Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Aceh Diingatkan 4 Hal Ini Terkait Pembelian Pesawat N219

Admin1 by Admin1
10/12/2019
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Mantan anggota DPR Aceh, Nurzahri, mengingatkan Pemerintah Aceh akan 4 hal terkait pembelian pesawat N219. Hal ini disampaikan Nurzahri kepada atjehwatch.com, Selasa siang, 10 Desember 2019.

Sebelum jadi anggota DPR Aceh dari Partai Aceh, Nurzahri adalah sarjana Teknik Penerbangan lulusan ITB dan pernah magang selama 1 tahun di PT Dirgantara (PT DI).

“Saya sangat mendukung rencana pembelian pesawat N219 yang memang tercanggih di kelasnya. Sayang saya tidak sempat masuk dalam tim perancangan pesawat tersebut. Ini karena Moda transportasi udara dapat menyelesaikan permasalahan konektivitas antar wilayah di Aceh,” kata Nurzahri.

“Hanya saja saya mengingatkan pemerintah Aceh dalam hal pembelian pesawat ini.”

Pertama, kata Nurzahri, perlu hati-hati dalam pembelian pesawat ini apabila menggunakan APBA karena perlu kesepakatan juga dengan DPRA sebelum menandatangani MoU dengan PT DI. “Siapa yang dapat menjamin DPRA akan menyetujui anggaran ratusan miliar tersebut,” kata Nurzahri yang dikenal vocal selama menduduki gedung DPR Aceh.

Kedua, katanya, dunia penerbangan mengandung prinsip high tecnology dan high risk sehingga butuh biaya mahal dalam perawatannya dan butuh tim atau kru profesional dengan honor lumayan tinggi.

“Karena mereka harus tersertifikasi sehingga pasti akan membebani APBA setiap tahunnya apabila pengelolaan pesawat tersebut disandarkan kepada APBA,” ujarnya lagi.

Sedangkan poin ketiga, adalah sejarah pengelolaan airline milik Pemda (BUMD) belum ada yg menunjukkan prestasi.

“Hampir semua colaps (bangkrut) apalagi melihat kemampuan PT PEMA kita yang belum menunjukkan prestasi dalam pengelolaan perusahaan, sehingga dikhawatirkan apabila diserahkan pengelolaan pesawat ini kepada PT PEMA maka akan menyeret PT PEMA dalam kerugian yang semakin dalam.”

“Sedangkan poin ke 4 adalah, dalam setiap transaksi pasti ada bonus sebagai komitment fee, semiga kejadian Moge pada pengadaan Pesawat Garuda tidak terjadi di pengadaan N219 ini,” ujar Nurzahri, ST, Teknik Penerbangan ITB angkatan 98. []

Tags: N219pemerintah acehpesawat perintis
Previous Post

Milad 4 Desember dalam Diam di Meureuhom Daya

Next Post

Aceh Harusnya ‘Suplus’ Bibit Ikan

Next Post

Aceh Harusnya ‘Suplus’ Bibit Ikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026
PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

04/08/2026
Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026

Terpopuler

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026

Pemerintah Aceh Diingatkan 4 Hal Ini Terkait Pembelian Pesawat N219

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com