Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hasil Riset Ungkap Struktur Molekul Corona di Luar China Lebih Cepat Membunuh

Admin1 by Admin1
23/03/2020
in Nanggroe
0

JAKARTA – Para ahli sepakat bahwa virus corona adalah proses aliamiah dan bukan rekayasa genetik. Menganalisis templat genetik untuk protein lonjakan yang dapat menembus dinding luar sel manusia dan hewan.

Dan para ilmuwan menemukan bahwa protein lonjakan telah berevolusi untuk secara efektif menargetkan fitur di luar sel manusia.BACA JUGA: Begini Proses Alami Corona Terjadi dari Biasa Saja hingga Pandemi

” Dan protein lonjakan sangat efektif untuk mengikat sel manusia, pada kenyataannya, para ilmuwan menyimpulkan itu adalah hasil seleksi alam dan bukan produk rekayasa genetika. Bahkan struktur molekul virus ini terus berubah, terlihat struktur di luar China lebih menakutkan,” tutur Andersen seperti dilansir dari The Sun.
Bukti evolusi alami ini didukung oleh data pada tulang punggung serangga – keseluruhan struktur molekulnya.

Namun, para ilmuwan menemukan bahwa tulang punggung dari coronavirus baru berbeda secara substansial dari coronavirus yang sudah dikenal dan sebagian besar menyerupai virus terkait yang ditemukan pada kelelawar dan trenggiling.

“Kedua fitur virus ini, mutasi pada bagian RBD dari protein lonjakan dan tulang punggung yang berbeda, mengesampingkan manipulasi laboratorium sebagai potensi asal untuk SARS-CoV-2,” tambah Andersen.

Ahli biologi molekuler Richard Ebright dari Rutgers University, Piscataway, mengungkapkan kekhawatiran tentang infeksi yang tidak disengaja, yang dia perhatikan berulang kali terjadi dengan pekerja laboratorium yang menangani SARS di Beijing.

Ebright sendiri seorang ilmuan yang memiliki sejarah panjang mengibarkan bendera merah tentang studi dengan patogen berbahaya, bahkan dia pada tahun 2015 mengkritik percobaan di mana modifikasi dibuat untuk virus mirip SARS yang beredar di kelelawar China untuk melihat apakah itu berpotensi menyebabkan penyakit pada manusia.

Ebright mempertanyakan keakuratan perhitungan Bedford bahwa setidaknya ada 25 tahun jarak evolusi antara RaTG13 dan virus yang disimpan di lembaga virologi Wuhan dan menteror pada tahun 2019 itu jenis nCoV, dengan alasan bahwa tingkat mutasi mungkin berbeda ketika dilewatkan melalui host yang berbeda sebelum manusia.

” Data Virus Corona 2019-nCoV adalah konsisten dengan masuk ke populasi manusia baik sebagai kecelakaan alami atau kecelakaan laboratorium.” tutur Ebright kepada ScienceInsider.

Sumber: Sindonews.com

Tags: virus corona
Previous Post

Pasien DPD Corona yang Meninggal di RSUZA Punya Riwayat ke Bogor

Next Post

Ternyata Para Penjilat Atau Pencari Muka Sudah Ada Sejak Zaman Khalifah

Next Post
Ternyata Para Penjilat Atau Pencari Muka Sudah Ada Sejak Zaman Khalifah

Ternyata Para Penjilat Atau Pencari Muka Sudah Ada Sejak Zaman Khalifah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menyulut Semangat Literasi dari Madrasah Pelosok Negeri

Menyulut Semangat Literasi dari Madrasah Pelosok Negeri

25/05/2026
Farah Najiha; Santri Asal Cot Abeuk yang Piawai Berbahasa Inggris

Farah Najiha; Santri Asal Cot Abeuk yang Piawai Berbahasa Inggris

25/05/2026
Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

PLN Sebut Listrik di Aceh Sudah Pulih

25/05/2026
ASDP dan Pemerintah Aceh Garap Jalur Logistik Jakarta-Malahayati

ASDP dan Pemerintah Aceh Garap Jalur Logistik Jakarta-Malahayati

25/05/2026
DPPKBPP dan PA Aceh Besar Perkuat Koordinasi bersama IDAI Aceh

DPPKBPP dan PA Aceh Besar Perkuat Koordinasi bersama IDAI Aceh

25/05/2026

Terpopuler

Sabtu Malam, Listrik Kembali Padam di Pesisir Aceh Besar

Tuanku Muhammad Minta Sistem Kelistrikan Aceh Merdeka dari Sumbagut

24/05/2026

Pemutaran Film “Pesta Babi” di Temas River Park Berlangsung Khidmat, Bahas Krisis Lingkungan dan Papua

Panjat Tebing Perdana Ikut O2SN, Sekolah Kirim Atlet Muda ke Pertandingan

PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

Jelang Libur Iduladha, Pesantren Al Zahrah Lakukan Terobosan Baru Ini!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com