BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Banda Aceh, menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Sabtu 11 Januari 2020.
PKPA yang diselenggarakan kali ini merupakan PKPA Angkatan ke – V. Adapun PKPA angkatan ke I – IV secara berturut diselenggarakan sejak tahun 2016 – 2019.
Kegiatan Pembukaan PKPA angkatan V tersebut secara langsung dibuka oleh Dekan Fakultas Universitas Syiah Kuala yaitu, Prof Dr. Ilyas, S.H., M.Hum.
Pembukaan PKPA angkatan V ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan diantaranya Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh, utusan Kejaksanaan Negeri Banda Aceh, utusan Polda Aceh, utusan Polresta Banda Aceh, dan sejumlah ketua bagian di Fakultas Hukum Universitas Syiah.
Ketua Panitia, Khairani, S.H., M.Hum, dalam laporannya mengatakan bahwa, “PKPA yang diselenggarakan kali ini merupakan PKPA Angkatan ke – V, setelah PKPA Ke I – IV secara berturut diselenggarakan sejak tahun 2016 – 2019.”
“Kegiatan PKPA angkatan ke V ini terdiri dari 24 sesi dan diselenggarakan selama 4 Minggu yaitu setiap Sabtu dan Minggu,” ujar Khairani.
Menurut Khairani, selama 4 Minggu ke depan, PKPA angkatan V ini diisi oleh sejumlah narasumber diantaranya, seperti Prof. Dr. Husni, S.H., M.Hum akademisi hukum Universitas Syiah Kuala, Dr. Yanis Rinaldi, S.H., M.Hum, Ainal Mardhiah, S.H., M.H Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh, Ayie Afrianto, S.H selaku hakim Pengadilan Perselisihan Hubungan Industrial (PPPHI) Banda Aceh, Saifuddin Bantasyam, S.H., MA selaku akademisi Hukum Universitas Syiah Kuala, H. Shalil Mangara Sitompul, S.H, M.H (Ketua PKPA DPN PERADI), Dr. Saleh Safei, S.H., M.H dan Bakti Siahaan, S.H., M.H, Dr. Sanusi Bintang, S.H, M. LIS., LL.M, Jufri Ghalib, S.H., M.Hum selaku hakim Mahkamah Syari’ah T. Nasrullah, S.H., M.H advokat nasional.
Kemudian Zulfikar Sawang, S.H Ketua DPC PERADI kota Banda Aceh, Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H Ketua DPN PERADI, Nicolas Simanjuntak, S.H., M.H (Ketua Bidang Kajian Hukum dan Perundang-undangan), Perwakilan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) Medan, Djumali, S.H (Ketua Pengadilan Tinggi Aceh), Prof. Dr. Alyasa Abubakar (Akademisi UIN Ar Raniry), serta Perwakilan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Medan.







