Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Saat Sang Kakak Ikuti Jejak Adik Jadi Mualaf di Aceh

Admin by Admin
30/03/2020
in Feature
0
Saat Sang Kakak Ikuti Jejak Adik Jadi Mualaf di Aceh

BANDA ACEH – Akhir-akhir ini, Aceh seolah menjadi pusat tempat masyarakat non muslim jadi mualaf. Dari berbagai penjuru Indonesia, bahkan manca negara datang berbondong-bondong ke Aceh untuk bersyahadat dan pindah agama menjadi mualaf.

Misal nya gadis asal Nusa Tenggara Timur ini, Fransisca Yuniati Moru Kardoso. Ia khusus datang ke Aceh dan  berangkat dari kampung halaman nya NTT, Yuni, panggilan sehari-hari ini resmi memeluk Islam.

Ia dijemput oleh sang adik baru sampai di Sultan Iskandar Muda air Port (12-3-2020). Prosesi pensyahdatan dipandu 0leh Biddin, salah seorang draver taksi online dalam mobil miliknya sebelum diantar ke rumah kosan kakak angkat nya.

Insya Allah prosesi pensyahdatan secara resmi dan di catat oleh negara selanjutnya akan dilakukan di Mesjid Al-Makmur Lamprit Kota Banda Aceh.

Fransisca yang katolik mengikuti sang adik, Brigita Sonya Moru yang lebih dahulu pindah agama dan menjadi mualaf sekitar 8 bulan yang lalu, sebelumnya mereka berdua beragama kristen katolik.

Saat ditanya beberapa prtanyaan oleh team Atjehwatch.com di rumah kosan saudara angkat nya, di Jalan Kiwi Lorong Angsa II, Gampong Suka Damai, Simpang Surabaya, Kota Banda Aceh, Yuni. menitikkan air mata dan begitu deras hingga membasahi pipi nya.

Ia merasa terharu dan gejolak pada batin nya begitu terasa saat ditanya beberapa pertanyaan perihal pindah agama,dan bagaimana perasaan nya setelah memeluk Islam.

Yuni yang masih menggunakan baju tidur dengan balutan Jilbab warna coklat muda. Ia bercerita ketertarikan nya tentang islam semenjak umur 8 tahun,karena di sekolah SD negeri tempat ia sekolah nya di Jakarta.

Para dewan guru sering mengajarkan doa-doa pendek saat masuk dalam kelas. Sejak dari itu ia mulai tertarik dengan Islam, namun ia masih takut mengutarakan niatnya masuk islam dan bertahan menjadi katolik.

Sebelum menjadi mualaf, walaupun sempat marah kepada sang adik yang lebih dulu masuk Islam, akhirnya kemarahan nya membawa dirinya memeluk Islam dan Allah membuka pintu hidayah buat dia.

Ia beranggapan bahwa adik nya tersebut sudah ingkar dan keluar dari keiasaan nya jadi seorang katolik,karena di Nusa tenggara Timur mayoritas masyarakat nya bergama Kristen, Kristen 89%, Islam 8,66%, Hindu 0,21%, Buddha 0,01%, dan 3.87% agama lain.

Yuni, mengaku memeluk Islam atas kesadaran sendiri.

“Atas keinginan saya sendiri,” kata Yuni. dan didukung oleh keluarga dan kedua orang tua nya.

Sementara itu Ibu Husna yang menjadi ibu angkat nya tersebut berharap masyarakat Aceh khususnya masyarakat Gampong Ule Pusong Kutablang, Kabupaten Bireun membimbing muallaf yang baru masuk Islam.

“Kedua mualaf ini sama-sama kita membimbing nya dalam beribadah,kalau ada kelebihan riski juga bisa memberikan bantuan agar muallaf tersebut bisa belajar dan beribadah dengan baik di dayah nantinya.”

Berbeda dengan sang kakak, adik yuni yang terlebih dahulu masuk islam menceritakan akan ketertarikan nya terhadap Islam. ia mengungkapkan bahwa ia masuk islam bukan karena perkawinan nya dengan seorang pemuda asal Aceh, Sonya.

“Masuk Islam karena ingin lebih dihormati sebagai perempuan,hanya di islam perempuan sangat dihormati, saat ia masih sekolah ia melihat salah satu teman nya di sekolah menggunakan pakaian sangat sopan dan menggunakan jilbab,dari itulah ia mulai tertarik dengan islam.”

Ia berfikir cara berpakaian teman nya sangat sempurna. Ia juga mengutarakan bahwa ia ingin dihormati dan bermartabat sebagai perempuan,karena dulu cara berpakaian nya sangat sexsi dan tidak jarang menggunakan celana yang banyak lubang sobek-sobek sampai kepangkal paha.

“Saya sangat menyesal dengan cara berpakaian yang menurut sangat tidak pantas juga membuat harga diri perempuan menjadi rendah,” ujarnya. []

Previous Post

Polda Diduga Telisik Kasus Kredit Rp108 Miliar di Bank Aceh

Next Post

Pengusaha Berinisial M Dilaporkan Dua Kali Mangkir Panggilan Polda Aceh

Next Post
Pengusaha Berinisial M Dilaporkan Dua Kali Mangkir Panggilan Polda Aceh

Pengusaha Berinisial M Dilaporkan Dua Kali Mangkir Panggilan Polda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

04/11/2026
Afdhal Khalilullah Kembali Dipercaya Pimpin Kwarcab Pramuka Banda Aceh

Afdhal Khalilullah Kembali Dipercaya Pimpin Kwarcab Pramuka Banda Aceh

04/11/2026
Longsor, Jalur Blangkejeren–Kutacane dan Blangkejeren–Blangpidie Lumpuh Total

Longsor, Jalur Blangkejeren–Kutacane dan Blangkejeren–Blangpidie Lumpuh Total

04/11/2026
Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup melalui Integrasi Garuda Spark

Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup melalui Integrasi Garuda Spark

04/11/2026
Menko Yusril Tekankan Solusi Bersama dalam Penyelesaian Persoalan Blang Padang, Dana Otsus, dan Bendera Aceh

Menko Yusril Tekankan Solusi Bersama dalam Penyelesaian Persoalan Blang Padang, Dana Otsus, dan Bendera Aceh

04/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

Saat Sang Kakak Ikuti Jejak Adik Jadi Mualaf di Aceh

Rahmat MPI Raih Juara Lomba Catur Tarbiyah Fair 2026 IAIN Takengon

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com