Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Begini Perbandingan Banjir di Jakarta Era Jokowi dan Anies

Admin1 by Admin1
04/01/2020
in Nasional
0

Jakarta – Banjir masih menjadi momok di DKI Jakarta. Dalam 10 tahun terakhir, banjir besar terjadi tahun 2013 dan awal tahun ini. Seperti apa perbandingannya?

Pada 2 periode tersebut, banjir terjadi di era kepemimpinan Jokowi (2012-2014) dan Anies Baswedan (2017-sekarang). Saat meninjau Tanggul Latuharhari, Anies berharap peristiwa 7 tahun lalu tidak terulang.

“Semalam meninjau tanggul Latuharhari dan Pintu Air Manggarai.⁣ Tanggul Kanal Banjir Barat di Jalan Latuharhari terus diperkuat. Rembesan air terdeteksi dini oleh Dinas SDA sejak 1 Januari lalu, puluhan petugas kita masih bekerja memperkuat tanggul agar tidak jebol kembali seperti banjir besar di 2013,” kata Anies lewat Instagram, Sabtu (4/1).

Berikut perbandingan banjir Jakarta tahun 2013 dan 2020 yang dikompilasi detikcom:

Banjir 2013

– Waktu: Januari 2013 (15 hari)
– Wilayah terdampak: 35 kecamatan, 128 kelurahan
– Pengungsi: 83.930 orang
– Korban jiwa: 19 orang
– Kedalaman tertinggi: 4 meter
– Kerugian: Rp 20 triliun

Banjir 2020 (pendataan sampai 4 Januari 2020)

– Waktu: Januari 2020
– Wilayah terdampak: 17 kecamatan, 39 kelurahan
– Pengungsi: 11.474 orang
– Korban jiwa: 9 orang
– Kedalaman tertinggi: 3,1 meter
– Kerugian: Proses pendataan

Banjir di Jakarta 2013. Bundaran HI ikut terdampak. (Foto: Ari Saputra)

Sumber: detik.com

Tags: aniesbanjirbanjir jabodetabekbanjir jakartajokowi
Previous Post

Konfercap NU di Banda Aceh Jadi Ajang Silaturahmi Lintas Generasi

Next Post

Belanja Makanan dan Minuman di APBA 2020 Capai Rp138 Miliar

Next Post

Belanja Makanan dan Minuman di APBA 2020 Capai Rp138 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

11/06/2026
Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

11/06/2026
Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

11/06/2026
Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

11/06/2026
Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com