Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Makan Tikus Semakin Populer di China

Admin1 by Admin1
12/01/2020
in Internasional
0

Jakarta – Berkat popularitas YouTuber yang hobi masak dan makan tikus. Kini daging tikus semakin banyak penggemarnya di China.

Meski sebagian orang menganggap tikus sebagai hewan yang menjijikkan dan sering membawa penyakit. Tapi di beberapa wilayah di China, popularitas daging tikus sebagai makanan justru semakin meningkat. Semuanya berkat dua peternak tikus, yang menjadi YouTuber terkenal dengan nama Chinese Farm Brothers.

Dilansir dari Channel News Asia (12/01), tikus yang dimakan bukan tikus liar, atau tikus got, melainkan tikus bambu yang ukurannya lebih besar dari tikus pada umumnya. Dua peternak bernama Liu dan Hu ini awalnya mengunggah video masak dan makan tikus bambu yang mereka ternak.

Tikus bambu yang mereka pilih, biasanya yang sudah mogok makan, jadi untuk mengakhiri penderitaan tikus bambu tersebut, Liu dan Hu memutuskan untuk mengonsumsinya. Rupanya video mereka masak dan makan tikus ini jadi viral di China, apalagi setelah diunggah ke YouTube.

Bahkan dalam waktu satu tahun, mereka mampu menjual 1000 ekor lebih tikus, semuanya berkat popularitas video makan tikus mereka di YouTube. Kini semakin banyak orang yang melihat tikus sebagai sumber makanan, apalagi di wilayah pedesaan yang dekat dengan bukit. Kondisi itu membuat memelihara sapi atau babi merupakan hal yang sulit.

Karena itu tikus bambu ini dinilai sebagai alternatif daging yang lebih murah, dan mudah ditemukan. Bahkan popularitas daging tikus di China bertambah setelah kurangnya pasokan daging babi di sana.

Beberapa restoran di China mulai menyajikan hidangan dari daging tikus. Sebenarnya kuliner tikus sendiri sudah ada lebih dari 1000 tahun di China.

Liu mengaku bahwa ada potensi bisnis yang besar dalam bidang peternakan tikus bambu. Tikus bambu sendiri beratnya bisa mencapai 2 kh dalam waktu 6 bulan setelah mereka lahir.

“Untuk saat ini, produsen daging tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Ketika banyak orang tahu tentang tikus bambu, maka semakin banyak orang yang mau mencoba hidangan ini. Jika satu orang memakan satu ekor tikus, maka permintaan pasar akan terpenuhi,” pungkas Liu.

Sumber: detik.com

Tags: makan tikustikustikus bambu
Previous Post

Siswi SMP Diculik Gegara Ayah Tak Bayar Uang Proyek

Next Post

Resepsi HAB ke 74, Kemenag Aceh akan Bedah Rumah

Next Post
Resepsi HAB ke 74, Kemenag Aceh akan Bedah Rumah

Resepsi HAB ke 74, Kemenag Aceh akan Bedah Rumah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Bawa Pengalaman Perdamaian Aceh ke Global Town Hall 2026

Wali Nanggroe Bawa Pengalaman Perdamaian Aceh ke Global Town Hall 2026

24/09/2026
Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar

Tiga Ahli Perkuat Keterangan M. Nasir, Juanda Akui Tak Tahu Kebenaran Tuduhan Rp132 Miliar

24/09/2026
10 Siswa SMAN 1 Darul Aman Terima Apresiasi atas Sikap Rajin, Jujur dan Disiplin

10 Siswa SMAN 1 Darul Aman Terima Apresiasi atas Sikap Rajin, Jujur dan Disiplin

24/09/2026
Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

24/09/2026
DPRA Dorong Percepatan Perizinan Tambang Rakyat di Aceh Barat dan Nagan Raya

DPRA Dorong Percepatan Perizinan Tambang Rakyat di Aceh Barat dan Nagan Raya

24/09/2026

Terpopuler

Makan Tikus Semakin Populer di China

12/01/2020

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com