Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Trump: Saya tak Ingin Perang dengan Iran

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/01/2020
in Internasional
0

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatkaan tak ingin ataupun memprediksi perang dengan Iran. Sebelumnya, dia memang mengancam akan membalas Iran menyusul aksi demonstrasi keras yang diduga dipimpin oleh milisi Iran di Kedutaan Besar AS di Baghdad.

“Apakah saya mau (berperang–Red)? Tidak, saya ingin damai. Saya suka kedamaian. Iran seharusnya juga menginginkan kedaiaman lebih dari siapa pun,” ujar Trump kepada wartawan di Mar-a-Lago, Florida dikutip Reuters, Rabu (1/1).

Sebelumnya, Trump mengatakan, Iran akan bertanggung jawab atas nyawa yang hilang dalam serangan terhadap setiap fasilitas AS di mana pun. “Iran akan bertanggung jawab penuh atas nyawa yang hilang atau kerusakan yang terjadi di salah fasilitas milik kami. Mereka akan membayar harga yang sangat besar! Ini bukan peringatan, ini adalah ancaman,” cuit Trump di Twitter.

Cuitan Trump itu muncul beberapa jam setelah pengunjuk rasa di Irak marah atas serangan udara AS di Irak yang menargetkan Kataib Hezbollah. Para pendemo melemparkan batu dan membakar pos keamanan Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak.

“Kedutaan Besar AS di Irak dalam beberapa jam ini aman. Banyak petugas bersama dengan peralatan militer paling mematikan di dunia segera dilarikan ke lokasi,” kata Trump.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, serangan terhadap Kedubes AS di Irak diorganisasi oleh para teroris. “Serangan Kedubes AS dirancang oleh teroris Abu Mahdi al-Muhandis dan Qays al-Khazali. Mereka bersekongkol dengan perwakilan Iran Hadi al-Amari dan Faleh al-Fayyadh,” tulis Pompeo melalui Twitter resminya yang dikutip al-Arabiya, Rabu (1/1).

Gedung Putih dalam pernyataannya menyapaikan, Trump telah menelepon Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi. “Presiden Trump menekankan perlunya melindungi personel dan fasilitas Amerika Serikat di Irak,” ungkap pernyataan Gedung Putih.

Pompeo dalam wawancara eksklusif dengan CBS News mengatakan, pejabat AS tidak pernah mempertimbangakan untuk mengevakuasi keduataan. “Kami mengingatkan Irak sepanjang hari tentang tanggung jawab mereka,” kata Pompeo.

Sebelumnya, militer AS melakukan serangan udara di Irak dan Suriah, Ahad (29/12) waktu setempat. Serangan tersebut ditunjukkan terhadap kelompok milisi Kataib Hezbollah sebagai belasan atas serangan roket yang menewaskan kontraktor sipil AS di pangkalan militer di Irak.

Serangan tidak biasa terhadap misi diplomatik AS ini memperlihatkan tajamnya konflik proksi antara AS dan Iran. Kedua negara itu memiliki pengaruh yang kuat di Irak. Saat ini hubungan AS dan Iran berada di titik terendah dalam beberapa tahun terakhir.

Atas dasar respons serangan udara AS ini, kemudian pendemo menyerbu Kedubes AS di Baghdad, Irak. Unjuk rasa pun berakhir ricuh. Pengunjuk rasa melemparkan batu dan membakar pos keamanan Kedutaan Besar AS di Baghdad.

Hampir setiap harinya Irak dipenuhi ribuan orang yang turun ke jalan untuk mengutuk antara lain para milisi seperti Kataib Hezbollah dan Iran yang mendukung pemerintahan Abdul Mahdi. Kataib Hezbollah adalah salah satu milisi yang paling kecil tetapi paling kuat yang didukung Iran. Benderanya digantung di pagar yang mengelilingi kedutaan.

Kendati demikian, Iran yang kini masih berada di bawah tekanan ekonomi karena sanksi AS membantah bertanggung jawab atas insiden ini. “Amerika memiliki keberanian mengejutkan yang menghubungkan Iran dengan protes rakyat Irak terhadap (Washington) atas pembunuhan paling tidak manusiawi terhadap 25 warga Irak,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.

Insiden kedutaan itu terjadi tujuh tahun setelah serangan 2012 oleh gerilyawan bersenjata di markas diplomatik AS di Benghazi, Libya. Insiden ini mengakibatkan kematian duta besar AS dan tiga orang Amerika lainnya hingga menyebabkan berbagai penyelidikan kongres.[]

Sumber: Reuters

Previous Post

Yusri Dilantik Sebagai Geuchik Simpang Aneuh

Next Post

Turki Utsmani Kirim 17 Kapal Perang ke Aceh

Next Post
Turki Utsmani Kirim 17 Kapal Perang ke Aceh

Turki Utsmani Kirim 17 Kapal Perang ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

72 Ribu Warga Gayo Masih Terisolir Akibat Jalan Putus Imbas Banjir

TNI Bangun Jembatan Apung di Aceh Tengah

19/01/2026
28 Relawan Temanggung Diberangkat ke Aceh Tamiang

28 Relawan Temanggung Diberangkat ke Aceh Tamiang

19/01/2026
PLN Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik April-Juni 2024

68 Desa Terdampak Bencana di Aceh Belum Teraliri Listrik

19/01/2026
Pemerintah Aceh Berlakukan Pembatasan Kendaraan di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum

Pemerintah Aceh Berlakukan Pembatasan Kendaraan di Jembatan Bailey Krueng Tingkeum

19/01/2026
Alasan MK Ubah Syarat Pilkada: Aturan Sebelumnya Tidak Adil

Mulak Sihotang Dinilai Tidak Miliki Kedudukan Hukum Uji UU Aceh dan Sumatra Utara

19/01/2026

Terpopuler

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

Indikasi Korupsi SDA di Aceh Selatan Menguat, Alamp Aksi Desak KPK dan Kejagung Turun Tangan

18/01/2026

PSMS Siap ‘Curi’ Poin dari Persiraja di Banda Aceh

Persiraja ‘Keok’ di Murthala 2-1 Versus PSMS Medan

Trump: Saya tak Ingin Perang dengan Iran

Ohku, Ada Oknum Brimob Polda Aceh Desersi dan Gabung Tentara Rusia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com