Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh Besar Dipecah? Wacana Kabupaten Seuramoe Aceh Muncul di Reses H. T. Ibrahim

Joe Samalanga by Joe Samalanga
06/09/2026
in Nanggroe
0
Aceh Besar Dipecah? Wacana Kabupaten Seuramoe Aceh Muncul di Reses H. T. Ibrahim

ACEH BESAR — Wacana pemekaran Kabupaten Aceh Besar mulai mencuri perhatian. Dalam agenda reses Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Demokrat, H.T. Ibrahim, S.T., M.M., aspirasi pembentukan Kabupaten Seuramoe Aceh mengemuka dan mulai didorong untuk dikaji secara akademis.

Aspirasi itu muncul dalam forum penyerapan aspirasi bertema “Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut UUD NRI Tahun 1945” yang digelar di Hotel Hijrah, Aceh Besar, Kamis (6/8/2026).
Forum tersebut mempertemukan Wakil Bupati Aceh Besar, Majelis Adat Aceh (MAA), Forum Mukim, ulama, akademisi, tokoh masyarakat, serta masyarakat Aceh Besar.

Dalam forum itu, Prof. Dr. H. Rustam Effendi memaparkan pentingnya kajian kelayakan untuk melihat apakah gagasan pembentukan daerah otonom baru tersebut benar-benar memiliki dasar yang kuat.

Berbagai aspek harus diuji, mulai dari kemampuan fiskal, jumlah penduduk, luas dan batas wilayah, potensi ekonomi, kondisi sosial, kesiapan pemerintahan, kelembagaan hingga kemampuan meningkatkan pelayanan publik.

Dengan kata lain, pemekaran tidak cukup hanya dengan dukungan politik. Harus ada bukti bahwa daerah baru nantinya mampu berdiri dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Persoalan pelayanan publik, pembangunan dan pemenuhan hak dasar masyarakat menjadi bagian dari pembahasan forum.

Di tengah luasnya wilayah Aceh Besar dan beragamnya kebutuhan masyarakat, muncul pertanyaan besar: apakah pemekaran dapat menjadi solusi untuk mendekatkan pelayanan dan mempercepat pembangunan?
Pertanyaan itu pula yang membuat gagasan Seuramoe Aceh mulai mendapatkan ruang untuk dibahas secara lebih serius.

Namun, sejauh ini Kabupaten Seuramoe Aceh masih sebatas aspirasi dan gagasan CDOB, belum menjadi kabupaten definitif.
Karena itu, kajian akademis menjadi langkah penting untuk menjawab apakah gagasan tersebut layak diperjuangkan lebih lanjut.

H.T. Ibrahim mengatakan reses merupakan kesempatan bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung persoalan dan gagasan masyarakat.

Berbagai aspirasi yang muncul, menurutnya, dapat menjadi bahan masukan dalam proses kebijakan di tingkat nasional.

Tidak hanya soal pemekaran, forum juga membahas pemenuhan hak dasar warga negara, peningkatan pelayanan publik dan arah pembangunan Aceh Besar.

Turut hadir Tenaga Ahli DPR RI Iswadi, S.H., M.E.P., Ketua Forum Mukim Aceh Besar Ramli, Ketua PDRI Aceh Rida Arani, A.Mk., Ketua MAA Aceh Besar H. Anwar Ahmad, S.E., Ak., serta ulama muda Aceh Besar Tgk. Masrul Aidi, Lc., MA.

Kini bola berada di tangan para penggagas dan pemangku kepentingan.
Apakah Seuramoe Aceh akan berhenti sebagai wacana, atau berubah menjadi gerakan pemekaran yang benar-benar diperjuangkan? Kajian akademis akan menjadi salah satu kunci untuk menjawabnya.[]

Previous Post

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

Next Post

Dinas Pendidikan Aceh Barat Pertimbangkan Libur Sekolah Dampak Karhutla

Next Post
Dinas Pendidikan Aceh Barat Pertimbangkan Libur Sekolah Dampak Karhutla

Dinas Pendidikan Aceh Barat Pertimbangkan Libur Sekolah Dampak Karhutla

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

Tanda-tanda Israel Bakal Kembali Serang Iran Makin Dekat

23/10/2026
Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Nagqu China

23/10/2026
FH USK dan Kejati Aceh Inisiasi Sinergi Akademisi-Praktisi Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

FH USK dan Kejati Aceh Inisiasi Sinergi Akademisi-Praktisi Penegakan Hukum Berbasis Kekhususan Aceh

22/10/2026
Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

22/10/2026
Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com