Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Fobia Corona, Masyarakat Dunia Tolak Jabat Tangan hingga Cium Kening

Admin1 by Admin1
06/03/2020
in Internasional
0

BERLIN – Dampak virus corona Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan, tapi juga budaya sosial. Belakangan ini masyarakat di dunia menjadi fobia untuk melakukan interaksi. Di Jerman publik dikagetkan manakala ajakan jabat tangan Kanselir Jerman Angela Merkel ditolak Menteri Dalam Negeri (Mendgari) Horst Seehofer. Penolakan itu bahkan tampak tegas.

Peristiwa itu saat Merkel menghadiri pertemuan dengan para pemimpin asosiasi migran di Berlin, Jerman, Senin (2/3/2020). Dia mencoba menyapa Seehofer dengan berjabat tangan. Namun, Seehofer tidak membalasnya. Selama sesi foto dia juga hanya tersenyum pada Merkel dan tidak berani berjabat tangan.

Seperti dilansir Fox News, Merkel dan Seehofer tertawa-tawa sebelum dan sesudah acara berlangsung. Sejauh ini sedikitnya 157 orang terjangkit Covid-19 di sepuluh dari 16 negara bagian di Jerman, hampir separuhnya berada di North Rhine-Westphalia. Para ahli lokal pun menyarankan agar warga tidak berjabat tangan.

Perubahan budaya sosial itu tidak hanya terjadi di Jerman, tapi juga hampir di seluruh wilayah terdampak Covid-19, mulai dari China hingga Uni Emirates Arab (UEA). Budaya jabat tangan, high fives, berpelukan, atau mencium kening juga mulai hilang demi mengurangi risiko terjangkit dan mencegah penyebaran Covid-19.

Di Prancis budaya jabat tangan dan mencium kening juga diminta dihindari untuk sementara waktu. Ahli gaya hidup lokal Philippe Lichtfus menegaskan, jabat tangan adalah budaya baru di dalam sejarah masyarakat Prancis sehingga hal itu dapat mudah diganti dengan yang lain.

Pemerintah Romania juga mengimbau warganya untuk tidak berciuman selama merayakan Festival Martisor pada 1 Maret lalu. “Silakan berikan bunga untuk menandai awal musim semi, tapi jangan berciuman,” kata Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kesehatan Romania Nelu Tataru dikutip The Guardian.

Polandia yang dikenal sebagai negara paling Katolik di kawasan Eropa juga harus mengubah tradisi agama. Umat Katolik setempat diperbolehkan melakukan ritual dan memakan roti, tapi tidak dari mulut ke mulut, melainkan menggunakan tangan. Mereka juga diimbau tidak mencelupkan tangan ke dalam air suci.

Begitu pun dengan umat Kristen di Spanyol. Mereka kemungkinan diminta untuk tidak mencium tangan dan kaki patung Maria menjelang Paskah yang akan berlangsung sebulan lagi. “Ini adalah salah satu langkah pencegahan yang harus dan dapat kami lakukan,” kata pejabat kesehatan Spanyol Fernando Simon.

Di Beijing, China, masyarakat juga diminta tidak berjabat tangan. Mereka dapat menggantinya dengan melambaikan tangan, mengucapkan salam saja, atau menempelkan sendiri dua telapak tangan. Di beberapa wilayah lainnya masyarakat bahkan diminta untuk membangkitkan gong shou, salam khas China.

Di Australia, masyarakat juga diinstruksikan tidak berjabat tangan. Adapun di Iran dan UEA, orang-orang menggantinya dengan berjabat kaki alias sepatu. Hal serupa dilakukan Presiden Tanzania JohnMagufuli saat bertemu para menteri atau tamu-tamunya. Meski belum ada warga Tanzania yang terpapar virus mematikan ini, namun Presiden John begitu mengingatkan rakyatnya untuk waspada. Dia mengimbau warganya menghindari salaman, saling memeluk, atau mencium. Sebagai bukti kampanyenya, belum lama ini, Presiden John merilis fotonya bertos kaki dengan pemimpin oposisi Maalim Sheif Sharif.

Di Indonesia, salaman tos kaki ini juga mulai dilakukan sebagian orang. Belum lama ini juga banyak beredar video di media sosial yang menggambarkan seseorang turun dari mobil kemudian bersalaman kaki dengan koleganya. Ada juga video yang menggambarkan dua tokoh nasional dengan berbaju batik bersalaman kaki

Di Brasil otoritas terkait setempat merekomendasikan warganya agar tidak berbagi sedotan logam yang digunakan untuk meminum chimarrao.

Sumber: sindonews

Tags: virus corona
Previous Post

Suspect Corona di Bali Terus Bertambah, RS Perbanyak Ruang Isolasi

Next Post

Syech Fadhil Jadi Khatib di Masjid Agung Kutacane

Next Post
Syech Fadhil Jadi Khatib di Masjid Agung Kutacane

Syech Fadhil Jadi Khatib di Masjid Agung Kutacane

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

21/04/2026
35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

21/04/2026
Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

21/04/2026
Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

21/04/2026
Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Fobia Corona, Masyarakat Dunia Tolak Jabat Tangan hingga Cium Kening

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com