Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

MRI RSUZA Rusak, DPRA Desak Segera Diperbaiki

redaksi by redaksi
31/01/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH- Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah alat scan diagnostik yang digunakan untuk prosedur imaging medis di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh dilaporkan rusak sehingga tidak bisa melayani pasien dari berbagai daerah di Aceh yang berobat disana. Akibatnya, para pasien harus menunggu perbaikan mesin tersebut.

Informasi ini disampaikan Sekretaris Komisi V DPRA yang membidangi kesehatan, sosial, kesejahteraan, pemuda, olahraga, dan pemberdayaan masyarakat, Iskandar Usman Al-Farlaky, usai melakukan sidak di RZUZA Banda Aceh, Rabu (29/1/2020) sore. Iskandar yang sering membesuk warga di rumah sakit pemerintah tersebut sering menerima berbagai keluhan pelayanan.

Dikatakan Al-Farlaky, mesin MRI yang  menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk memberikan image berbagai bagian tubuh dari sudut manapun tidak berfungsi selama tiga (3) hari terakhir, sehingga pasien yang membutuhkan hasil periksa dengan alat MRI tidak bisa dilakukan. “Eksesnya kalau pasien hendak dioperasi, maka harus ditunda sampai ada hasil MRI. Mesin ini hanya satu unit di RSUZA. Bagi rumah sakit lain yang memerlukan MRI pasiennya juga dibawa ke RSUZA,” ujar mantan Ketua Fraksi PA ini.

Iskandar menyebutkan, jumlah pasien yang datang dari berbagai daerah di Aceh ke RSUZA, sebagai rumah sakit rujukan, harus mampu memberi pelayanan terbaik, jika ada alat medis yang rusak pun harus segera diperbaiki, sehingga tidak mengakibatkan pasien harus menunggu. “Padahal pasien ini harus segera ditangani, karena mereka butuh tindakan medis secepatnya,” kata Al-Farlaky lagi.

Sambung Iskandar, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Direktur RSUZA agar segera memperbaiki mesin MRI. “Informasi dari Pak Direktur sedang menunggu petugas teknis dari Siemens. MRI itu sudah berumur 10 tahun. Pihak RSUZA akan melaporkan kepada kita bagaimana progres perbaikannya,” ujar politisi muda di DPRA ini.

Sekretaris Komisi V DPRA ini juga menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak RSUZA guna membedah berbagai persoalan di rumah sakit plat pemerintah, mulai dari manajemen, pelayanan, dan infrstruktur, serta persoalan lain yang muaranya ke penunjang medis sehingga benar-benar dirasakan manfaat oleh rakyat Aceh.

“Nanti kita RDP dengan seluruh mitra kerja, salah satunya dengan RSUZA. Ada masukan dari warga, silakan sampaikan ke kita sehingga bisa kita bawa dalam RDP antara Komisi V DPRA dengan kemitraan SKPA terkait. Kita berharap, semoga kedepan akan lebih baik,” jawab Iskandar. []

Tags: dpr acehiskandar usmanrsuza
Previous Post

Wasiet (5)

Next Post

Polresta Banda Aceh Dukung Program Pengawasan Pilkada Aceh

Next Post

Polresta Banda Aceh Dukung Program Pengawasan Pilkada Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

MRI RSUZA Rusak, DPRA Desak Segera Diperbaiki

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com