja dan fleksibilitas X-37B sebagai demonstran teknologi ruang angkasa dan platform untuk muatan eksperimental,” kata Angkatan Udara sebagaimana dilansir National Interest.

Ketika Angkatan Udara terus memperbaiki operasi X-37B, ada kemungkinan misi saat ini dapat menetapkan rekor baru. “Itu menyedot kekuatan dan bahan bakar seperti Prius,” kata seorang anonim dari dalam ruang pemerintah.

Di masa lalu, Angkatan Udara AS sangat cerdik tentang muatan mana yang dibawa oleh X-37B ke orbit — dan itu mendorong spekulasi luas oleh para pakar ruang angkasa. “Anda dapat meletakkan sensor di sana, satelit di sana,” ungkap Eric Sterner, dari George C. Marshall Institute di Virginia, mengatakan tentang X-37B. “Anda bisa menempelkan amunisi di sana, asalkan ada.”

Angkatan Udara menyangkal bahwa X-37B pernah membawa senjata. Terlalu mempersenjatai pesawat ruang angkasa akan menjadi pelanggaran Perjanjian Luar Angkasa 1967.

Dalam mendorong cabang militer terpisah untuk operasi luar angkasa dan menjanjikan generasi baru sistem orbital termasuk pertahanan rudal, pemerintahan Presiden AS Donald Trump dapat mulai menantang larangan puluhan tahun mengenai persenjataan berbasis luar angkasa.

“Misi OTV kelima juga akan diluncurkan ke, dan mendarat dari, orbit inklinasi yang lebih tinggi daripada misi sebelumnya untuk lebih memperluas orbital X-37B,” kata Angkatan Udara.

Kecenderungan orbit pesawat ruang angkasa sama dengan garis lintang utara-selatan tertinggi yang dilaluinya. X-37B sebelumnya terbang antara 37 dan 43 derajat, menurut Brian Weeden, seorang ahli ruang angkasa Secure World Foundation di Colorado.

Weeden mengatakan kepada The Daily Beast, hal itu memperluas kecenderungan X-37B untuk mengumpulkan informasi, dengan asumsi itu misinya. Misi X-37B kelima dan terbaru dapat mengirim ulang-alik mini ke sebagian besar wilayah Rusia untuk pertama kalinya.

Sumber: Tempo.co

Tags: amerikapesawat rahasia
Previous Post

Cina Tanggapi Isu Pembelotan Agen Intelijen ke Australia

Next Post

DPR Aceh Soroti Kegiatan Seremoni Akhir Tahun yang Menguras APBA

Next Post

DPR Aceh Soroti Kegiatan Seremoni Akhir Tahun yang Menguras APBA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Peringati Hari Didong, Ketua KNA Ajak Masyarakat Lestarikan Didong Gayo

Peringati Hari Didong, Ketua KNA Ajak Masyarakat Lestarikan Didong Gayo

06/08/2026
Tukang Sampah di Italia Nemu Tiket Lotre Rp20 M yang Terbuang

Tukang Sampah di Italia Nemu Tiket Lotre Rp20 M yang Terbuang

06/08/2026
Digaji Berbulan-bulan, 10 Staf Kantor Polisi India Ternyata Fiktif

Digaji Berbulan-bulan, 10 Staf Kantor Polisi India Ternyata Fiktif

06/08/2026
ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

ALAMP AKSI Aceh Desak Pemda Evaluasi Kinerja Kadis Dukcapil Aceh Singkil

05/08/2026
PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

PII Aceh Desak Gubernur Aceh Evaluasi Total Kinerja Buruk Baitul Mal Aceh

05/08/2026

Terpopuler

Pesawat Luar Angkasa Rahasia X-37B Milik AS Terpantau

24/11/2019

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com