Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Tertelan Koin, Balita di Aceh Barat yang Tak Bisa Makan Dirujuk ke Banda Aceh

Admin1 by Admin1
04/03/2020
in Lintas Barat Selatan
0

MEULABOH- Aisyah Ramadani Sinurat (2,9), balita asal Desa Leubok Pasi Ara, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat yang tiga hari tak bisa makan karena menelan uang koin Rp1.000 dirujuk ke Banda Aceh.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Susi Maulhusna mengatakan pasien balita yang tertelan koin tersebut harus dirujuk ke Banda Aceh, dan berstatus pasien rawat jalan.

Untuk membantu meringankan beban keluarga, pihaknya memberikan layanan ambulan gratis agar memudahkan pasien dirujuk ke rumah sakit di Ibu Kota Provinsi Aceh.

Susi juga sudah mengupayakan penanganan terhadap balita tersebut dengan cara mengeluarkan koin dari dalam tenggorokan yang tersangkut secara medis sejak Sabtu pekan lalu, dan disarankan agar kembali ke rumah sakit pada Senin (2/3/2020) lalu.

Namun, orang tua pasien membawa sang anak ke rumah sakit pada Selasa siang dan setelah diperiksa oleh dokter ahli THT, sang balita harus dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin di Banda Aceh agar mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Kondisi pasien dalam keadaan sehat, menangis juga kuat. Masih bisa minum, tadi saya lihat pasiennya masih minum pakai dot. Makanya kemudian disarankan oleh dokter ahli agar dirujuk ke Banda Aceh,” kata Susi Maulhusna, Selasa (3/3/2020).

Aisyah arus menahan sakit setelah menelan uang koin Rp1.000 dan menyangkut di leher. Peristiwa itu terjadi Sabtu (29/2/2020).

Hingga Selasa (3/3/2020) balita malang anak ketiga pasangan Abdul Hadi Sinurat (40) dan Mariani (28) ini terkulai lemah karena sudah tidak makan minum selama tiga hari.

“Kami masih menunggu perawat agar anak saya bisa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh,” kata Abdul Hadi Sinurat di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Selasa (3/3/2020) siang.

Menurut Hadi, anaknya tersebut sebetulnya sudah pernah dibawa ke IGD RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, pada Sabtu pekan lalu untuk mendapatkan perawatan.

Namun kata dia, saat itu poli rawat jalan di rumah sakit sedang libur, sehingga sang anak harus dibawa kembali pada Senin (2/3/2020) siang.

Karena dirinya belum memiliki persiapan untuk membawa sang anak ke rumah sakit dan tak memiliki biaya, anaknya terpaksa dibawa ke rumah sakit Selasa siang.

“Saya tidak tahan melihat anak saya kesakitan akibat tertelan koin, sampai sekarang dia belum bisa makan,” kata Abdul Hadi Sinurat.

Meski sudah diupayakan agar koin yang tertelan tersebut dapat dikeluarkan dari tenggorokan sang anak, saat berada di RSUD Meulaboh, namun upaya tersebut gagal dan sang anak harus dirujuk ke Banda Aceh.

Sumber: Inews

Tags: bocah tertelan koin
Previous Post

Ini Alasan Mengapa Blush Warna Merah Wajib Dicoba!

Next Post

Wasiet (38)

Next Post

Wasiet (38)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026

Tertelan Koin, Balita di Aceh Barat yang Tak Bisa Makan Dirujuk ke Banda Aceh

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com