Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pesisir Banda Aceh Diprediksikan Bakal Tenggelam dalam 50 Tahun Mendatang

Admin1 by Admin1
22/01/2020
in Nanggroe
0
Janji Pemerintah Aceh Atasi Banjir di Trumon Raya Dipertanyakan

Ilustrasi.

BANDA ACEH – Tim Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Aceh menggelar penelitian tentang dampak kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim di pesisir Banda Aceh. Dalam penelitian tersebut, wilayah pesisir ibu kota Provinsi Aceh diprediksi bakal tenggelam dalam 50 tahun mendatang.

Hasil riset berjudul “Strategi Mitigasi Bencana Tsunami dan Banjir Rob yang Diperparah oleh Kenaikan Muka Air Laut Akibat Perubahan Iklim” itu sudah diserahkan ke Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman. Penelitian ini dilakukan sejak 2016 hingga akhir tahun 2019 yang didukung PEER USAID.

Peneliti TDMRC Unsyiah, Dr. Syamsidik, mengatakan penelitian yang dilakukan pihaknya bertujuan untuk mengetahui prediksi ke depan yang akan terjadi di Banda Aceh, terutama terkait tsunami dan banjir rob. Dalam penelitian tersebut diketahui, wilayah pesisir Banda Aceh mengalami kenaikan permukaan air laut.

“Diprediksikan 50 tahun mendatang, 3 persen dari total luas Kota Banda Aceh akan terendam. Angka ini akan meningkat 11 persen dalam waktu 100 tahun jika tidak ada pengembangan tepat di kawasan tersebut,” kata Syamsidik dalam keterangan kepada wartawan, Rabu (22/1/2020).

Menurutnya, luasan genangan tsunami diprediksi bertambah 28 persen dari cakupan rendaman saat tsunami 2004 silam.

“Dengan pengaruh kenaikan air laut, tsunami akan tiba lebih cepat yang artinya waktu evakuasi menjadi lebih singkat dan daya rusaknya pun lebih kuat,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Unsyiah Bidang Akademik, Prof. Marwan, menjelaskan dari hasil penelitian diketahui Kota Banda Aceh menghadapi masalah baru yaitu perubahan iklim, khususnya kenaikan air laut. Hal ini dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat pesisir, seperti banjir rob.

Marwan berharap penelitian tersebut menjadi bahan acuan Pemkot Banda Aceh untuk melahirkan kebijakan serta mendesain program mengatasi permasalahan itu. Unsyiah juga siap bekerja sama melakukan transfer knowledge atau teknologi sesuai kebutuhan masyarakat.

“Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi terhadap upaya meningkatkan ketahanan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tsunami dan banjir rob di Kota Banda Aceh,” bebernya.

Sumber: detik.com

Tags: banda aceh
Previous Post

Wali Nanggroe: Beu Ek Ta Peukong Perjuangan yang Gohlom Seleuso

Next Post

Begini Langkah Banda Aceh Hadapi Kemungkinan Tenggelam 50 Tahun Mendatang

Next Post

Begini Langkah Banda Aceh Hadapi Kemungkinan Tenggelam 50 Tahun Mendatang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026
AHY Minta Musda Demokrat Aceh Digelar Tanpa Gaduh, Utamakan Persatuan

AHY Minta Musda Demokrat Aceh Digelar Tanpa Gaduh, Utamakan Persatuan

10/02/2026
Kapolres Dampingi Brigjen Pol Noviar Tinjau Pengabdian Mahasiswa STIK Angkatan 83 di Pengungsian

Kapolres Dampingi Brigjen Pol Noviar Tinjau Pengabdian Mahasiswa STIK Angkatan 83 di Pengungsian

10/02/2026
Ibas Ajak Demokrat Aceh Solid, Tekankan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

Ibas Ajak Demokrat Aceh Solid, Tekankan Percepatan Rehabilitasi Pascabencana

10/02/2026
Buka Muscab ke-IV HIPMI Abdya, Zaman Akli: HIPMI Bukan Hanya Organisasi Sosial, Tetapi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

Meski Sedikit Alot, Akmal Qarasie Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum BPC HIPSI Abdya

10/02/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026

Meski Sedikit Alot, Akmal Qarasie Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum BPC HIPSI Abdya

Pendemo Tuntut Transparansi Pemkab Pijay Soal Bantuan Bencana

Bawa Ribuan Ekstasi ke Bali, Dua Pria Asal Aceh Diciduk di Pelabuhan Gilimanuk

Buka Muscab ke-IV HIPMI Abdya, Zaman Akli: HIPMI Bukan Hanya Organisasi Sosial, Tetapi Motor Penggerak Ekonomi Lokal

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com