Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Diminta Siapkan Pemakaman Khusus Korban Corona

Admin1 by Admin1
26/03/2020
in Nanggroe
0

JAKARTA – Rasa takut dan panik berlebihan diharapkan tak sampai membuat hak masyarakat lain dihilangkan. Hal ini muncul saat pemakaman korban wabah virus Corona (COVID-19) yang ditolak di salah satu TPU Kabupaten Tangerang. Warga menganggap bahwa jenazah korban Corona bisa menularkan virusnya dan dikhawatikan membuat tanah pemakaman terkontaminasi.

Kepala bidang Kesehatan DPP Partai Kedaulatan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Eddy Prasetyo menyatakan, pemerintah harus hadir memberikan edukasi dan prosedur yang jelas mengenai penanganan orang yang meninggal karena COVID-19. “Agar masyarakat tidak panik dan menolak pemakaman mereka,” ujar Eddy, Kamis (26/3/2020).

Di negeri Cina, kata Eddy, berdasarkan peraturan Komisi Kesehatan Cina, jenazah korban COVID-19 dikremasi bukan dimakamankan. Sementara di Republik Islam Iran, jenazah korban COVID-19 tidak dimandikan sesuai hukum Islam, melainkan di berikan kalsium dioksida untuk mencegah jenazah itu mengontaminasi tanah ketika dimakamkan.

Sementara di Inggris, menurutnya, semua korban Corona diperlakukan peraturan yang ketat mengenai pemakaman, bahwa peti mati tidak boleh terbuka baik di rumah maupun di rumah duka. Menurut dia, peti mati itu harus segera di makamankan atau dikremasikan.

“Peraturan harus tegas. Pihak yang memakamkan, keluarga dan masyarakat harus jelas berbuat apa. Jangan buat mereka bingung, terombang-ambing. Terlebih lagi, adanya penolakan dari masyarakat setempat. Sudah terkena musibah besar yang menyedihkan, ditolak pula pemakamannya,” ungkapnya.

Eddy menegaskan, sesuai arahan WHO mengenai risiko yang disebabkan oleh jenazah setelah musibah, bahwa untuk kasus korban massal dan bila identifikasi korban tidak lagi memungkinkan, maka penguburan lebih disarankan daripada dikremasi. Namun jika fasilitas yang ada seperti kuburan atau krematorium tidaklah memadai, maka fasilitas alternatif harus disediakan.

“Bila masih ada penolakan dari warga, maka Pemerintah harus menyediakan fasilitas pemakaman khusus. Juga wajib juga ada tim pemakaman yang terlatih baik. Ini persoalan serius,” tukasnya.

Sumber: sindonews.com

Tags: virus corona
Previous Post

Kemendagri Sebut Imbauan Tunda Mudik karena Corona Sudah Tepat

Next Post

Kemenag Aceh Barat Buka Posko Siaga Covid-19

Next Post

Kemenag Aceh Barat Buka Posko Siaga Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menko Yusril Tegaskan Komitmen Pemerintah Ungkap Fakta Peristiwa di Pidie

Menko Yusril Tegaskan Komitmen Pemerintah Ungkap Fakta Peristiwa di Pidie

07/11/2026
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan Nasional Terdampak Longsor di Aceh dan Sumatra Utara

07/11/2026
Pangdam IM Tegaskan Investigasi Peristiwa Bentrokan di Pidie

Pangdam IM Tegaskan Investigasi Peristiwa Bentrokan di Pidie

07/11/2026
Ketika Ayah Menjadi Luka, Menyembuhkan Pola Pikir Melepaskan Trauma

Ketika Ayah Menjadi Luka, Menyembuhkan Pola Pikir Melepaskan Trauma

07/11/2026
YPB-HAM Pidie Dukung Komnas HAM Turun ke Pidie, Said Safwatullah Desak TKP Penembakan Dijaga

YPB-HAM Pidie Dukung Komnas HAM Turun ke Pidie, Said Safwatullah Desak TKP Penembakan Dijaga

07/11/2026

Terpopuler

Pemerintah Diminta Siapkan Pemakaman Khusus Korban Corona

26/03/2020

Sarjani Minta Insiden Berdarah di Pulo Keunari Pidie Diusut Tuntas dan Transparan

Mahasiswa Kepung DPRK Pidie, Desak Dandim hingga Pangdam Dicopot! “Setiap Nyawa Berharga”

Siswi MAN 3 Aceh Besar Raih Juara III AI Prompt Manifest 2026, Bersaing dengan Mahasiswa

Bupati Abdya Bersama Para SKPK Kopi Morning dengan Wartawan, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com