Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

MaSA Dorong Percepatan Pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh

redaksi by redaksi
06/06/2026
in Nanggroe
0
MaSA Dorong Percepatan Pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh

BANDA ACEH – Majelis Seniman Aceh (MaSA) mendorong Pemerintah Aceh segera menyusun Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh (DPKA), sebagaimana diamanatkan dalam Kanun Aceh Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pemajuan Kebudayaan Aceh.

Dorongan tersebut mengemuka dalam rapat yang dihadiri sejumlah seniman, budayawan, dan pegiat kebudayaan Aceh. Mereka menilai pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh (PKA) menjadi langkah penting untuk memastikan pelaksanaan kebijakan pemajuan kebudayaan berjalan secara terarah dan melibatkan pelaku budaya.

Ketua Umun MaSA, Chairian Ramli, mengatakan perjuangan komunitas seni dan budaya saat ini memasuki tahap baru, yakni mengawal implementasi kanun melalui penyusunan aturan pelaksana.

“Kanun sudah disahkan. Sekarang yang harus kita kawal adalah pembentukan Dewan Pemajuan Kebudayaan Aceh melalui Pergub. Jangan sampai amanat kanun berhenti di atas kertas tanpa ada lembaga yang menjalankannya,” kata Chairian Ramli atau Yan Kande dalam rapat tersebut.

Dalam pembahasan terungkap bahwa Bab XVI Kanun Pemajuan Kebudayaan Aceh hanya mengatur DPKA secara umum dan menyerahkan ketentuan lebih lanjut kepada Peraturan Gubernur. Karena itu, ruang penyusunan Pergub dinilai sangat strategis untuk menentukan bentuk kelembagaan, kewenangan, mekanisme kerja, hingga keterwakilan unsur kebudayaan di dalam DPKA.

Peserta rapat menilai komunitas seni dan budaya harus terlibat aktif dalam proses penyusunan Pergub agar aturan yang lahir benar-benar mencerminkan kebutuhan pemajuan kebudayaan Aceh.

Selain itu, forum juga menyoroti pentingnya posisi DPKA sebagai lembaga yang memiliki peran kuat dalam memberikan rekomendasi kepada pemerintah, melakukan kajian kebudayaan, turut serta dalam pemajuan kebudayaan, serta mengawasi pelaksanaan program kebudayaan di Aceh.
Rapat juga menyepakati perlunya kajian bersama terhadap naskah final kanun sebelum melakukan pertemuan dengan Pemerintah Aceh, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, serta Komisi VI DPRA. Kajian tersebut akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi yang akan dibawa dalam agenda advokasi.

Para peserta mengingatkan bahwa jika komunitas seni dan budaya tidak segera menyusun gagasan terkait DPKA, maka seluruh pengaturan teknis berpotensi disusun sepenuhnya oleh pemerintah tanpa masukan yang memadai dari pelaku kebudayaan.

Karena itu, MaSA berencana membentuk tim kecil untuk mengawal proses penyusunan Pergub, menyiapkan bahan kajian, serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak guna memastikan DPKA menjadi lembaga yang mampu memperjuangkan kepentingan kebudayaan Aceh secara berkelanjutan.

Pada rapat khusus seniman itu turut dihadiri berbagai elemen seni antara lain Sekjen MaSA Thayeb Loh Angen, Penulis Budaya Azhari Ayub, komunitas tari Kaka, Penghikayat Medya Hus, Fauzan Santa, Penyair Din Saja, Pelukis Pak Din, Joel Kande, dan lain-lain. []

Previous Post

Nyan, KAI Mau Bangun Jalur Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung Butuh Rp448 Triliun

Next Post

7 Bulan Pascabanjir, Warga Sarah Mane Masih Krisis Air: Negara Hadir atau Membiarkan Warga Bertayamum?

Next Post
7 Bulan Pascabanjir, Warga Sarah Mane Masih Krisis Air: Negara Hadir atau Membiarkan Warga Bertayamum?

7 Bulan Pascabanjir, Warga Sarah Mane Masih Krisis Air: Negara Hadir atau Membiarkan Warga Bertayamum?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

Penilaian Adipura, Kecamatan Jeumpa Laksanakan Giat Jum’at Bersih Setiap Gampong Ikut Berpartisipasi

16/10/2026
Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

Gawat, Udara di Aceh Tengah Paling Berbahaya Usai Kabut Asap Melanda Aceh

16/10/2026
Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

16/10/2026
Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

Pemko Banda Aceh Bekali 65 ASN Persiapan Menghadapi Masa Pensiun

16/10/2026
Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

Gali Praktik Baik di ITB, UPT MKU USK Siap Perkuat Capaian Pembelajaran Berbasis Proyek

16/10/2026

Terpopuler

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

Bendera, Antara Eksploitasi Warga dan Mainan Elite

15/10/2026

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

Luna Maya Datang ke Aceh Antar Bantuan Renovasi Madrasah

Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Selatan, Langit Abdya Ikut Kelam Diselimuti Kabut Asap

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Selesai]

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com