Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (63)

Admin1 by Admin1
29/03/2020
in Cerbung
0

“Riska,” gumam Ibnu.

Ibnu mendekat dengan penuh keraguan. Ia takut jika kehadirannya justru menganggu komunikasi antara Ahmadi dan gadis itu. Ibnu menduga jika Ahmadi adalah pria misterius yang selama ini membuat Riska tak menghubunginya.

Namun ia sudah palang tanggung. Kehadirannya sudah dilihat oleh kedua sosok itu.

Ibnu mencoba bersikap tenang. Wajahnya kemudian menyorot seisi kantin. Ada beberapa orang asing di sana tapi tak satupun dikenalnya. Ia mencoba mencari orang yang dibilang oleh Gunawan ingin ketemu dengannya. Namun di luar Ahmadi, hanya Riska yang dikenalnya di sana.

“Mungkinkah Riska yang mencariku?” gumam Ibnu dalam hati. Ia kemudian berjalan untuk mendekati meja tempat Ahmadi dan Riska  duduk.

“Hai Wak. Hai Riska, apa kabar. Sorry jika aku menganggu nie. Tadi Gunawan bilang ada yang cari aku. Makanya ke kantin,” ujarnya pelan. Ada rasa cemburu dalam kalimatnya itu.

Ahmadi paham dengan maksud kalimat itu. Ia sangat paham dengan karakter Ibnu. Meski tak terlalu dekat, ia tahu betul masa lalu Ibnu dan sikapnya berkaitan dengan lawan jenis. Ibnu biasanya menjauh ketika ia duduk dengan rekan asrama berlainan jenis. Tapi saat ia duduk dengan Riska, sosok itu justru mendekat. Pasti ada perasaan lebih yang Ibnu simpan untuk gadis yang dikenal Ahmadi beberapa bulan lalu ini.

Ahmadi berteman dengan Riska secara tak sengaja di kantin Kasadar. Entah kenapa, pembicaraan mereka tiba-tiba terkait dengan Ibnu.

“Mahasiswa ganteng jurusan Sejarah FKIP Unsyiah dan tinggal di asrama Unsyiah. Namanya Ibnu Hajar serta trauma dengan seragam tentara.”

Itu yang disampaikan Riska kepadanya saat awal-awal bertemu. Ahmadi pun kemudian membeberkan fakta tentang kehidupan Ibnu semasa konflik hingga saat ini. Ia menduga kedua sejoli ini sama-sama jatuh hati tapi tak berani saling mengungkapkannya.

Menjelang wisuda Ibnu, Ahmadi ingin memberi kado istimewa. Atas dasar itu, ia mengundang Riska ke kantin asrama dan kemudian menyuruh Gunawan memanggil Ibnu. Kini keduanya sudah bertemu.

“Jangan salah paham dulu, Nu. Ini Riska ingin bertemu denganmu. Kami hanya berteman kok,” ujar Ahmadi kemudian.

Riska tertunduk malu mendengar penjelasan Ahmadi. Demikian juga dengan Ibnu. Keduanya terdiam dan membuat suasana terasa sunyi.

“Apa yang kau pengang itu Nu?” tanya Ahmadi tiba-tiba. Ia melihat undangan milik Ibnu yang masih dipegangnya sejak tadi.

Ibnu terkejut mendengar pertanyaan Ahmadi. Ini karena ia sedang terbuai dalam angan-angan sesaat tadi.

“Undangan untuk wisuda besok wak? Aku berharap kamu bisa hadir mewakili keluargaku,” kata Ibnu sambil menyerahkan undangan ke Ahmadi. Sosok itu menerima undangan dengan seksama. Ia kemudian membuka undangan dan membaca isinya. Tiba-tiba muncul ide di kepalanya.

“Sorry wak, aku tak bisa hadir. Mohon dimengerti perasaanku yang belum wisuda ini,” ujarnya kemudian. Kalimat ini membuat Ibnu lesu.

“Bagaimana kalau Riska saja yang hadir? Mau yang Ris? Kau hadir mewakili keluarga Ibnu,” kata Ahmadi lagi tiba-tiba.

Riska kelabakan mendengar permintaan Ahmadi. Ia khawatir jika Ibnu menolak kehadirannya. Di sisi lain, ia sangat ingin menjadi orang yang spesial di hari spesial Ibnu. Menemani Ibnu di gedung AAC Dayan Dawood.

“Aku sih tidak keberatan. Asal ada izin dari Bang Ibnu,” ujar Riska berwajah merona. Demikian juga dengan wajah Ibmu. Sedangkan Ahmadi terlihat senang karena idenya itu benar-benar dahsyat.

“Deal kalau begitu. Aku minta tolong kamu pagi-pagi jemput Ibnu di asrama ya. Solusi ketemu dan persoalan selesai,” ujar Ahmadi lagi.

Hati Riska berbunga-bunga. Harapan yang beberapa tahun lalu pupus kini kembali bersemi. Sejak ia tiba di Aceh, focus perhatianya adalah lelaki di sampingnya yang akan segera diwisuda. Ia sempat mencoba melupakan lelaki itu usai pertemuan terakhir mereka. Namun karakter dan pesona lelaki itu, begitu susah diredam. Benar seperti kata teman-temannya di akhir masa SMA terdahulu, bahwa sekali mengenal sosok lelaki Aceh, maka akan dibuat jatuh cinta untuk selamanya. []

[Bersambung]

Tags: wasiet
Previous Post

Falevi: Meunyoe Preh Ureung Mate, Hana Payah Na Pemerintah Sare…

Next Post

Soal Pemakaman, Iskandar: Itu Tak Beretika

Next Post
Soal Pemakaman, Iskandar: Itu Tak Beretika

Soal Pemakaman, Iskandar: Itu Tak Beretika

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Wasiet (63)

29/03/2020

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com