Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Misa Natal di Gereja di Semarang Diiringi Rebana dari Pesantren

Admin1 by Admin1
25/12/2019
in Nasional
0
Israel Larang Umat Kristen di Gaza Rayakan Natal di Betlehem

Seorang pria Palestina menyalakan lilin saat massa Natal Ortodoks di gereja Saint Porfirios di Kota Gaza, 7 Januari 2018. Dalam Alkitab dijelaskan bahwa Yesus lahir pada 7 Januari penanggalan kalender Julian. REUTERS/Suhaib Salem

Semarang – Misa Natal di Gereja Mater Dei Kelurahan Lamper Kidul, Kota Semarang, diiringi tabuhan rebana Pondok Pesantren Roudlotul Solihin Sayung Kabupaten Demak, Rabu, 25 Desember 2019. Aluanan rebana mengiringi sejumlah lagu yang dibawakan oleh paduan suara anak gereja.

Kepala Gereja Mater Dei Romo Sugihartanto menyebut kolaborasi tersebut merupakan bentuk kebersamaan yang diinginkan masyarakat. Ia berharap, Natal menjadi momen meneguhkan persaudaraan lintas iman. “Rawuhnya pak kiai bersama rombongan, ini kebahagiaan bagi kami,” kata dia.

Menurut Sugihartanto, mayoritas rakyat Indonesia memiliki sikap teloransi yang tinggi dalam beragama. Momentum Natal ini, ia mengatakan, menjadi bukti bahwa masih banyak masyarakat yang menginginkan persatuan dan kesatuan.

Pengasuh Ponpes Roudlotul Solihin KH Abdul Qodir mengungkapkan, partisipasinya dalam perayaan Natal merupakan penerapan visi lembaganya untuk mencetak santri inklusif. Menurut dia, santri harus berpandangan inklusif karena Indonesia memiliki agama yang beragam.

Sebagai bentuk aplikasi visi tersebut, ia mengajak santrinya untuk turut terlibat dalam perayaan Natal. “Kami datang ke gereja ini untuk ikut mangayubagyo dengan saudara-saudara Kristiani,” sebut Abdul.

Abdul juga sadar bahwa membawakan rebana di misa Natal akan menimbulkan sikap pro dan kontra. Menurut dia, itu merupakan hal yang wajar karena banyak pandangan khilafiyah dalam Islam. “Bagi kami, misi agama itu yang terpenting adalah kemanusiaan di atas ritual dan sebagainya,” ujar dia.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga mengaku kagum dengan praktik persaudaraan yang ada di Gereja Mater Dei. Ia menyebut, misa Natal di Gereja Mater Dei merupakan gambaran kecil kerukunan umat beragama di Jateng.

Menurut Ganjar, hal itu sebagai wujud menjaga persatuan bangsa. “Ini sederhana tapi menggembirakan. Kita tunjukkan spirit Merah Putih,” kata dia.

Sumber: Tempo.co

Tags: natal
Previous Post

 Kapolda Pastikan Pelaksanaan Natal di Aceh Aman

Next Post

Memori Hitam Pekat Usai 15 Tsunami Melanda Aceh

Next Post

Memori Hitam Pekat Usai 15 Tsunami Melanda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

15/08/2026
KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

15/08/2026
Tak Cukup Sehat Jasmani dan Rohani, Fajri M Kasem: Demokrasi Juga Harus Sehat

Tak Cukup Sehat Jasmani dan Rohani, Fajri M Kasem: Demokrasi Juga Harus Sehat

15/08/2026
Dilaksanakan Disdikbud Abdya, Kak Nana Buka Kegiatan Lomba Mewarnia Tingkat TK dan SD Sederajat

Dilaksanakan Disdikbud Abdya, Kak Nana Buka Kegiatan Lomba Mewarnia Tingkat TK dan SD Sederajat

15/08/2026
Camat Peukan Bada Lantik Pj Keuchik Pulo Bunta

Camat Peukan Bada Lantik Pj Keuchik Pulo Bunta

15/08/2026

Terpopuler

Israel Larang Umat Kristen di Gaza Rayakan Natal di Betlehem

Misa Natal di Gereja di Semarang Diiringi Rebana dari Pesantren

25/12/2019

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com