BIREUEN – Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Modern Al Zahrah atau PORSENI Tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu, 5 September 2026 malam. Penutupan berlangsung di Aula Utama Pesantren Modern Al Zahrah dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Pesantren, Ustaz Pramono, S.Pd.
Dalam sambutannya, Ustaz Pramono menekankan bahwa PORSENI bukan hanya ajang mencari juara.
“PORSENI bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, PORSENI adalah wadah untuk membangun sportivitas, kreativitas, keberanian, kekompakan, disiplin, dan rasa persaudaraan di antara seluruh santri,” ujar Ustaz Pramono.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, dewan guru, pembimbing, serta semua pihak yang telah memberikan tenaga, pikiran, waktu, dan dukungan sehingga kegiatan PORSENI ini dapat berjalan dengan lancar,” lanjutnya.
Kepada para pemenang, Ustaz Pramono berpesan agar menjadikan prestasi sebagai motivasi untuk terus berkembang. Sementara bagi yang belum juara, ia berpesan untuk tidak berkecil hati.
“Kekalahan bukanlah akhir dari perjuangan. Jadikan pengalaman dalam PORSENI ini sebagai pelajaran untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang,” katanya.
Acara penutupan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Achmad Faiz, santri kelas 1A KMI, dan dilanjutkan doa oleh Aditya Mahya, santri kelas 2A KMI.
Pengumuman para juara disampaikan oleh Ustaz Nanda Rezeki, S.I.Kom. Pengumuman mencakup juara bidang olahraga dan seni yang mewakili seluruh cabang lomba.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama juga diumumkan pemenang lomba peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2026. Seluruh santri pemenang naik ke panggung utama untuk menerima hadiah yang diserahkan oleh unsur pimpinan pesantren.
Rangkaian penutupan dimeriahkan dengan penampilan tarian daerah oleh santriwati Al Zahrah, kolaborasi santri putra, serta persembahan tembang lagu dari perwakilan santri putra kelas 6 KMI.
Turut hadir dalam acara tersebut Direktur dan Wakil Direktur Pengasuhan, Direktur dan Wakil Direktur KMI, Majelis Guru, serta para ustaz dan ustazah.
Menutup sambutannya, Ustaz Pramono secara resmi menyatakan seluruh rangkaian PORSENI 2026 ditutup.
“Akhirnya, dengan mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin, seluruh rangkaian kegiatan PORSENI Tahun 2026 Pesantren Modern Al Zahrah secara resmi kami nyatakan ditutup,” ungkapnya.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, meninggalkan kenangan yang indah, dan semakin mempererat ukhuwah di antara kita. PORSENI boleh berakhir, tetapi semangat berprestasi, semangat berjuang, dan semangat menjadi santri yang hebat harus terus menyala,” pungkasnya.









