Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pendiri RUMAN Aceh Terima Anugerah Insan Peduli PAUD- Dikmas Kemendikbud 2019

Admin1 by Admin1
01/12/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Setelah melalui rangkaian proses seleksi, verifikasi dan validasi yang ketat dari tim Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Pendiri Lembaga Pendidikan dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) Aceh dinyatakan lolos.

Oleh karena itu, Ahmad Arif, Pendiri RUMAN Aceh diundang ke Jakarta pada tanggal 27-30 November kemarin untuk menerima anugerah “Insan Penduli Pendidikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan Dikmas (Pendidikan Masyarakat) 2019 oleh Kemdikbud.

Selain piagam penghargaan, Arif menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta.

Hal tersebut diungkapkan Arif di sekretariat RUMAN Aceh di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh selepas pelaksanaan edisi ke 208 wisata buku gratis MIBARA (minggu baca rame-rame) pada Minggu  siang.

“Anugerah ini bukan untuk saya pribadi, tapi buat semua yang pernah dan masih terus bersaham dalam perjalanan khidmah RUMAN Aceh. Para relawan pustaka, bunda guru sekolah PAUD, para tutor pendidikan kesetaraan, para donatur hinga rekan-rekan media,” ujar Arif.

RUMAN Aceh, ungkap Arif selanjutnya, menjadi 1 dari 6 penerima anugerah tersebut dari seluruh Indonesia. Bahkan, satu-satunya dari Pulau Sumatera. Sedangkan proses seleksinya dilakukan berdasarkan penelusuran media oleh tim Kemdikbud.

“Ternyata, diam-diam, tim Kemdikbud menyeleksi 89 kandidat pada fase pertama. Lalu diseleksi menjadi 10. Terakhir, hanya 6 yang diambil. Alhamdulillah, RUMAN Aceh masuk dalam 6 tersebut,” kata Arif tersenyum.

Sebelum menerima anugerah tersebut, Arif dan yang lainnya mengikuti seminar internasional pada 27-28/2019 dengan tema, “Reinventing the Indonesia Early Childhood Education: Preparing for Industrial Revolution 4.0” yang dihadiri 400 peserta. Sedangkan 4 dari 12 narasumbernya berasal dari Finlandia, Denmark dan New Zealand.

Acara puncak digelar pada Jumat (29/11) siang yang dihadiri Direktur Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Dr. Supriano, M.Ed., yang didampingi Dr. Abdoellah, M.Pd, Direktur PGTK PAUD & Dikmas Kemendikbud beserta undangan lainnya.

“Insan Peduli PAUD dan Dikmas merupakan penghargaan kepada setiap individu warga negara Indonesia yang melakukan peran/fungsi sebagai pendidik dan atau tenaga kependidikan di luar tugas/pekerjaan pokoknya,” kata Supriano.

Ada 6 kriteria utama dalam pemberian anugerah ini, imbuhnya. Yaitu, dilakukan berdasarkan asas altruistik, konsistensi dan berkelanjutan, inspiratif, membangun jaringan dan berdampak kepada masyarakat luas. []

Tags: Rumanruman aceh
Previous Post

Hari Pertama MQK, Peserta Antusias Ikuti Perlombaan Acara

Next Post

Pemerintah Aceh Terus Benahi Lampulo

Next Post

Pemerintah Aceh Terus Benahi Lampulo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mualem Minta Pusat Tuntaskan Tiga Hal untuk Aceh

Mualem Minta Pusat Tuntaskan Tiga Hal untuk Aceh

03/11/2026
Nyan, Inflasi Aceh di Oktober 2026 Capai 5,05 Persen

Nyan, Inflasi Aceh di Oktober 2026 Capai 5,05 Persen

03/11/2026
Ohku, Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap Atas Dugaan Pencabulan Anak Dibawah Umur

Ohku, Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap Atas Dugaan Pencabulan Anak Dibawah Umur

03/11/2026
Nezar Patria: Startup Aceh Harus Ubah Posisi Selat Malaka Jadi Peluang Pasar Global

Nezar Patria: Startup Aceh Harus Ubah Posisi Selat Malaka Jadi Peluang Pasar Global

03/11/2026
Menko Polkam: Perdamaian Aceh Adalah Aset Berharga yang Harus Dijaga

Menko Polkam: Perdamaian Aceh Adalah Aset Berharga yang Harus Dijaga

03/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Ohku, 81 Situs Cagar Budaya Pidie Jaya Terancam, Masjid Berusia 400 Tahun Diterjang Lumpur

Pendiri RUMAN Aceh Terima Anugerah Insan Peduli PAUD- Dikmas Kemendikbud 2019

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com