Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Gara-gara Batuk, Satu Keluarga Diturunkan dari Pesawat

Admin1 by Admin1
29/02/2020
in Internasional
0

QUEBEC – Maskapai Air Transat menurunkan satu keluarga yang terdiri dari lima orang warga Kanada dari penerbangan setelah anak mereka batuk di pesawat. Tindakan itu dilakukan setelah keluarga itu tidak dapat menunjukkan dokumen medis yang diminta pihak maskapai untuk menghindari penyebaran virus Corona.

Menurut jaringan TV TVA Nouvelles Emmanuel Faug, Clementine Ferraton, dan ketiga anak mereka naik pesawat Air Transat TS112 dari Quebec ke Paris. Saat itu muncul kekhawatiran di beberapa penumpang ketika putri mereka yang masih batita mulai batuk.

Pasangan itu mengatakan bayi mereka, Lila yang berusia 21 bulan, telah diperiksa pagi itu oleh seorang dokter dan mengatakan dia baik-baik saja untuk terbang.

Tetapi ketika awak pesawat meminta dokumen untuk membuktikannya, mereka tidak bisa menyediakannya.

Ketika dokter kedua – penumpang lain dalam penerbangan yang sama – diminta memeriksa bayi itu, ia juga mengatakan hal yang sama.

Meski begitu, mereka tetap diminta untuk turun dari pesawat.

Pihak Air Transat mengatakan bahwa mereka membuat keputusan untuk melarang keluarga itu setelah meminta saran dari Medlink, layanan yang memberikan bantuan medis dalam penerbangan ke maskapai penerbangan.

Seorang juru bicara Air Transat mengatakan bahwa keputusan itu adalah protokol standar dan bukan bentuk paranoia terhadap wabah virus Corona.

“Saya tidak berpikir itu paranoia, itu menjadi perhatian publik karena wabah koronavirus tetapi itu adalah protokol standar. Kami tidak ingin penumpang kami terpapar berjam-jam kepada seseorang yang menular sehingga itulah yang biasa kami lakukan,” kaya juru bicara Air Transat dalam sebuah wawancara dengan CTV News Kanada.

Namun pandangan berbeda diungkapkan oleh Faug. Ia mengatakan bahwa selama bolak balik manajer kabin berulang kali merujuk pada konteks saat ini, yang ia maksudkan adalah ancaman virus corona yang terus berkembang.

“Saya pikir dari sanalah ketakutannya berasal,” kata Faug dalam sebuah wawancara TV yang dilaporkan surat kabar L’Edition du Soir.

“Aku bisa memahaminya dengan cara tertentu, tapi aku merasa itu agak berlebihan. Aku mendapat kesan aku terlempar dari pesawat untuk menghindari skandal,” imbuhnya seperti dikutip dari Business Insider, Jumat (28/2/2020).

Sementara itu Direktur Kesehatan Masyarakat Quebec, Horacio Arruda mengatakan, ia “terperangah” oleh insiden itu.

“Ketakutannya melihat menunjukkan tumbuhny paranoia yang di tengah risiko penyebaran virus Corona,” katanya.

Beberapa maskapai telah mengambil langkah-langkah yang lebih ketat ketika wabah virus Corona mulai tumbuh. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) telah memberikan saran kepada maskapai penerbangan pada bulan Januari lalu, tetapi maskapai penerbangan akan sukar dan terlalu sulit melakukan itu seperti dilaporkan Business Insider.

Langkah-langkah tambahan yang diambil oleh maskapai yang berbeda termasuk mengubah cara makanan disajikan, anggota kru mengenakan masker dan sarung tangan di daerah berisiko tinggi, dan mendisinfeksi permukaan keras setelah setiap penerbangan.

Sumber: Sindonews.com

Tags: gara gara batuk
Previous Post

Bhayangkara FC Tak Tahu Banyak tentang Persiraja

Next Post

Pulau Hokkaido Nyatakan Keadaan Darurat Wabah Virus Corona

Next Post

Pulau Hokkaido Nyatakan Keadaan Darurat Wabah Virus Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Peringati Hari Bumi, Wabup Abdya Tanam Pohon di Lokasi TMMD

Peringati Hari Bumi, Wabup Abdya Tanam Pohon di Lokasi TMMD

22/04/2026
Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026
TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

22/04/2026
Wabub Zaman Akli Buka Kegiatan TMMD 128 Tahun 2026 Kodim 0110/Abdya

Wabub Zaman Akli Buka Kegiatan TMMD 128 Tahun 2026 Kodim 0110/Abdya

22/04/2026
Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hut ke 821 Kota Banda Aceh

Irwansyah Pimpin Rapat Paripurna Istimewa Peringati Hut ke 821 Kota Banda Aceh

22/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com