Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Falevi: Warga Harus Jujur Jika Terpapar Corona

Admin1 by Admin1
10/05/2020
in Nanggroe
0
Falevi: Berikan Kompensasi untuk Pekerja Lepas

BANDA ACEH – Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Falevi Kirani, berharap warga Aceh yang terpapar Corona atau merasakan gejala terjangkit virus Corona untuk berkata jujur.

“Salah satu faktor yang menyebabkan penanganan Covid19 semakin sulit adalah ketidakjujuran. Ya, ketika ada seseorang yang diperiksa oleh pihak medis untuk mendiagnosa apakah dia terindikasi terjangkit Covid19 atau tidak dengan menanyakan Keluhan, riwayat sakit dan riwayat perjalanan masih ada yang berlaku tidak jujur, yaitu menyembunyikan informasi yang sebenarnya,” kata pria yang akrab disapa Falevi ini.

Hal ini, kata Falevi, menyebabkan potensi penularan Covid19 akan berjalan semakin cepat dan sulit diatasi. Bahkan petugas kesehatan merupakan orang yang paling terancam dalam kondisi ini.

“Bayangkan karena mereka menutup informasi sebenarnya, paramedis tidak memperlakukan mereka sesuai SOP Covid19 sehingga mereka (paramedis) akan sangat berpotensi terjangkit. Selanjutnya kondisi ini juga akan mengancam keluarga dan orang-orang akan terlibat contak dengan paramedis yang tertipu oleh orang-orang tidak jujur dan tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

‘So, mari kita sama-sama saling melindungi, jujurlah, dan terbukalah, sehingga kita bisa ditangani dengan benar dan orang lain tidak terancam. Toh Covid19 juga bukan Aib, beda halnya dengan penyakit HIV yang kadung dicitrakan dengan stigma negatif karena penularannya mayoritas melaluk penyimpangan seksual atau penyalah gunaan obat terlarang.”

Selain itu, kata Falevi, setelah semuanya saling terbuka dan jujur, untuk mempercepat upaya pemutusan rantai penularan Covid19 pemerintah juga diharapkan sesegera mungkin mempersiapkan fasilitas karantina untuk memisahkan antara orang yang digolongkan sebagai ODP agar mereka tidak lagi berbaur dengan keluarga yang masih steril.

“Setidaknya untuk dikarantina selama masa rentan yaitu 14 hari, jika kemudian mereka menunjukkan gejala terjanhkit Covid19 maka mereka harus dipindahkan ke tempat yang terpisah lagi dengan yang ODP karena statusnya telah meningkat jadi PDP.”

“Belajar dari apa yang telah diterapkan pada eks mahasiswa Wuhan yang telah terlebih dahulu dikarantina selama 14 hari sebelum dipastikan tidak terjangkit, kemudian ketika mereka baik-baik saja semasa karantina baru dibolehkan pulang ke keluaraga dan beraktifitas kembali secara normal, maka pemerintah harus menfasilitasi mereka yang baru pulang dari daerah suspek untuk dikarantina terlebih dahulu selama 14 hari sebelum diputuskan apakah akan jadi PDP atau bebas dari Covid19,” ujar politisi muda PNA ini lagi.

Kata Falevi, selain bagi ODP dan PDP fasilitas di tempat karantina juga harus disiapkan untuk paramedis yang bertugas, mereka harus disupport penuh semua kebutuhannya mulai dari APD, tempat penginapan yang nyaman, makanan dan tunjangan nutrisi lebih agar mereka bisa bekerja dengan optimal.

“Fasilitas bagai para medis ini penting  agar selama bertugas tidak harus kembali ke keluarga mereka masing-masing yang sangat berpotensin tertular jika memang mereka tidak benar-banar steril.”

“Artinya untuk memastikan pemutusan rantai penularan ini bisa berjalan dengan baik maka dibutuhkan kesadaran dan kejujuran warga dan juga kesiapan pemerintah dalam menyediakan fasilitas karantina, mungkin akan membutuhkan biaya mahal, tapi jika ini diabaikan maka kita harus membayar lebih mahal lagi dengan menanggung resiko yang akan menimpa kita kemudian,” katanya.

Untuk memastikan hal ini bisa diwujudkan tentunya pemerintah harus melibatkan semua pihak dari lintas sektor dari jajaran paling tinggi hingga ke tingkat paling bawah di tingkat desa.

“Mari kita bergandengan tangan mari membuang ego, untuk saling melindungi, sehingga kita semua selamat dari ancaman wabah Covid19. Bukan solusi menyediakan lahan untuk kuburan masal. Kalau itu solusi hana payah  na pemerintah sere menye njan solusi,” kata Falevi. [] PARLEMENTARIA

Tags: acehdpr acehfalevi kirani
Previous Post

Wasiet (64)

Next Post

Tim Gugus Covid-19 dan MRI Pidie Jaya Disinfektan Masjid dan Meunasah

Next Post

Tim Gugus Covid-19 dan MRI Pidie Jaya Disinfektan Masjid dan Meunasah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Wali Nanggroe Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis di Aceh

Wali Nanggroe Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis di Aceh

07/05/2026
Menyangkut Kemanusian, Dr. Safaruddin Instruksikan Rumah Sakit Korea Layani Semua Desil

Menyangkut Kemanusian, Dr. Safaruddin Instruksikan Rumah Sakit Korea Layani Semua Desil

07/05/2026
Baitul Mal Abdya Serahkan Piagam Penghargaan kepada Kodim 0110/Aceh Barat Daya

Baitul Mal Abdya Serahkan Piagam Penghargaan kepada Kodim 0110/Aceh Barat Daya

07/05/2026
Direktur RSUD Subulussalam Minta Dukungan Pendanaan Pendidikan Dokter

Direktur RSUD Subulussalam Minta Dukungan Pendanaan Pendidikan Dokter

07/05/2026
Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

07/05/2026

Terpopuler

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh

06/05/2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

544.626 Warga di Aceh Resmi Dicoret dari Penerima Manfaat JKA

Ketua DPRA Safaruddin: Demi Rakyat Aceh, JKA Tetap Lanjut

Pemko Subulussalam Siap Membangun Road map Penguatan SDM Kesehatan dengan USK

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com