Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Ayo Saksikan Live Performance Drama Kolosal di Taman Budaya Banda Aceh, Malam Ini!

Admin1 by Admin1
30/11/2019
in Pariwisata
0

BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh bersama Teather Mae dan Ceudahate Group menggelar Pertunjukan Drama Kolosal, dan Malam Anugerah Seni Warisan Budaya Tak Benda 2019, Sabtu, 30 November 2019 (malam ini) di Indoor Taman Budaya, Banda Aceh.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Ceudahate ini, Nurul Wahyuni selaku panitia pelaksana menyampaikan, pementasan tunggal kolosal Aceh ini bertujuan untuk rekonsiliasi hati, serta sarana hiburan dan rekreasi bagi pemerhati seni dan masyarakat Aceh.

“Juga memberikan motivasi pengunjung untuk mengambil langkah kongkrit yang bermanfaat dalam mempelajari kesenian,” kata Nurul, yang diwawancarai saat tengah melakukan persiapan menjelang acara nanti malam.

Nurul menjelaskan, rekonsiliasi hati sebuah kesempatan untuk menata ulang hati agar mampu berdamai dengan diri sendiri karena itulah hakikat perdamaian sejati.

Aceh dengan retas sejarahnya menyisakan kesedihan, dendam, ketakutan, kehilangan, dan sakit hati, namun perjalanan sejarah harus terus berlanjut.

Rekonsiliasi hati mengisahkan perjalanan sejarah dimulai dari awal Kerajaan Aceh berdiri, kemudian masa keemasan diera Sultan Iskandar Muda diakhiri oleh Sultan Muhammad Dawood Syah, dimana Aceh tak kan pernah bisa ditaklukkan.

Sejarah perjuangan terus berlanjut dari masa ke masa hingga perjuangan dilanjutkan oleh Tgk. Chik Ditiro Muhammad Saman sebagai Wali Nanggroe. Hingga Tsunami, Aceh luluh lantak lagi dan dunia menyahuti dengan solidaritas kemanusiaan berbagai bangsa.

Post tsunami dihadang dengan modernitas yang membutuhkan sikap bijak untuk menanggapinya karena generasi bangsa mestilah produktif.

Berbagai kesedihan yg timbul akibat perang, selalu menyisakan keretakan hati.

“Mari kita tata ulang kembali hati yg berkeping, karena sejarah harus terus berlanjut dan kebudayaan tak boleh mati,” tuturnya.

Drama kolosal yang akan ditampilkan oleh Teather Mae itu, disutradarai oleh Mustika Permana.

“Kalau ide ceritanya, ini ide cerita dari kak dek na, fajri, dan tomi,” ujarnya.

Seperti diketahui, drama kolosal adalah drama yang dimainkan dengan sejumlah pemain yang banyak. Ukuran lot dalam hal ini tidak memiliki angka pasti. Tapi setidaknya, tidak seperti drama pada umumnya.

“Misalnya, untuk menggambarkan suasan perang, drama kolosal menunjukkan jumlah pasukan dalam perang seperti dalam perang nyata, yang memerlukan sekitar lebih dari lima puluh orang dan lain-lainnya,” jelas Nurul.

Lanjutnya, selain pertunjukan drama kolosal, juga menyediakan makanan khas Simeulue, yaitu Memek Simeulue serta makanan Gutel.

“Juga akan dihibur oleh silat pelintau Aceh Tamiang, serta Tari Sining, dan juga akan dihibur oleh Tangke Band,” tutupnya.[]

Previous Post

Menteri Erick Harus Evaluasi BUMN di Aceh

Next Post

Kaban Kesbangpol Aceh Ajak Generasi Muda Promosikan Perdamaian Aceh

Next Post

Kaban Kesbangpol Aceh Ajak Generasi Muda Promosikan Perdamaian Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Posko Bencana Aceh Imbau Warga Terdampak Laporkan Kerusakan Rumah

BNPB Libatkan 220 Mahasiswa Verifikasi Data Kerusakan Rumah Akibat Banjir Aceh Timur

17/01/2026
Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

Ditjen Dukcapil Gelar Layanan Adminduk Pascabencana di Aceh Utara

17/01/2026
Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh

155 Ribu Jiwa di Aceh Masih Bertahan di Pengungsian

17/01/2026
Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

Bupati Aceh Tengah Ajak Tingkatkan Kualitas Shalat dan Kesabaran Pascabencana

17/01/2026
Krak, TNI AD Sebut Baut Hilang di Jembatan Bailey Aceh Sudah Terpasang Kembali

Pembangunan Jembatan di Aceh Timur dan Utara Sangat Mendesak

17/01/2026

Terpopuler

Kartu JKN Sebagai Syarat Buat SIM Dinilai Menyulitkan Masyarakat

“Pansel JPT Aceh Layak Dibubarkan”

16/01/2026

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

UIN Raden Fatah Salurkan Sumor Bor di Aceh

Ayo Saksikan Live Performance Drama Kolosal di Taman Budaya Banda Aceh, Malam Ini!

RSUD Aceh Tamiang Aktifkan ICU Mini untuk Layani Korban Bencana

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com