Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Doa Senator Muda untuk Kesembuhan Mantan Qariah dari Lamnga

redaksi by redaksi
03/04/2020
in Feature
0
Doa Senator Muda untuk Kesembuhan Mantan Qariah dari Lamnga

WANITA itu terbaring lemas di atas kasus yang sudah lusung. Ia mengenakan jilbab dan kain sarung yang menutup seluruh tubuhnya. Wajahnya terlihat teduh serta menyambut orang yang hadir ke rumahnya denga tersenyum.

“Neutamong pak,” ujarnya pelan.

Ia adalah Syukriah. Orang-orang di Desa Lamnga, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, menyebutnya dengan panggilan Kak Syukri.

Syukriah merupakan mantan qariah tingkat kabupaten Aceh Besar. Suaranya sangat merdu kala melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Namanya tenar di era 90-an. Sejumlah orang mencarinya untuk mendidik anak-anak mereka agar bisa menjadi qariah seperti dirinya.

Ia diidolakan oleh orang-orang di kampungnya. Ini karena prestasi yang diraihnya membuat orang-orang di tanah kelahirannya bangga.

Naas, pada 2007 lalu, suaminya meninggal dunia. Sang suami meninggalnya dengan 5 orang anak yang masih kecil-kecil.

“Dua anak saya yang masih kecil kembar. Sepasang. Saat meninggal ayahnya berumur 20 bulan. Kini sudah sekolah kelas 2 SMP PKPU,” ujar Syukriah di depan Syech Fadhil Rahmi Lc, senator DPD RI asal Aceh, yang bertandang ke rumahnya, Kamis 2 April 2020.

Dirinya tak menyangka dikunjungi oleh salah seorang senator Aceh di Jakarta.

Kepada Syech Fadhil, Syukriah menceritakan perjalanan hidupnya kini penuh dengan cobaan.

Kata Syukriah, usai meninggal suami, nasib keluarganya kian terpuruk. Ekonominya pas-pasan. Sudah jatuh tertimpa tangga, tujuh bulan terakhir, Syukriah jatuh sakit. Ia divonis menderita kanker dan harus menjalani pengobatan rutin.

“Biasannya saya mengajar di Diniyah Lamnga. Namun 7 bulan terakhir hanya bisa pasrah serta tak lagi bisa bekerja,” ujar Syukriah.

Wabah Corona yang melanda Aceh selama beberapa bulan terakhir, turut membuat Syukriah dan keluarga ketakutan.

“Saya sakit dan anak-anak masih kecil. Kini hanya bisa berharap dari bantuan warga,” ujarnya lagi.

Syech Fadhil sendiri mengaku tersentuh dengan ujian hidup yang dialami oleh Syukriah dan keluarga. Dirinya berharap keluarga Syukriah bisa tetap tabah dalam menjalani cobaan dari Allah Swt.

“Semoga Allah Swt memberi kesembuhan dan ibu bisa beraktivitas seperti semula,” ujar wakil ketua Forbes Aceh ini lagi.

Syech Fadhil mengaku akan berusaha maksimal membantu pendidikan bagi dua anak Syukriah yang masih kelas 2 SMP PKPU. Apalagi, Rayya, lelaki kembar, merupakan penghafal Alquran.

“Nanti mohon dikasih tahu mau melanjutkan pendidikan ke mana. Kami bantu. Apa yang perlu dibantu juga dikasih tahu,” kata Syech Fadhil.

Syech Fadhil sendiri, dari sejak dulu, memang focus dalam pengembangan SDM Aceh. Ada bebasan anak dari keluarga kurang mampu yang dibinanya melalui pesantren pesantren.

“Karena salah satu cara mengubah nasib keluarga-keluarga di Aceh adalah dengan mempersiapkan SDM yang unggul. Kelak merekalah yang akan mengubah nasib keluarga mereka. Saya sendiri datang dari keluarga kurang mampu,” kata Syech Fadhil.

Dia meminta Rayya untuk tetap sekolah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jangan putus semangat dan optimis,” ujarnya.

Sekitar 30 menit di rumah tadi, Syech Fadhil izin pamit. Ia turut menyerahkan bantuan sembako yang merupakan bagian dari kegiatan tiada hari tanpa sedekah yang dicanangkan oleh dirinya dan beberapa anggota tim lainnya. Syech Fadhil juga menyerahkan sumbangan uang adakalar untuk Syukriah.

“Semoga beubagah puleh Buk Syukriah. Kamoe izin pamit,” ujarnya. []

Tags: qariahsyech fadhilsyukriah
Previous Post

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Next Post

Pemerintah Didesak Cabut Kebijakan Jam Malam di Aceh

Next Post
Pemerintah Didesak Cabut Kebijakan Jam Malam di Aceh

Pemerintah Didesak Cabut Kebijakan Jam Malam di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

Temui Kepala BPS Aceh, Darwati Soroti Banyak Warga Tidak Mampu Masuk dalam Desil 8 hingga 10

12/05/2026
Kemenag Aceh Besar Sabet Dua Penghargaan Tarbaik I Anugerah KHA 2026

Kemenag Aceh Besar Sabet Dua Penghargaan Tarbaik I Anugerah KHA 2026

12/05/2026
Istri Ketua Fraksi Partai Aceh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Sibanceh

Istri Ketua Fraksi Partai Aceh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Sibanceh

12/05/2026
Sudah 20 Hari, Pelajar Asal Trienggadeng Menghilang Tanpa Kabar

Sudah 20 Hari, Pelajar Asal Trienggadeng Menghilang Tanpa Kabar

12/05/2026
Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

12/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

“Awak Tolak Pergub JKA Ureung Taloe, Tim Om Bus-Syech Fadhil…”

Mualem Diminta Copot Sekda dan Ketua DPR Aceh

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

Istri Ketua Fraksi Partai Aceh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Sibanceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com